• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
386
halaman
Limbah Padat: MengubahResiko Kesehatan menjadisebuah Sumberdaya
18
Dalam bab ini:
Bagaimana Eseng menjadi lebih sehat dan mendapat penghargaan 388Beberapa jenis limbah tidak akan lenyap 389Pengelolaan yang buruk dan sampah campuran 390Masyarakat membersihkan bersama dan pemanfaatanUlang sumberdaya 391Kegiatan: Menjelajah lingkungan mengamati limbah 391Kisah: Mengubah paradigma 395Program limbah padat masyarakat 396Mengurangi sampah 396Kisah: Melarang penggunaan tas plastik 397Pisahkan sampah sejak dari sumbernya 398Membuat kompos: Mengubah sampah organik menjadi pupuk 400Kisah: Masyarakat membuat kompos dan mendaur ulang 401Gunakan kembali apa yang dapat anda gunakan kembali 404Daur ulang mengubah sampah menjadi sumberdaya 404Pengumpulan, pengangkutan dan penyimpanan sampah 406Memulai suatu pusat pemanfaatan ulang sumberdaya masyarakat 407Kisah: Pusat-pusat pemanfaatan ulang sumberdaya 408Membuang sampah secara aman 409Limbah beracun 410Tempat Pembuangan Akhir (TPA)412Mengarah Ke Tanpa Sampah 416Kisah: Kota yang berjuang memerangi limbah padat dan berhasil 416Sampah dan hukum 417Kisah: Filipina melarang penggunaan insineratordan membentuk undang-undang yang ketat tentang sampah 417
 
387
Limbah padat disebut dengan sampah, sisa buangan, kotoran, dan banyaksebutan lainnya Limbah padat tidak perlu menyebabkan masalah kesehatanBarang yang dibuang dapat menjadi sumber penghasilan selain merupakanbahan mentah untuk membuat produk baru Tetapi jika limbah padat tidakdikumpulkan dengan aman, dipisahkan, digunakan kembali, di daur ulang,atau dibuang dengan aman, itu dapat menimbulkan bau dan menjadipemandangan yang tidak nyaman, dan dapat pula menimbulkan masalahkesehatan yang seriusSeringkali kita membuang sesuatu dengan anggapan bahwa ada orang lainyang akan mengurus sampah kita Seringkali, orang yang paling miskin yangterpaksa hidup di tempat pembuangan sampah, bersama dengan, dan hidupdari sampah yang dibuat oleh anggota masyarakat lainnya Dan biasanyamereka yang paling miskinlah yang bekerja mengumpulkan, memisahkan,membersihkan dan mendaur ulang sampah menjadi sumberdaya yang berguna(
pemanfaatan ulang sumberdaya
) Walaupun semua orang sependapat bahwahal ini penting dan perlu dikerjakan untuk melindungi kesehatan manusia danlingkungan, namun jarang sekali orang yang mengerjakan mendapat imbalanyang baik atau dihargaiUntuk mengelola sampah sehingga tidak membahayakan orang ataulingkungan, kita perlu mengurangi jumlah sampah yang kita ciptakan danmengubah apa yang bisa diubah menjadi sesuatu sumberdaya dan materi yangberguna Semua pihak, terutama industri dan pemerintah, harus bertanggungjawab terhadap limbah-limbah yang dibuat dan berusaha mencegahterjadinya sampah
Limbah Padat
:
Mengubah Resiko Kesehatan menjadisebuah Sumberdaya
 
Limbah Padat:mengubah Resiko kesehatan menjadi sebuah sumbeRdaya
388
Bagaimana Eseng menjadi lebih sehat danmendapat penghargaan
Setiap hari, Eseng menjelajahi kota Bandung di Indonesia untuk mengumpulkansampah Karena rumahnya jauh dari pemukiman kaya yang menghasilkansampah terbaik, dia menghabiskan waktunya di jalan, pulang pergi memikulkarung sampah yang beratSetiap malam, Eseng memisahkan sampah untuk dijual ke lapak keesokanharinya Ada lapak yang membeli pecahan kaca, besi bekas, dan lapak yanglain membeli kertas Tetapi barang lain yang tidak dibeli menjadi bertumpukdi dalam rumah Eseng Halaman rumah menjadi kotor dan menjadi tempatpembuangan sampah berbahaya, tetapi tidak ada tempat lain yang dapatdigunakannya Seringkali ia terluka infeksi yang berbulan-bulan kemudianbaru sembuh dan membuatnya sulit bekerja Kadang-kadang ia pun mendapatserangan demam panas dingin malaria karena nyamuk bersarang di ban bekasyang ada di halaman Walaupun ia seorang pekerja keras,seringkali polisi mengusirnya ketika ia sedang memisahkansampah di depan toko-toko atau di jalananEseng dan beberapa pemulung lainnyamemutuskan untuk mengelola sebuahorganisasi yang membantu menjual apa yangmereka kumpulkan, dan memberikan manfaatlain bagi pemulung lainnya dengan carabertukar pengetahuan, saling meminjamkanperalatan dan berbagi informasi Merekamengunjungi suatu lembaga setempat yangmemperjuangkan hak atas lingkungan dan hakpara pekerja, kemudian bersama-sama merekamencetuskan gagasan untuk membuat programpemanfaatan ulang sumberdayaAnggota-anggota organisasi lingkungan menuntut pemerintah kota untukmendukung pusat pemanfaatan ulang sumberdaya, juga agar polisi serta pemiliktoko memperlakukan pemulung secara lebih baik Pemerintah menyetujui, dansebuah pusat pengolahan sampah didirikan di mana Eseng dan kawan-kawandapat memilah sampah yang dikumpulkan Setiap pemulung diberikan gerobakberoda, untuk memudahkan mereka mengumpulkan dan membawa sampah ketempat tersebut untuk dipilah atau membawanya langsung ke penadahPusat pemanfaatan ulang sumberdaya membagikan sarung tangan dansepatu bot untuk melindungi pekerja dari benda tajam dan sampah yangterkontaminasi Ketika anggota organisasi lingkungan mengetahui bahwa Esengsedang sakit malaria, mereka menolong Eseng untuk mendapat perawatan danobat di klinik kesehatanEseng masih bekerja keras mengumpulkan sampah, tetapi kesehatannyasudah membaik dan rumahnya tidak kelihatan seperti tempat pembuangansampah lagi Polisi serta pemilik toko menghargai Eseng dan pemulung lebihbaik karena mereka membantu membersihkan lingkungan Di samping itu, kotaBandung dapat membanggakan pusat pemanfaatan ulang sumberdaya danlingkungan kota mereka yang lebih bersih
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...