BAB IPENDAHULUAN1.0 Latar Belakang Masalah
Dalam hidup bernegara, kita tidak dapat lepas dari sesuatu yang disebuthukum. Tidak ada satupun negara tanpa hukum. Karena memang fungsinyasangatlah krusial dalam mengatur kehidupan bernegara.R.M. Mac Iver dalam bukunya “The Modern state” halaman 250 menulis :”
Evenwithin the sphere of the state there are two kinds of law. There is the law, which governs the state and there is the law, by means of which the state governs. The former is constitutional law, the latter we may for the sake of distinction call ordinary law”
( Dalam linkungan negara, ada 2 macam hukum. Ada hukum yangmemerintah negara dan ada hukum yang merupakan alat bagi negara untuk memerintah.hukum yang pertama adalah
“Constitutional law”
(Hukum tatanegara).Hukum yang kedua, untuk membedakannya dari hukum yang pertama, dapat kitanamakan
“Ordinary law”
(Hukum biasa yang dipergunakan untuk bergerak,
“actief dienend.”
)
Dari kutipan tersebut, dapat kita simpulkan bahwa dalam hidup bernegara,kita akan menemukan 2 macam hukum:1)Hukum tata negara
(Constitutional law
) sebagai yang mengatur negara.Unsur pokok dalam Hukum ini adalah Konstitusi.Unsur pokok inilah yang akanmenjadi Headline dalam makalah ini.2)Hukum biasa
(Ordinary Law)
sebagai hukum yang digunakan negara untuk mengatur sesuatu hal. Termasuk dalam hukum ini adalah Hukum pidana danhukum perdata.
1.1 Rumusan Masalah
1
Wirjono Prodjodikoro,
Azas- Azas Hukum Tatanegara di Indonesia
(Jakarta: Dian Rakjat,1983),9
2