• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
1
YESUS BUKANALLAH,
TETAPITUHAN
Untuk orang percaya
2
DAFTAR ISI
BabPendahuluan
Bab II
Penelitian nama \u201cALLAH\u201d
Bab III
Jaman Sebelum Islam
A.Kabah Mekah sebagai pusat enyembahan berhala

B.Nama\u00adnama patung berhala di Kabah Mekah
C.Upacara agama jaman Jahiliah
1.Upacara ibadah melakukan Sa\u2019i
2.Upacara ibadah melakukan Thawaf\
3.Upacara ibadah melakukan Haji
4.Upacara Id\u00adul\u00adfitri

Bab IV
Jaman Islam

1.Kelahiran Muhammad saw
2.Muhammad saw.menerima wahyu
3.Muhammad saw.ingin bunuhdiri
4.Muhammad saw. MenyiarkanAgama baru ( Islam )
5.Muhammad saw.berselisih dengan orang Yahudi
6.Muhammad saw.dibunuh oleh racun Yahudi
7.Upacara agama bangsa Arab dengan Konsep yang baru

Bab V
1.Penggunaan \u201cALLAH\u201d dalam Alkitab
2.Arti nama \u201cALLAH\u201d di Indonesia
Bab VI

1.Apa kata Alkitab
2.Kekeliruan yang tidak disadari
A.Kata \u201cALLAH\u201d dalam Alkitab
B.\u201dAllah\u201d Tritunggal

3
Bab VII
1.Kesimpulan
2.Himbauan
Daftar referensi
4
BAB I
PENDAHULUAN
Salam Sejahtera Dalam Kasih Yesus Kristus.

Pada umumnya sebagian besar umat Nasrani Indonesia pada waktu memuji dan menyembah Sang Pencipta yaitu Bapa yang

bertahta
di
kerajaan
sorga
selalu

mengucapkan perkataan \u201cALLAH\u201d Bapa atau \u201cALLAH\u201d Anak \u201dALLAH\u201d, atau \u201cAllah\u201d Roh Kudus atau Tuhan \u201dALLAH\u201d atau Yesus \u201dALLAH\u201d atau Kerajaan \u201cALLAH\u201d dan sebagainya.

Perkataan
\u201cALLAH\u201d
ini
mereka
ucapkan
karena
memang
terjemahan
firman
Tuhan
yang
ditulis
dalam
Alkitab
menyebutkan
perkataan
\u201cALLAH\u201d
sebagai
Sang

Pencipta, sebagai Bapa atau ebagai Tuhan. Kami sendiri tidak mengetahui mengapa Lembaga Alkitab Indonesia [LAI] sebagai penyusun

penerbit
Alkitab
menggunakan
\u201cALLAH\u201d

yang maknanya diperkirakan sama dengan sebutan Tuhan tanpa melakukan penyelidikan terlebih dahulu, dan tidak juga berniat untuk mengganti kalimat tersebut.

Anda bisa melihat sejarah lengkap dari nama Allah itu secara lengkap pada buku kecil berjudul \u201cUmat Tuhan, kenalilah sesembahan anda\u201d, karangan R.Sinaga. atau anda bisa minta kepada kami melalui sms ke nomor : 0819 3321 2928 atau email : injil.yesus@yahoo.com

Pada mulanya, kamipun mengira bahwa \u201dAllah\u201d itu adalah Tuhan, tetapi setelah kami ditegur oleh salah seorang

rekan
dialog
dari
yayasan
Almantik

yaitu Sdr.Syamsi.H, pada sekitar 3 tahun setelah kami menerima keselamatan dari Yesus, yang memberitahukan kepada kami bahwa kami tidak boleh lagi menyebut nama \u201cALLAH\u201d, karena kami bukan lagi penganut agama bangsa Arab,yaitu Islam.

Menurut Sdr.Syamsi H, jika seseorang mengucapkan nama \u201cALLAH\u201d, maka orang tersebut seharusnya seorang pemeluk agama Islam,karena nama \u201cALLAH\u201d berasal dari Al

5
Quran dan tata tertib penyembahan kepada \u201dALLAH\u201d telah
diatur
oleh
agama
islam.
Hal
ini
ditekankan

oleh Sdr.SyamsiH. kepada kami, karena kami tidak lagi dianggap sebagai seorang muslim, tetapi seorang Nasrani.

Atas teguran yang bernada melarang tersebut, kami menjawab bahwa dalam Alkitab ada tertulis bahwa \u201cALLAH\u201d itu adalah Tuhan. Kemudian Sdr.Syamsi H. menegaskan bahwa pengucapan perkataan \u201dALLAH\u201d hanya diperuntukkan bagi penganut agama Islam sebagaimana tercantum dalam Al Quran. Ditambahkan bagi oleh Sdr.Syamsi H. bahwa orang Nasrani atau Kristen meniru dan mengambil perkataan \u201dALLAH\u201d dari agama islam tetapi tidak mau mengikuti ajarannya.

Sejak teguran Sdr.Syamsi H. kepada kami tentang ucapan penggunaan perkataan \u201dALLAH\u201d maka kami berusaha untuk mencari dan meneliti alasan mengapa kami tidak boleh mengucapkan nama \u201cALLAH\u201d tersebut. Akhirnya kami terus meneliti dan mempelajari perkataan \u201dALLAH\u201d melalui buku\u00ad buku Al Quran, Hadits Shahih Muslim, dan Hadits Shahih Bukhari, kamus\u00adkamus, serta literature lainnya yang ada hubungannya dengan perkataan \u201dALLAH\u201d.

Dari hasil penelitian yang memakan waktu kira\u00adkira 2 tahun lamanya akhirnya dapat diketahui bahwa \u201dALLAH\u201d adalah nama salah satu dewa atau Tuhan agama bangsa Arab yang disembah para pengikutnya dan pusat pemujaannya terletak di Kabah Mekah.

Setelah kami ketahui bahwa kata \u201dALLAH\u201d dalah namadewa
atau Tuhan penyembah berhala,maka

sejak itulah nama tersebut tidak lagi kami ucapkan, karena jika tetap kami ucapkan terutama pada waktu kami memuji dan menyembah Tuhan Yesus, maka hal itu berarti bahwa kami sengaja melanggar firman Tuhan sebagaimana yang difirmankan dalam Keluaran 23:13 sebagai berikut:

\u201cDalam segala hal yang Kufirmankan kepadamu
haruslah kamu berwas\u00adwas\u037enama Tuhan lain
janganlah kamu panggil, janganlah nama
itu kedengaran dari mulutmu\u201d

Dari firman Tuhan tersebut diatas (Kel 23:13), jelaslah
apa yang difirmankan Tuhan Yesus kepada setiap pengikutNya
6

yaitu bahwa orang Nasrani sama sekalitidak diperkenankan mengucapkan nama Tuhan dari agama atau kepercayaan yang lain, apalagi menempatkan Tuhan Yesus setara dengan nama dewa yang diberhalakan.

Hal ini berarti bahwa pengikut Kristus harus mengenal hanya satu Tuhan, yaitu Yesus Kristus tanpa disertai dengan embel\u00adembel kata\u00adkata \u201dALLAH\u201d. Oleh sebab itu kami sangat bersyukur bahwa Tuhan telah memakai Sdr.Syamsi H. untuk melarang kami mengucapkan perkataan \u201cALLAH\u201d walaupun Sdr. Syamsi H. sendiri tidak mengenal dan percaya Tuhan Yesus kristus.

Hal ini mengingatkan kami pada kisah Koresy yang diurapi Tuhan walaupun Koresy tidak mengenal Tuhan tetapi dipakai Tuhan sebagai alat untuk membebaskan bangsa Yahudi dari penindasan bangsa lain dan mengembalikkan bangsa Yahudi ketempat asalnya sebagaimana yang tertulis dalam Yesaya 45:1\u00ad4. Jika tuhan memakai Koresy untuk membebaskan bangsa Yahudi dari penindasan bangsa Babel dan mengembalikan mereka ke tanah asalnya, maka kami percaya bahwa Tuhan pun memakai Sdr. Syamsi H. untuk membebaskan kami dari cara penyembahan yang salah dengan menganggap Yesus Kristus adalah \u201dALLAH\u201d, yaitu dewa yang merupakan Tuhan agama bangsa Arab.

Akibat teguran Sdr. Syamsi H. tersebut, maka kami dapat lebih sempurna mengikuti dan melaksanakan firman Tuhan disamping dapat memuji dan menyembah Tuhan dengan cara yang lebih benar.

Oleh sebab itulah kami
terbeban menyampaikan kepada
saudara seiman tentang perkataan

\u201dALLAH\u201d yang salah diterjemahkan dalam Alkitab sehingga menyesatkan para pembacanya.

Dalam hubungan ini kami akan berusaha membahasnya pada bab\u00adbab berikutnya demi untuk pelayanan kepada Tuhan Yesus yang lebih benar dan lebih sempurna. Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Roh Kudus yang telah membimbing kami menyelesaikan naskah tulisan ini yang kesemuanya ini hanya untuk kemuliaan Tuhan kita Yesus Kristus.

Terpujilah nama Tuhan Yesus. Amin.
BAB II
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...