Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
20Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Promosi Sebagai Strategi Pemasaran Perpustakaan

Promosi Sebagai Strategi Pemasaran Perpustakaan

Ratings: (0)|Views: 1,757 |Likes:
Published by Agus Rusmana

More info:

Published by: Agus Rusmana on Dec 12, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/13/2013

pdf

text

original

 
Promosi Sebagai Strategi Pemasaran Perpustakaan
Oleh: Agus Rusmana, Drs., MADosen Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Fikom Unpad
(agsrsmana@yahoo.co.id)
Mengapa pemasaran?
Perpustakaan bukanlah sebuah lembaga yang menghasilkankeutungan finansial dari jasa dan produk yang dilayankannya sepertilayaknya sebuah perpustakaan. Namun demikian perpustakaan harusmembuat seluruh masyarakat umum (terutama sasaran khusus jasalayanan) mengetahui apa yang ada di perpustakaan dan kemudiandibujuk untuk “membeli” atau bahkan “memborong” semua jasa yangtersedia. Apa gunanya? Apa untungnya kalau perpustakaan kemudianmenjadi populer? Pertanyaan ini selalu muncul setiap kali perpustakaandiajak untuk berpromosi. Berikut adalah alasan (kalaupun bukankeuntungan) mengapa perpustakaan harus dipasarkan.Pertama, perpustakaan adalah sumber ilmu dan pengetahuan yangpaling terkelola dan terpilih dan paling dapat dipertanggung jawabkan.Sementara itu masyarakat dalam hidupnya dituntut untuk selalu memilikiilmu dan pengetahuan, baik untuk kebutuhan kerja, pengambilankeputusan atau perluasan wawasan saja. Untuk itu perpustakaan harusberusaha memberitahu masyarakat bahwa ilmu dan pengetahuan yangmereka butuhkan tersedia dengan lengkap dan terjamin kualitasnya sertadengan mudah dan murah dapat diakses di perpustakaan.Kedua, kegiatan penyediaan ilmu dan pengetahuan, mulai darikegiatan pengumpulan, penyeleksian, pengolahan sampai layanan adalahkegiatan yang sulit, lama dan tidak dapat dilakukan secara sembarangan.Penyediaan ini menuntut sebuah tanggung jawab dan kompetensi yangsangat tinggi agar ilmu dan pengetahuan yang terkemas dalam berbagaimacam media dapat tersaji dan tertata untuk langsung dimanfaatkan.Maka akan menjadi sebuah kegiatan yang sia-sia dan terbuang percumaketika semua usaha ini tidak pernah disentuh, bahkan dimanfaatkan olehsiapapun.Ketiga, masyarakat umum dan pemanfaat tetap jasa perpustakaanharus mengetahui dan mengenal siapa orang-orang yang mampumembuat ilmu dan pengetahuan yang bertebaran dimana-mana, dapatterkumpul dan tersaji dengan sangat akurat di sebuah wadah siap untukdieksplorasi. Dengan pengenalan ini maka masyarakat akan mengenaldengan benar setiap peran dan fungsi dari setiap orang yang terlibat didalam pengelolaan ilmu dan pengetahuan di perpustakaan, mulai daripetugas penjaga tas, petugas sirkulasi, manajer layanan, sampai ke‘dapur’ dimana ahli pengembangan koleksi pustaka memulai semuanya.Dengan begitu tidak lagi orang secara sembarangan menamai siapapun
1
 
yang ada di perpustakaan sebagai pustakawan tanpa ingin tahu lebihlanjut. Maka semua orang yang berkarya mengelola pengetahuanmendapat citra yang benar. 
Mengapa Promosi?
Dari sekian banyak komponen pemasaran seperti dalam bauranpromosi (
marketing mix 
), promosi merupakan komponen yang palingdekat dengan profil perpustakaan karena di dalam promosi tidak selaludan mutlak diperhitungkan keuntungan finansial dari kegiatan dan tidakmenuntut pengubahan bentuk perpustakaan seperti misalnya komponentempat (
 place
), produk (
 product 
) dan harga (
 price
). Perpustakaan padaumumnya merupakan lembaga yang merupakan salah bagian darisebuah lembaga penaung sehingga posisi dan lokasinya sudahditentukan. Sementara itu produk perpustakaan sudah ditentukan yaitubahan pustaka dan layanan perpustakaan, baik oleh lembaga maupunkesepakatan umum tentang produk perpustakaan, sedangkan hargalayanan tidak dapat ditentukan sesuai sifat lembaga yang non profit.Untuk maka tinggal promosi yang paling mungkin dilakukan untukmeningkatkan pemanfaatan seluruh jasa layanan perpustakaan secaraoptimal oleh pemustakanya.Alasan lain mengapa promosi digunakan sebagai strategi dalampemasaran perpustakaan adalah karena karakter promosi yang“mendorong’ calon dan pelanggan untuk membeli produk atau jasa yangdijual dengan cara meyakinkan mereka bahwa produk tersebut layakdibeli. Saat ini semua usaha untuk mengembangkan perpustakaan sudahdilakukan dan masyarakat sudah banyak mengetahui adanyaperpustakaan. Yang perlu dilakukan adalah mendorong mereka datangdan memanfaatkan (membeli) semua jasa perpustakaan.
Bagaimana Berpromosi?
Sebelum seorang manajer pemasaran di perpustakaan mulaimenyusun strategi promosi untuk perpustakaannya, ia harus mengetahuiprinsip dasar dari promosi yaitu :
 A promotions effort conducted in short durations with the aim of creating short-term differentiation by offering 
a better product value
resulting to growth(even at artificial level). Growth benefit may be attained either by increasing  product trial, or increasing product quantity 
.(
Scope and Definition of PR 
:
http//:marketeach.blogspot.com, 2008)
(Terjemahan bebas: Sebuah kegiatan promosi dilakukan dalam durasi yang pendekdengan sasaran terciptanya
 
perbedaan jangka pendek melalui penawaran
nilaiproduk yang lebih baik
yang menjamin pertumbuhan (bahkan pada tingkat artifisial).Tumbuhnya keuntungan dapat diperoleh baik dengan meningkatkan produk baru ataumenambah jumlah produk)
2
 
Essentially promotion is the means of informing your users what you do and what you can do. The benefits for those who promote their library servicesinclude: increased usage, increased value in the organization, education of users and changed perceptions. ( 
Julie Nicholas
,
 
ASP Conference Series, Vol.153, 1998) –
Pada prinsipnya promosi berarti memberitahukan pengguna apa yanganda kerjakan dan apa yang anda bisa lakukan. Manfaat bagi mereka yangmempromosikan adalah: peningkatan penggunaan, peningkatan penilaian dalamlembaga, pendidikan bagi pemustaka dan berubahnya persepsi.
Dari pendapat ini dapat diartikan bahwa promosi dilakukan dalam jangka pendekdan menghasilkan sebuah perbedaan kondisi dari sebelumnya seperti: peningkatanpembelian sebuah jenis produk pada masa tertentu. Caranya dengan menawarkanproduk baru atau menambah jumlah produk. Untuk itu sebelum manajer pemasaran(atau divisi promosi) perpustakaan akan melakukan kegiatan promosi, langkahpertama adalah menentukan perbedaan kondisi yang ingin dicapai.
a. Menentukan Sasaran
Di Indonesia, yang juga hampir di semua perpustakaan di dunia, masalahterbesar yang dihadapi oleh perpustakaan adalah persepsi keliru yang dimiliki olehmasyarakat (bahkan pimpinan lembaga di aman perpustakaan berada) tentangperpustakaan yang diakibatkan oleh ketidak tahuan tentang banyak hal yang ada diperpustakaan. Untuk itu sasaran yang tepat untuk dibidik oleh promosiperpustakaan adalah perbaikan persepsi masyarakat. Apabila diuraikan makasasaran promosi adalah menumbuhkan kondisi dari masyarakat yang tidak tahutentang perpustakaan menjadi sangat tahu, tercakup dalam komponen:1.
Tidak tahu pengertian yang sesungguhnya tentang perpustakaan
.
Sasaran:
masyarakat harus tahu bahwa perpustakaan adalah penyediainformasi, ilmu dan pengetahuan yang akan meningkatkan pengetahuan danketerampilan.2.
Tidak tahu kelebihan yang akan dimiliki kalau memanfaatkan layanan perpustakaan.
Sasaran:
masyarakat harus
 
tahu bahwa dengan memanfaatkan layananperpustakaan, mereka akan menjadi orang yang selalu bisa membuat keputusanyang tepat berbasis pengetahuan, menjadi orang yang mudah berbicara dalambanyak hal, dan kelebihan lainnya.3.
Tidak tahu adanya layanan lain di samping peminjaman buku.
Sasaran:
masyarakat harus tahu bentuk layanan lain yang dapat dimanfaatkan,seperti layanan referensi, konsultasi pengetahuan, pertukaran pengetahuan, danlayanan lainnya.4.
Tidak tahu bagaimana mencari informasi dengan benar di perpustakaan dantidak tahu bagaimana menggunakan jasa layanan yang ada.
Sasaran:
masyarakat harus tahu cara yang benar untuk menemukan informasiyang dibutuhkan, dengan atau tanpa bantuan staf penelusuran informasi yangada dan siap membantu, dan masyarakat harus tahu cara memanfaatkanseluruh layanan yang diberikan perpustakaan.
3

Activity (20)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ismi Cesc Davia added this note
perpustakaan oh perpus
Lina Istikharuh liked this
Tiara Susanti liked this
Edy Suprayitno liked this
Kd Weasly Tan liked this
mirazzasyo liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->