Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
Capita Selecta Jilid I editing by:Ir.Mukhlis Malik 1
 JILID I
T E N T A N GAGAMA - METAPHYSIKA - ILMU EKSAKTADIUTARAKANDALAM KATA SAMBUTANBAPAK PROF. DR. H. KADIRUN YAHYAREKTOR UNIVERSITAS PEMBANGUNAN PANCA BUDI( U N P A B )PADA PERESMIANGEDUNG SUMBANGAN KOPERTIS PUSAT BERTEMPATDI KAMPUS UNPABM E D A NTGL. 13 MARET 1981.
 
Capita Selecta Jilid I editing by:Ir.Mukhlis Malik 2
Yang kami hormati .
-
 
Bapak Direktur Direktorat Perguruan Tinggi Swasta Dep. P dan K BapakProf.lr. Soekisno Hadikoemoro dan Staf.
-
 
Bapak Koordinator Perguruan Tinggi Swasta Wilayah I, Bapak Dr. A.P.Parlindungan SH.
-
 
Bapak Sekretaris Kopertis Wilayah l, Bapak Chainurrasyid SH.
-
 
Bapak—bapak pejabat instansi Pemerintah dan Perguruan Tinggi Swastalainnya.
-
 
Serta Para Guru Besar, para Dosen, para Mahasiswa, para Staf UNPAB danhadirin sekalian.Assalamualaikum W. W.Kiranya selayaknyalah bila pada saat yang berbahagia hari ini, kami terlebihdahulu memanjatkan syukur kehadhirat Allah SWT. atas kurnia-rahmat yangtelah dilimpahkan Nya kepada kita sekalian.Selanjutnya kami mengambil sejenak kesempatan dengan se-sederhana mungkinuntuk menjelaskan secara garis besar, sesingkat-singkatnya tentang FakultasKerohanian dan Metaphysika, karena dari semula selalu mengundang berbagaipertanyaan dan tanggapan.Hanya karena sifatnya secara "to the point" sesuai dengan waktu singkat yangtersedia, rasanya belumlah memadai maka kami senantiasa melapangkan waktubagi mereka yang membutuhkan penjelasan lebih mendetail lagi.Hadirin sekalian,Fakultas Metaphysika UNPAB, yang kini membawahi 3 jurusan yaitu jurusanpaedagogik, jurusan kesehatan dan jurusan tasauf atau sufi, adalah merupakansatu kesatuaan yang berupa Fakultas.Berbeda seperti di Amsterdam, Washington atau Los Angeles, dimanametaphysika tidak berbentuk fakultas akan tetapi merupakan satu mata kuliahatau maximal satu jurusan dibawah naungan Fakultas Philosophy.
 
Capita Selecta Jilid I editing by:Ir.Mukhlis Malik 3
Fakultas Metaphysika UNPAB membahas dan mempermasalahkan metaphysikadengan menggunakan bahasa penyajian ilmu exacta, umpamanya mathematika,kimia, physika dan sebagainya, dengan dasar/titik tolak agama Islam MuliaRaya. Sehingga agama tidak lagi merupakan yang "mengkhayali" atau"menakut-nakuti" atau "menina bobokan" atau "membohong-bohongi" sepertianggapan sebagian ummat manusia yang sinis.Akan tetapi agama, khususnya agama Islam yang berdasarkan Al Qur’an, Hadisdan Akal itu, ternyata merupakan satu agama yang rieal, serieel-rieelnya, yangkonkrit dan nyata penyelamat di dunia sampai akhirat sarta sekaliguspenempaterciptanya Insan, lnsan Kamil. Jika sekiranya ilmu exacta umpamanya ilmu physika kita lanjutkan, kitatingkatkan sehingga masuk ka dalam ilmu bilghoibi, ka dalam ilmu Kerohanianmaka akan terungkaplah, akan di “
discover 
" apa itu agama, akan jelaslah segalarahasia-rahasia yang selama ini dianggap sabagai kegaiban yang misterius, kinidapat dimengerti dangan nyata dan rieel. Sehingga keimanan manjadi kokoh.Kokoh terhadap serangan-serangan atheisme dan manusia-manusia yang tidakpercaya. Bahkan akan jelas kelihatan bahwa agama itu adalah hukum-hukumrieel seperti hukum physika, kimia dan sebagainya, hanya martabat dandimensinya jauh lebih tinggi serta absolut dan sempurna.Tetapi analogienya secara syari’i sama saja. Bila kita patuhi, kita ikuti hukum-hukum itu dengan seksama maka tersedia bagi kita kurnia yang sebesar-besarnya yang disebut "pahala". Coba kita lihat : berabad-abad lamanya parasarjana mengadakan riset dan percobaan-percobaan /experimen-experimenterhadap alam semesta sehingga menguasai rahasia-rahasia hukum-hukum alam jagad raya,umpamanya dalam bidang elektronika. Dan hasilnya sebagai“pahalanya" rahmat elektronika tidak dapat dipisahkan lagi dari kehidupanmodern dewasa ini.Bila pula riset dan percobaan-percobaan kita lanjutkan, Kita tingkatkan ke dalamalam methaphysika maka mau tidak mau, bila kita penuhi rukun-rukun dan
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • Notes
    Load more