sangat mengerti arti Ukhuwah Islamiyyah dan solidaritas kemanusiaan.
Keempat
, para hujjaj sangat mahir dalam mengendalikan hawa nafsu,menghindarkan diri dari prilaku tak bermoral, menjaga lisan dari perkataandan ungkapan keji dan
rafats
, menjauhi perbuatan fasiq, mencegah diri daripertengkaran, pertikaian, persengketaan apalagi pembunuhan.
Kelima
, para hujjaj sangat cinta beramal sholeh, bersedeqah, berinfaqdan berkorban. Para hujjaj sangat jauh dan sifat kikir dan bakhil.
Keenam
, para hujjaj sangat sabar dalam menghadapi suatu rintangan,kesulitan, derita maupun segala cobaan. Mereka sangat bijak dalammenyikapi permasalahan dan sangat sabar dalam menjalani kehidupan.
Ketujuh
, para hujjaj sangat pandai dalam berintropeksi diri,mempersiapkan amal untuk menghadapi kematian. Demikianlah apa yangtelah mereka lakukan saat wukuf di Padang Arafah. Dengan berbalutkan kainihram yang serba putih tak berjahit, persis satu sosok mayat yang siapdiantar ke liang kubur.
Kedelapan
, batin para hujjaj selalu tenang
Muthmainnah
, jiwa merekaselalu istiqomah, dan hati mereka selalu dalam situasi
dawamuz zikri wad du’a
.
Kesembilan
, para hujjaj, sejak melaksanakan rangkaian ibadah jumrah,sampai akhir hayat, mende-klarasikan pemyataan perang terhadap syaithan.
Kesepuluh
, para hujjaj dengan ungkapan kalimat
talbiyyah
berikrardalam diri untuk selalu memenuhi panggilan Allah SWT, dengan caramelaksanakan segala perintah Allah serta menjauhi segala larangan-Nya.Mensyukuri nikmat Allah, mengagungkan Asma-nya, serta memelihara diridan sikap, prilaku dan perbuatan yang akan menyeret mereka ke dalam jurang kemusyrikan.“Aku datang memenuhi panggilan-Mu, ya Allah, aku datang memenuhipanggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagimu. Ya Allah aku penuhi panggilan-Mu.Segala puji dan kebesaran nikmat hanya milk-Mu semata. Segenap kerajaanpun milik-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu”.Dari rangkuman singkat manfaat haji ibadah haji bagi para hujjaj di atasdapat diambil benang merah kesimpulannya bahwa, demikianlah mungkinapa yang dikehendaki oleh Allah SWT terhadap hamba-hambanya yang telahmelaksanakan ibadah haji dengan mendapatkan predikat haji yang mabrurdan sisi Allah SWT, Allahu A’lam.Pada salah satu khazanah pemahaman klasik, ibadah haji itu
Leave a Comment