Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
20Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Guru

Makalah Guru

Ratings: (0)|Views: 1,137 |Likes:
Published by munastar

More info:

Published by: munastar on Dec 05, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/15/2013

pdf

text

original

 
Monday, June 2, 2008BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang MasalahPengelolaan kelas adalah keterampilan guru untuk menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal dan mengembalikannya bila terjadi gangguan dalam proses belajar mengajar. Suatukondisi yang optimal dapat tercapai jika guru mampu siswa dan sarana pengajaran sertamengedalikannya dalam suasana yang menyenangkan untuk mencapai tujuan pengajaran.Pengelolaan kelas yang efektif merupakan persyaratan mutlak bagi terjadinya proses belajar mengajar.Mengajar pada prinsipnya membimbing siswa dalam kegiatan belajar mengajar atau mengandung pengertian bahwa mengajar merupakan suatu usaha pengorganisasian lingkungan dalamhubungannya dengan anak didik dan bahan pengajar yang menimbulkan proses belajar (Uzer Usman, 1988:6).Dari kutipan di atas mengandung makna bahwa gurulah yang mengatur mengawasi dan mengelolakelas agar tercapainya proses belajar mengajar yang berarah kepada tujuan-tujuan pendidikan. Halini sejalan dengan yang dikatakan oleh Syarifudin Nurdin bahwa guru sebagai salah satu komponendalam kegiatan belajar mengajar, memiliki posisi yang sangat menentukan keberhasilan pembelajaran karena fungsi utama guru ialah merancang, mengelola, melaksanakan danmengevaluasi pembelajaran (Syarifudin Nurdin, 2002:1).Di samping itu pula guru bertanggung jawab memelihara lingkungan fisik kelasnya agar senantiasamenyenangkan untuk belajar dan lingkungan yang baik adalah yang bersifat menantang danmerangsang siswa untuk belajar, memberikan rasa aman dan kepuasan dalam mencapai tujuannya(Uzer Usman, 1998:10).Dari beberapa keterangan di atas telah menunjukan betapa pentingnya suatu pengelolaan kelas yang baik agar tercapainya proses belajar mengajar yang akhirnya berdampak baik terhadap pencapaian prestasi belajar mengajar siswa atau anak didik. Karena dorongan itulah maka perlu adanya suatu penelitian yang mengamati tentang usaha apa yang akan dilakukan oleh guru dalam mengelolakelas maka dalam penelitian ini penulis mencoba mengamati guru dalam mengelola kelas agar tercapainya proses belajar mengajar.B. Rumusan MasalahDari beberapa uraian diatas,timbul beberapa permasalahan sebagai berikut :1. Usaha-usaha apa yang dilakukan oleh guru dalam mengelola kelas ?2. Bagaimana proses pelaksanaan belajar mengajar yang efektif di sekolah dasar ?3. Bagaimana memanfaatkan efektifitas waktu belajar siswa ?C. Tujuan PembahasanDari uraian diatas,penulis mempunyai tujuan pembahasan,diantaranya sebagai berikut :1. Mencoba meningkatkan profesionalisme guru dalam melaksanakan tugasnya2. Mahasiswa mencoba melaksanakan tugasnya sebagai calon pendidik (Guru) untuk memberikan beberapa variasi metode belajar,guna menghindari kejenuhan siswa dalam belajar.3. Meningkatkan produktifitas waktu belajar siswa,guna tercapainya efektivitas belajar siswa dalamkaitannya denga pendidikan Nasional.D. Metode Pembahasan
 
Metode yang di gunakan penulis dalam menyusun karya ilmiah ini adalah metode studi pustaka,yaitu mengutip, menyusun serta merumuskan kembali pernyataan para ahli dalam bidang pendidikan.BAB IIKAJIAN TEORITISA. Hakikat Guru Sebagai Pembimbing Belajar Dan PendidikanSebagai mana telah diuraikan pada pendahuluan, bahwa mendidik ialah meminpin anak ke arahkedewasaan, jadi yang kiata tuju dalam pendidikan ialah kedewasaan si anak. Tidak mungkinSeorang pendidik membawa anak kepada dewasanya bukan hanya dengan nasihat-nasihat, perintah- perintah, anjuran-anjuran dan larangan-larangan saja. Melainkan yang utama ialah dengangambaran kedewasaan yang senan tiasa dapat dibayangkan oleh anak dalam diri pendidiknyadidalam pergaulan mereka (antara pendidik dan anak didik).Seiring berjalannya waktu suatu pendidikan berubah mengikuti perkembangan jaman. Sehinggasampailah pada saat dewasa ini, guru bukan merupakan satu-satunya kontrol sosaial, melainkandalam hal ini guru mempunyai posisi sebagai pasilitator setelah menjalankan fungsinya sebagai pelatih, pengajar dan pembimbing.Manusai sejak lahir sudah di anugrahi fitrah, untuk membina dan mendidik serta melatih anak agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa.Ini digaskan dalam Al- Qur’an QS. Ar-Rum ayat 30.Artinya : Maka hendaklah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah Fitrah Allah yangmenciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. Itulah agama yanglurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. Depag RI (992: 615).1. Kode Etik GuruKode etik dapat diartikan tatalaksana pelaksana guru dalam Mengembangkan misi pendidikan.Adapun kode etik tersebur :1. Guru berbakti membimbing anak didik seutuhnya untuk membentuk pembangunan yang ber-Pancasila.a. Guru menghendaki hak individu dan kepribadian anak didiknya masing-masing. b. Guru berusaha mensukseskan pendidikan yang serasi (jasmaniah dan rohaniah) bagi anak didiknya.c. Guru harus menghayati dan mengamalkan Pancasila.d. Guru dengan bersungguh-sungguh mengintensifkan Pendididkan Moral Pancasila bagi anak didiknya.e. Guru melatih dalam memecahkan masalah-masalah dan membina daya kreasi anak didik agar kelak dapat menunjang masyarakat yang sedang membangun.f. Guru membantu sekolah di dalam usaha menanamkan pengetahuan keterampilan kepada anak didik.2. Guru memiliki kejujuran professional dalam menerapkan kurikulum sesuai dengan kebutuhananak didik masing-masing.a. Guru menghargai dan memperhatikan perbedaan dan kebutuhan anak didiknya masing-masing. b. Guru Hendaknya luas di dalam menerapkan kurukulum sesuai dengan kebutuhan anak didik masing-masing.c. Guru memberi pelajaran di dalam menerapkan kurikulum tanpa membeda-bedakan jenis dan posisi orang tua muridnya.3. Guru mengadakan komunikasi, terutama dalam memperoleh informasi tentang anak didik, tetapi
 
menghindarkan diri dari segala bentuk penyalahgunaan.a. Komunikasi guru dan anak didik di dalam dan di luar sekolah dilandaskan pada rasa kasih saying. b. Untuk berhasilnya pendidikan, maka guru harus mengetahui kepribadian anak dan latar belakangkeluargannya masing-masing.c. Komunikasi guru ini hanya diadakan semata-mata untuk kepentingan pendidikan anak didik.4. Guru menciptakan suasana kehidupan sekolah dan memelihara hubungan dengan orang tua muriddengan sebaik-baiknya bagi kepentingan anak didik.a. Guru menciptakan suasana kehidupan sekolah sehingga anak didik betah berada dan belajar disekolah. b. Guru menciptakan hubungan baik dengan orang tua murid sehingga dapat terjalin pertukaraninformasi timbal balik dengan anak didik.c. Pertemuan dengan orang tua murid harus diadakan secara teratur.5. Guru memelihara hubungan baik dengan masyarakat di sekitar sekolahnya maupun masyarakatyang lebih luas untuk kepentingan pendidikan.a. Guru memperluas pengetahuan masyarakat mengenai profesi keguruan. b. Guru turut menyebarkan program-program pendidikan dan kebudayaan kepada masyarakatsekitarnya,sehingga sekolah tersebut turut berfungsi sebagai pusat pembinaan dan pengembangan pendidikan dan kebudayaan di tempat itu.c. Guru harus berperan agar dirinya dan sekolahnya dapat berfungsi sebagai unsur pembaru bagikehidupan dan kemajuan daerahnya.d. Guru turut bersama-sama masyarakat sekitarnya di dalam beraktivitas.e. Guru mengusahakan terciptanya kerja sama yang sebaik-baiknya antara sekolah, orang tua murid,dan masyarakat bagi kesempurnaan usaha pendidikan atas dasar kesadaran bahwa pendidikanmerupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah,orang tua murid dan masyarakat.6. Guru secara sendiri-sendiri dan atau bersama-sama Mengembangkan dan meningkatkan mutu profesinya.a. Guru melanjutkan studinya dengan :1. Membaca buku-buku2. mengikuti lokakarya,seminar,gerakan kopersi,dan pertemuan-pertemuan pendidikan dankeilmuan lainnya.3. mengikuti penataran4. mengadakan kegiatan-kegiatan penelitian. b. Guru selalu bicara, bersikap, dan bertindak sesuai dengan martabat profesinya.7. Guru menciptakan dan memelihara hubungan antar sesama guru baik berdasarkan lingkungankerja maupun di dalam hubungan keseluruhan.a. Guru senantiasa bertukar informasi,,pendapat,saling menasihati dan Bantu membantu satu samalainnta,baik dalam kepentingan pribadi maupun dalam menunaikan tugas prfesinya. b. Guru tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan nama baik rekan-rekan seprofesinyadan menunjang martabat guru baik secara keseluruhan maupun pribadi.8. Guru secara bersama-sama memelihara,membina,dan meningkatkan organisasi guru professionalsebagai sarana pengabdiannya.a. Guru menjadi anggota dan membantu organisasi guru yang bermaksud membina profesi dan pendidikan pada umumnya. b. Guru senantiasa berusaha meningkatkan persatuan diantara sesama pengabdi pendidikan.c. Guru senantiasa berusaha agar menghindarkan diri dari sikap-skap,ucapan-ucapan dan tindakan-tindakan yang merugikan organisasi.9. Guru melaksanakan segala ketentuan yang merupakan kebijaksanaan pemerinah dalam bidang pendidikan.a. Guru senantiasa tunduk terhadap kebijaksanaan dan ketentuan-ketentuan pemerintah dalam bidang pendidikan. b. Guru melekukuan tugas profesinya dengan diplin dan rasa pengabdian.c. Guru berusaha membantu menyebarkan kebijaksanaan dan program pemerintah dalam bidang

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->