Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
0Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Definisi Kufur Dan

Definisi Kufur Dan

Ratings: (0)|Views: 2,944 |Likes:

More info:

Published by: muhammad mujahidin za (muja) on Dec 15, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/15/2013

pdf

text

original

 
Posted on February 15, 2008 by Abu Aisyah Al KediriOlehSyaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan[A]. Definisi Kufur kufur secara bahasa berarti menutupi. Sedangkan menurut syara’ kufur adalah tidak  beriman kepada Allah dan Rasulnya, baik dengan mendustakannya atau tidak mendustakannya.[B]. Jenis Kufur Kufur ada dua jenis : Kufur Besar dan Kufur KecilKufur Besar Kufur besar bisa mengeluarkan seseorang dari agama Islam. Kufur besar ada lima macam[1]. Kufur Karena MendustakanDalilnya adalah firman Allah.‘Artinya : Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang-orang yang mengada-adakandusta terhadap Allah atau mendustakan kebenaran tatkala yang hak itu datangkepadanya ? Bukankah dalam Neraka Jahannam itu ada tempat bagi orang-orang yangkafir ?” [Al-Ankabut : 68][2]. Kufur Karena Enggan dan Sombong, Padahal Membenarkan.Dalilnya firman Allah.“Artinya : Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para Malaikat, ‘Tunduklah kamukepada Adam’. Lalu mereka tunduk kecuali iblis, ia enggan dan congkak dan adalah iatermasuk orang-orang kafir” [Al-Baqarah : 34][3]. Kufur Karena RaguDalilnya adalah firman Allah.“Artinya : Dan ia memasuki kebunnya, sedang ia aniaya terhadap dirinya sendiri ; ia berkata, “Aku kira kebun ini tidak akan binasa selama-lamanya, dan aku tidak mengiraHari Kiamat itu akan datang, dan jika sekiranya aku dikembalikan kepada Rabbku,niscaya akan kudapati tempat kembali yang baik” Temannya (yang mukmin) berkatakepadanya, ‘Apakah engkau kafir kepada (Rabb) yang menciptakan kamu dari tanah,kemudian dari setetes air mani, kemudian Dia menjadikan kamu seorang laki-laki ? Tapiaku (percaya bahwa) Dialah Allah Rabbku dan aku tidak menyekutukanNya dengansesuatu pun” [Al-Kahfi : 35-38]
 
[4]. Kufur Karena BerpalingDalilnya adalah firman Allah.“Artinya : Dan orang-orang itu berpaling dari peringatan yang disampaikan kepadamereka” [Al-Ahqaf : 3][5]. Kufur Karena NifaqDalilnya adalah firman Allah“Artinya : Yang demikian itu adalah karena mereka beriman (secara) lahirnya lalu kafir (secara batinnya), kemudian hati mereka dikunci mati, karena itu mereka tidak dapatmengerti” [Al-Munafiqun : 3]Kufur KecilKufur kecil yaitu kufur yang tidak menjadikan pelakunya keluar dari agama Islam, dan iaadalah kufur amali. Kufur amali ialah dosa-dosa yang disebutkan di dalam Al-Qur’an danAs-Sunnah sebagai dosa-dosa kufur, tetapi tidak mencapai derajat kufur besar. Sepertikufur nikmat, sebagaimana yang disebutkan dalam firmanNya.“Artinya : Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkari dankebanyakan mereka adalah orang-orang kafir” [An-Nahl : 83]Termasuk juga membunuh orang muslim, sebagaimana yang disebutkan dalam sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.“Artinya : Mencaci orang muslim adalah suatu kefasikan dan membunuhnya adalah suatukekufuran” [Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim]Dan sabda beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam.“Artinya : Janganlah kalian sepeninggalku kembali lagi menjadi orang-orang kafir,sebagian kalian memenggel leher sebagian yang lain” [Hadits Riwayat Bukhari danMuslim]Termasuk juga bersumpah dengan nama selain Allah. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.“Artinya : Barangsiapa bersumpah dengan nama selain Allah, maka ia telah berbuat kufur atau syirik” [At-Tirmidzi dan dihasankannya, serta dishahihkan oleh Al-Hakim]Yang demikian itu karena Allah tetap menjadikan para pelaku dosa sebagai orang-orangmukmin. Allah berfirman.“Artinya : Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishash berkenandengan orang-orang yang dibunuh” [Al-Baqarah : 178]
 
Allah tidak mengeluarkan orang yang membunuh dari golongan orang-orang beriman, bahkan menjadikannya sebagai saudara bagi wali yang (berhak melakukan) qishash[1].Allah berfirman“Artinya : Maka barangsiapa mendapat suatu pemaafan dari saudarnya, hendaklah (yangmemaafkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi ma’af)membayar (diat) kepada yangmemberi maaf dengan cara yang baik (pula)” Al-Baqarah :178]Yang dimaksud dengan saudara dalam ayat di atas –tanpa diargukan lagi- adalah saudaraseagama, berdasarkan firman Allah.“Artinya : Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mukmin berperang makadamaikanlah antara keduanya. Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniayaterhadap golongan yang lain, maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu sehinggagolongan itu kembali, kepada perintah Allah, jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya dengan adil dan berlaku adillah.Sesungguhnya Allah menyukai orang berlaku adil. Sesungguhnya orang-orang mukminadalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalahkepada Allah supaya kamu mendapat rahmat” [Al-Hujurat : 9-10] [2]Kesimpulan Perbedaan Antara Kufur Besar Dan Kufur Kecil[1]. Kufur besar mengeluarkan pelakunya dari agama Islam dan menghapuskan (pahala)amalnya, sedangkan kufur kecil tidak menjadikan pelakunya keluar dari agama Islam, juga tidak menghapuskan (pahala)nya sesuai dengan kadar kekufurannya, dan pelakunyatetap dihadapkan dengan ancaman.[2]. Kufur besar menjadikan pelakunya kekal dalam neraka, sedankan kufur kecil, jika pelakunya masuk neraka maka ia tidak kekal di dalamnya, dan bisa saja Allahmemberikan ampunan kepada pelakunya, sehingga ia tiada masuk neraka sama sekali.[3]. Kufur besar menjadikan halal darah dan harta pelakunya, sedangkan kufur kecil tidak demikian.[4]. Kufur besar mengharuskan adanya permusuhan yang sesungguhnya, antara pelakunya dengan orang-orang mukmin. Orang-orang mukmin tidak boleh mencintai dansetia kepadanya, betapun ia adalah keluarga terdekat. Adapun kufur kecil, maka ia tidak melarang secara mutlak adanya kesetiaan, tetapi pelakunya dicintai dan diberi kesetiaansesuai dengan kadar keimananny, dan dibenci serta dimusuhi sesuai dengankemaksiatannya.Hal yang sama juga dikatakan dalam perbedaan antara pelaku syirik besar dan syirik kecil

Activity (0)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Arifatun Nisa liked this
Wanti Belani liked this
al-abrar liked this
Nazri Jumardi liked this
Narima HasiYolan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->