Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
26Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PeLuang_bab2

PeLuang_bab2

Ratings: (0)|Views: 1,096 |Likes:
Published by Medya Septina

More info:

Published by: Medya Septina on Dec 04, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/05/2012

pdf

text

original

 
BAB II
~
Peluang 
55
PELUANG
 
PELUANG
II
BAB
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi bab ini, Anda diharapkan mampu:1.merumuskan dan menerapkan aturan perkalian,2.merumuskan dan menerapkan aturan permutasi,3.merumuskan dan menerapkan aturan kombinasi,4.menentukan ruang sampel suatu percobaan acak,5.menentukan dan menafsirkan peluang kejadian untuk berbagai situasi,6.merumuskan dan menerapkan aturan penjumlahan pada kejadianmajemuk,7.merumuskan dan menggunakan aturan perkalian pada kejadian majemuk.
 
Matematika SMA/MA Kelas XI - IPA
56
Gambar 2.1 Anak-anak SMA sedang ujian olimpiade matematika Sumber 
:
www.bmw.co.id 
Dari hasil penjaringan tim olimpiade matematika suatu SMA, panitia memperoleh 10orang calon yang kemampuan matematika mereka berimbang. Dari sejumlah itu, 6 siswapandai komputer, dan 4 siswa pandai bahasa Inggris. Kemudian panitia akan membentukanggota tim olimpiade matematika yang terdiri dari 3 siswa. Jika panitia bermaksudmembentuk tim yang terdiri dari 2 siswa pandai komputer dan 1 siswa pandai bahasa Inggris, berapa banyak susunan yang mungkin dapat dibentuk? Pertanyaan selanjutnya, jika panitiamemilih 3 siswa tersebut secara acak, berapa besar peluang terbentuk tim dengan susunanseperti itu?Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, Anda perlu terlebih dahulu mengingatkembali konsep-konsep dari himpunan, aljabar, dan logika matematika.Dengan demikian Anda akan dapat menyelesaikan permasalahan di atas.Berapa banyak susunan yang mungkin dapat dibentuk adalah salah satu contoh
kaidahpencacahan
 , dan berapa besar kemungkinan adalah contoh tentang
tingkat keyakinan
dari kejadian yang belum pasti terjadi. Untuk mempelajari kaidah pencacahan dan mengukurtingkat keyakinan tentang kepastian akan muncul atau tidak munculnya suatu kejadiandipelajari dalam cabang matematika
Ilmu Hitung Peluang
. Asal mula ilmu ini adalah daripertanyaan seorang penjudi
Chevalier de Mere
kepada
Blaise Pascal
(1623-1662) mengenaisuatu masalah pembagian uang taruhan pada suatu perjudian, apabila permainan ituterpaksa dihentikan sebelum selesai karena sesuatu hal. Dari kejadian ini
Pascal
dan
Fermat
(1601-1665) saling berdiskusi yang akhirnya memunculkan cabang matematika Ilmu HitungPeluang.Kehadiran Ilmu Hitung peluang disambut baik oleh para ahli matematika maupun ahli-ahli ilmu lain seperti fisika dan ekonomi, karena kontribusinya yang cukup besar terhadapilmu-ilmu tersebut.Sebagai dasar dalam mengkaji hitung peluang adalah aturan pencacahan. Oleh karenaitu, akan kita kaji lebih dahulu tentang aturan pencacahan ini.
Pengantar
 
BAB II
~
Peluang 
57
2.1Aturan Pencacahan
Dalam pengukuran ketidakpastian, ketidakpastian muncul dapat disebabkankarena suatu tindakan atau karena sebagai akibat yang lain. Sebagai contoh, jika sebuahuang logam dilemparkan, maka sebagai akibatnya akan muncul sisi angka atau sisigambar. Sisi mana yang akan muncul, tidak dapat kita katakan secara pasti. Kegiatanmelempar uang logam ini disebut
tindakan
. Tindakan itu dapat diulang beberapa kalidan rangkaian tindakan itu disebut
percobaan
.Banyaknya hasil yang mungkin muncul pada berbagai macam percobaan akanditelusuri dalam kaidah-kaidah pencacahan. Misalnya, pada pemilihan pengurus OSISterdapat empat anak yang lolos untuk putaran terakhir, yaitu
A
nwar (
A) 
 ,
B
adu (
),
C
indy (
),
D
ana (
). Pada putaran terakhir akan dipilih dua anak untuk mendudukiposisi ketua dan sekretaris. Pertanyaan yang muncul adalah: berapa macam susunanpengurus yang akan menang? Jawab atas pertanyaan di atas dapat kita ikuti pada uraian berikut ini. Pada putaranakhir ada 4 kemungkinan pengisian posisi ketua, yaitu
A, B, C 
dan
. Setelah satu darimereka terpilih sebagai ketua, posisi sekretaris adalah satu dari tiga anak yang tidakterpilih sebagai ketua. Kemungkinan susunan posisi ketua dan sekretaris dapatdibentuk diagram pohon berikut.
Gambar 2.2 Diagram pohon penentuan ketua dan sekretaris OSIS 
Dari diagram ini diperoleh
4 (4 1) 12
× =
susunan pasangan yang mungkin, yaitu(
AB, AC, AD, BA, BC, BD, CA, CB, CD, DA, DB, DC 
).Tidak ada aturan yang pasti untuk menjawab pertanyaan berapa banyak hasilyang mungkin muncul dari suatu percobaan. Secara umum, untuk menentukan berapamacam hasil yang mungkin muncul biasanya menggunakan salah satu atau gabungandari pendekatan-pendekatan:
pengisian tempat yang tersedia
 ,
permutasi
 , dan
kombinasi
.
AAAA

Activity (26)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Francka Sakti liked this
Ivan Dwijaya liked this
MaDhani OK liked this
shella_sundari liked this
dyusup liked this
Abi Fadila liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->