2 berjumlah 7,7 juta jiwa atau 5,2 persen dari seluruh jumlah penduduk padatahun 1990 jumlah penduduk lanjut usia meningkat menjadi 11,3 juta orangatau 8,9 persen. Jumlah ini meningkat di seluruh Indonesia menjadi 15,1 juta jiwa pada tahun 2000 atau 7,2 persen dari seluruh penduduk. Dan diperkirakan pada tahun 2020 akan menjadi 29 juta orang atau 11,4 persen. Hal inimenunjukkan bahwa penduduk lanjut usia meningkat secara konsisten dariwaktu ke waktu. Angka harapan hidup penduduk Indonesia berdasarkan data biro pusat statistik pada tahun 1968 adalah 45,7 tahun, pada tahun 1980: 55,30tahun, pada tahun 1985: 58,19 tahun, pada tahun 1990 : 16,12 tahun, dantahun 1995: 60,05 tahun serta tahun 2000: 64,05 tahu (Biro Pusat Statistik,2000).Propinsi Jawa Tengah sebagai salah satu Propinsi besar dengan jumlah penduduk lanjut usia pada tahun 2000 mencapai 9,6 persen. Angka tersebut jauh di atas jumlah lansia Nasional yang hanya 7,6 persen pada tahun 2000.Usia harapan hidup mencapai 64,9 tahun, dimana penduduk lansia wanita rata-rata 67,2 tahun dan pria 63,8 tahun. Secara kuantitatif kedua parameter tersebut berdampak pada berbagai persoalan yang akan dihadapi sepertimasalah sandang, pangan, papan, kesehatan, ekonomi dan lainnya (Depkes,2002).Meningkatnya jumlah lanjut usia maka membutuhkan penangananyang serius karena secara alamiah lanjut usia itu mengalami penurunan baik dari segi fisik, biologi, maupun mentalnya dan hal ini tidak terlepas darimasalah ekonomi, sosial, dan budaya sehingga perlu adanya peran serta