Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
79Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Serat Wedhatama-Sri Mangkunegoro IV

Serat Wedhatama-Sri Mangkunegoro IV

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 5,046 |Likes:
Serat yang berisi ajaran tentang budi pekerti atau akhlak mulia, digubah dalam bentuk tembang agar mudah diingat dan lebih “membumi”. Sebab sebaik apapun ajaran itu tidak akan bermanfaat apa-apa, apabila hanya tersimpan di dalam “menara gadhing” yang megah.
Serat yang berisi ajaran tentang budi pekerti atau akhlak mulia, digubah dalam bentuk tembang agar mudah diingat dan lebih “membumi”. Sebab sebaik apapun ajaran itu tidak akan bermanfaat apa-apa, apabila hanya tersimpan di dalam “menara gadhing” yang megah.

More info:

Published by: Herman Adriansyah AL Tjakraningrat on Dec 10, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/10/2014

pdf

text

original

 
SERAT WEDHATAMAPintu Pembuka Rahasia Spiritual Raja-RajaMataram
Serat
Wedhatama
(asal kata dalam bahasa Jawa; Wredhatama)merupakan salah satu karya agung pujangga sekaligus seniman besar  pencipta berbagai macam seni tari (beksa) dan tembang. Wayang orang,wayang madya, pencipta jas Langendriyan (sering digunakan sebagai pakaian pengantin adat Jawa/Solo). Beliau adalah enterpreneur sejatiyang sangat sukses memakmurkan rakyat pada masanya denganmembangun pabrik bungkil, pabrik gula Tasikmadu dan Colomadu diJateng (1861-1863) dengan melibatkan masyarakat, serta perkebunankopi, kina, pala, dan kayu jati di Jatim dan Jateng. Masih banyak lagi,termasuk merintis pembangunan Stasiun Balapan di kota Solo. Beliau juga terkenal gigih dalam melawan penjajahan Belanda. Hebatnya, perlawanan dilakukan cukup melalui
tulisan pena
, sudah cukupmembuat penjajah mundur teratur. Cara inilah menjadi contoh sikap perilaku utama, dalam menjunjung tinggi etika berperang
(jihad a laKejawen);
nglurug tanpa bala
” dan “
menang tanpa ngasorake
”.Kemenangan diraih secara kesatria, tanpa melibatkan banyak orang,tanpa makan korban pertumpahan darah dan nyawa, dan tidak pernahmempermalukan lawan. Begitulah kesatria sejati.
 
Selain terkenal kepandaiannya akan ilmu pengetahuan, juga terkenalkarena beliau tokoh yang amat sakti mandraguna. Beliau terkenal adil,arif dan bijaksana selama dalam kepemimpinannya. Beliauadalah Ngarsa Dalem Ingkang Wicaksana Kanjeng Gusti PangeranAdipati Arya Sri Mangkunegoro IV. Raja di keraton MangkunegaranSolo. Berkat “laku” spiritual yang tinggi beliau diketahui wafat denganmeraih
kesempurnaan hidup sejati
dalam menghadap Tuhan YangMahawisesa; yakni “
warangka manjing curiga
” atau meraih
kamuksan;
menghadap Gusti (Tuhan) bersama raganya lenyap tanpa bekas.
Wedhatama
merupakan ajaran luhur untuk membangun budi pekertidan olah spiritual bagi kalangan raja-raja Mataram, tetapi diajarkan pula
SERAT WEDHATAMA – Sri Mangkunegoro IV
Poestaka Pribadi Notaris Herman AALT Tejabuwana
1
 
 bagi siapapun yang berkehendak menghayatinya. Wedhatama menjadisalah satu dasar penghayatan bagi siapa saja yang ingin “laku” spiritualdan bersifat universal lintas kepercayaan atau agama apapun. Karenaajaran dalam
Wedhatama
bukan lah dogma agama yang erat denganiming-iming surga dan ancaman neraka, melainkan suara hati nurani,yang menjadi “jalan setapak” bagi siapapun yang ingin menggapaikehidupan dengan tingkat spiritual yang tinggi. Mudah diikuti dandipelajari oleh siapapun, diajarkan dan dituntun
 step by step
secara rinci.Puncak dari “laku” spiritual yang diajarkan serat
Wedhatama
adalah;menemukan kehidupan yang sejati, lebih memahami diri sendiri,
manunggaling kawula-Gusti
, dan mendapat anugrah Tuhan untuk melihat rahasia kegaiban (meminjam istilah Gus Dur; dapat mengintiprahasia langit).
 
Serat yang berisi ajaran tentang budi pekerti atau akhlak mulia, digubahdalam bentuk tembang agar mudah diingat dan lebih “membumi”.Sebab sebaik apapun ajaran itu tidak akan bermanfaat apa-apa, apabilahanya tersimpan di dalam “menara gadhing” yang megah. Kami sangat bersukur kepada Gusti Allah, dan berterimakasih sebesar- besarnya kepada Eyang-eyang Gusti dan para Ratu Gung Binatara yangtelah
njangkung 
 
lan
 
njampangi
kami dalam membedah dan
medhar 
ajaran luhur ini, sehingga dengan “laku” yang sangat berat dapat kamisusun dalam bahasa Nasional. Karena keterbatasan yang ada pada kami,mudah-mudahan tidak mengurangi makna yang terkandung didalamnya. Tanpa adanya kemurahan Gusti Allah dan berkat doa restudari para leluhur agung yang bijaksana, kami menyadari sungguh sulitrasanya, memahami dan menjabarkan
kawruh
atau
 pitutur 
yangmaknanya persis sama sebagaimana teks aslinya.Mudah-mudahan hakikat yang tersirat di dalam pelajaran ini dapatdiserap secara mudah oleh para pembaca yang budiman. Harapan sayamudah-mudahan tulisan ini bermanfaat bagi siapa saja, tanpamemandang latar belakang agama dan kepercayaannya. Bagi siapapunyang lebih winasis pada sastra Jawa, saya tampilkan juga teks aslinya.Mudah-mudahan para pembaca, dapat memberikan koreksi, kritik dansaran kepada saya.
SERAT WEDHATAMA – Sri Mangkunegoro IV
Poestaka Pribadi Notaris Herman AALT Tejabuwana
2
 
 
SERAT WEDHATAMA
 PANGKUR (
 Sembah Raga/Syariat 
)
 1Mingkar mingkuring angkara,Akarana karanan mardi siwi,Sinawung resmining kidung,Sinuba sinukarta,Mrih kretarta pakartining ngelmuluhungKang tumrap neng tanah Jawa,Agama ageming aji.Meredam nafsu angkara dalam diri,Hendak berkenan mendidik putra-putriTersirat dalam indahnya tembang,dihias penuh variasi,agar menjiwai hakekat ilmu luhur,yang berlangsung di tanah Jawa (nusantara)agama sebagai “pakaian” kehidupan.2Jinejer neng WedatamaMrih tan kemba kembenganing pambudiMangka nadyan tuwa pikunYen tan mikani rasa,yekti sepi asepa lir sepah, samun,Samangsane pasamuanGonyak ganyuk nglilingsemi.Disajikan dalam serat Wedhatama,agar jangan miskin pengetahuanwalaupun sudah tua pikun jika tidak memahami rasa sejati (batin)niscaya kosong tiada berguna bagai ampas, percuma sia-sia,di dalam setiap pergaulansering bertindak ceroboh memalukan.3Nggugu karsaning priyangga,Mengikuti kemauan sendiri,
SERAT WEDHATAMA – Sri Mangkunegoro IV
Poestaka Pribadi Notaris Herman AALT Tejabuwana
3

Activity (79)

You've already reviewed this. Edit your review.
ErsaSukmaZulkhani added this note
thanks
1 thousand reads
1 hundred reads
Abimanyu Aryo liked this
Tito Prasetya liked this
Pandu Purwandaru liked this
Abimanyu Aryo liked this
andiek liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->