Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
14Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
TANTANGAN DAN PROSPEK PROGRAM PENDIDIKAN DIPLOMA

TANTANGAN DAN PROSPEK PROGRAM PENDIDIKAN DIPLOMA

Ratings:

4.75

(8)
|Views: 7,044|Likes:
Published by Eddy Satriya
Makalah disampaikan dalam “Workshop Kerangka Penjenjangan Kompetensi SDM dan Kebutuhan Tenaga Kerja di Industri”, Pusat Pembinaan dan Pengembangan Program Diploma (P4D), Bandung, 16-17 Oktober 2003.
Makalah disampaikan dalam “Workshop Kerangka Penjenjangan Kompetensi SDM dan Kebutuhan Tenaga Kerja di Industri”, Pusat Pembinaan dan Pengembangan Program Diploma (P4D), Bandung, 16-17 Oktober 2003.

More info:

Published by: Eddy Satriya on Mar 29, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/06/2012

pdf

text

original

 
TANTANGAN DAN PROSPEK PROGRAM PENDIDIKAN DIPLOMADI ERA NEW ECONOMY 
1
Oleh: Ir. Eddy Satriya, MA
2
1.Pendahuluan
Sektor Pendidikan Nasional memasuki perkembangan baru setelah Undang-Undang(UU) No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (SPN) berlaku efektif terhitungtanggal 8 Juli 2003. Dalam prosesnya UU-SPN ini mendapat sorotan dari masyarakat dan para pelaku disektor pendidikan, baik yang pro maupun yang kontra. Namun demikian, berlakunya UU-SPN yang baru ini telah menjadi tonggak sejarah perkembangan SistemPendidikan Nasional dimasa depan yang penuh tantangan.Perkembangan beberapa besaran makro ekonomi nasional sudah mulai memperlihatkantanda-tanda membaik, walaupun bagi sebagian pengamat berpendapat bahwa perbaikanekonomi kita seharusnya masih bisa lebih dipercepat lagi. Menyongsong diberlakukannyaekonomi pasar bebas dimana kompetisi dan globalisasi menjadi ciri utama, maka tuntutantersedianya Sumber Daya Manusia (SDM) dengan daya saing tinggi menjadi suatukeharusan. Secara umum kualitas SDM kita masih tertinggal cukup jauh. Laporan United Nation Development Programme (UNDP) 2003 yang memberikan
 Human Development  Index
sebesar 0.682 hanya menempatkan Indonesia di peringkat ke-112 dari 175 negara.Kenyataan ini menunjukkan bahwa masih diperlukan berbagai usaha dan kerja keras untuk 
1
)
Makalah disampaikan dalam “Workshop Kerangka Penjenjangan Kompetensi SDM danKebutuhan Tenaga Kerja di Industri”, Pusat Pembinaan dan Pengembangan Program Diploma(P4D), Bandung, 16-17 Oktober 2003.
2
)
Senior ICT Specialist 
dan
Infrastructur Economist.
Berkerja di BAPPENAS sebagai KasubditPengembangan dan Pemanfaatan Energi. Tulisan ini adalah pendapat pribadi penulis dan tidakharus mencerminkan kebijakan instansi tempat penulis berkerja. Kontak:esatriya@bappenas.go.id, satriyaeddy@yahoo.com 
/var/www/apps/collegelist/repos/collegelist/trunk/collegelist/tmp/scratch8/2402229.doc
Page 1 of 9
 
meningkatkan kualitas SDM kita, khususnya tenaga kerja yang mampu bersaing secararegional maupun internasional.Sementara itu seperti disampaikan langsung oleh Presiden Megawati di depan sidanDPR bulan Agustus 2003 lalu, angka pengangguran secara perlahan namun pasti terusmerayap naik mencapai 40 juta orang, termasuk yang berstatus setengah penganggur. Halini semakin menjadi tantangan dalam menyiapkan tenaga kerja terdidik dan berkeahlian.Dalam kondisi seperti ini sudah seharusnya jajaran Kementerian Pendidikan Nasional terusmelanjutkan pengembangan SDM nasional secara terpadu dan terarah.Program Pendidikan Diploma menjadi semakin penting mengingat kebutuhan tenagakerja di masa mendatang semakin ditentukan oleh banyak faktor, terutama yang bertumpukepada kemampuan atau berbasis kompetensi dalam menjawab berbagai tantangan dalamtatanan ekonomi baru. Tatanan ekonomi baru ditandai antara lain dengan terjadinyatransformasi ekonomi industri kepada suatu bentuk ekonomi baru yang didukung olehtelekomunikasi, teknologi informasi (IT), dan jaringan multimedia semakin pintar.Dalam situasi seperti inilah akan makin terasa pentingnya keahlian yang dimiliki olehSDM nasional serta semakin pentingnya peranan mereka dalam memanfaatkan berbagaimomentum ekonomi yang bisa datang secara mendadak dan tidak sempat diprediksi secarateliti jauh-jauh hari. Beberapa negara yang juga tergolong
developing countries
sepertiIndia, China dan Phillipines telah memetik hasil dari dan berhasil memanfaatkan fenomenanew economy untuk kemajuan bangsanya.
2.Sekilas Kondisi Pendidikan Tinggi di Indonesia
Walaupun belum mempunyai sejarah yang cukup panjang, sektor Pendidikan Tinggi diIndonesia telah mengalami banyak kemajuan. Sejarah pendidikan tinggi dimulai denganhanya dua universitas yaitu Universitas Gajah Mada (UGM) di Yogyakarta yang berdiri pada tahun 1949 dan Universitas Indonesia di Jakarta pada tahun 1950. Saat ini hampir setiap ibukota provinsi telah mempunyai perguruan tinggi baik swasta maupun negeridengan berbagai jurusan dan jenjang pendidikan mulai dari Program Diploma hinggaProgram Doktoral.Sejak tahun 1978 telah dimulai pengembangan sistem pendidikan tinggi yangdidasarkan pada suatu rencana strategis yang tertuang dalam dokumen berjudul "KerangkaPengembangan Pendidikan Tinggi Jangka Panjang", disingkat KPPTJP-1 atau KPPTJP1975-1985. Tujuan umumnya adalah menempatkan sistem pendidikan tinggi padakedudukan yang sebaik mungkin untuk mampu menghadapi tantangan masa depan.
1
/var/www/apps/collegelist/repos/collegelist/trunk/collegelist/tmp/scratch8/2402229.doc
Page 2 of 9
 
Selanjutnya guna memenuhi permintaan pasar tenaga kerja, telah di kembangkan pula jalur pendidikan Diploma II dan Diploma III di 19 sekolah politeknik kerekayasaan dan tataniaga serta 6 sekolah politeknik pertanian. Sistem sekolah politeknik dibangun dengankapasitas 23 ribu mahasiswa, yang maksimal dapat menghasilkan 7.300 lulusan di bidangrekayasa, tata niaga dan pertanian.Dengan merujuk kepada Kerangka Pengembangan Pendidikan Tinggi Jangka Panjang1996-2005
2
, berikut ini adalah kutipan dari misi Sistem Pendidikan Tinggi untuk jejangdiploma dan S-1 yang telah disesuaikan dengan wawasan masa depan hingga 2018. Yaitumenyelenggarakan fungsi kelembagaan pendidikan tinggi untuk “Menghasilkan anggotamasyarakat yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak tinggi, berbudayaIndonesia, bersemangat ilmiah, serta memiliki kemampuan akademik dan suatu profesionaldan sanggup berkinerja baik di lingkungan kerjanya, serta mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta mengembangkan kemampuan diri terhadap tuntutankemajuan di bidangnya, dan berperan dalam pemeliharaan dan operasi proses produksi, bagilulusan jenjang Diploma dan S-1. “Sayangnya, mencermati perkembangan pendidikan diploma akhir-akhir ini dan berdasarkan wawancara kami dengan para pejabat di berbagai instansi terkait ternyata belum terlihat adanya rencana pengembangan jenjang pendidikan diploma menyeluruh ataukomprehensif baik yang ada di PTN, PTS, maupun di berbagai Politeknik. Hal ini tercermindengan dikelompokkannya program pendidikan diploma kedalam kelompok vokasional.Gambaran lebih lengkap ruang lingkup SPN sesuai dengan UU yang baru dankhususnya posisi program diploma (dalam lingkaran merah) dapat dilihat pada Gambar 1.
3.Memahami Paradigma New Economy
Banyak sekali jargon yang dilekatkan kepada new economy. New economy dikenal puladengan banyak istilah seperti
digital economy, information economy, knowledge economy,cyber economy, internet economy, network economy
dan lain sebagainya.
 Information and Communication Technology
(ICT) telah menjadi faktor pemicu utama timbulnya fenomenanew economy.Berbagai kemajuan di bidang telematika telah memberikan manfaat yang sangat besar  bagi kemajuan ekonomi suatu bangsa,
thus
kualitas hidup manusia. Sebagai suatu bentuk konvergensi dari teknologi informasi, telekomunikasi, dan multimedia, telematika jugamenciptakan berbagai peluang dalam pembangunan ekonomi sekaligus tantangan.
/var/www/apps/collegelist/repos/collegelist/trunk/collegelist/tmp/scratch8/2402229.doc
Page 3 of 9

Activity (14)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Anche Anjos liked this
AnDi JaNna MuRti liked this
Jokotrie Gombloh liked this
-vikral Faisal- liked this
anasarfandi liked this
anasarfandi liked this
abulailah liked this
Sate Ayam Kacang liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->