Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
67Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Probiotik Dan Prebiotik

Probiotik Dan Prebiotik

Ratings: (0)|Views: 2,719 |Likes:
Published by Taufik Abidin

More info:

Published by: Taufik Abidin on Dec 15, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/23/2013

pdf

text

original

 
1.
PENDAHULUAN
Istilah pangan fungsional pertama kali diperkenankan di Jepang sekita pertengahan tahun 1980 an dan mengacu pada pangan yang diproses dengan memilikikomposisi khusus yang mendukung fungsional sebagai tambahan terhadap gizi.Umumnya pangan fungsional dianggap sebagai bagian pangan yang memiliki fungsidiet, dan memiliki komponen biologi aktif yang berguna untuk meningkatkankesehatan atau mengurangi resiko penyakit. Pangan fungsional termasuk dalamkonsep pangan yang tidak hanya penting bagi kehidupan tetapi juga sebagai sumber mental dan fisik, mendukung pencegahan dan mengurangi faktor resiko sakit untuk  beberapa penyakit atau penambahan terhadap fungsi fisiologis tertentu. Produk susumerupakan produk pangan fungsional yang paling besar (Toma & Pokrotnieks, 2006).Pangan fungsional dan nutraceuticals mempunyai keterkaitan antara satudengan yang lainnya. Tetapi keduanya juga memiliki perbedaan walaupun tidak tergambar dengan jelas perbedaan tersebut. Umumnya pangan fungsionaldigambarkan sebagai produk yang serupa dengan makanan tradisional yangdikonsumsi untuk diet, seperti makanan ringan yang bergizi atau minuman berenergi.Sedangkan nutraceuticals digambarkan sebagai produk yang dijual dalam bentuk suplemen seperti pil atau bubuk dan sering juga diberitahukan aturan penggunaanya.Pangan atau bagian pangan memiliki keuntungan sebagai obat, untuk kesehatan, yangmeliputi pencegahan dan perawatan terhadap penyakit. Dengan adanya aplikasi penambahan probiotik dan prebiotik dalam produk pangan maka produk ini dapatdisebut sebagai pangan fungsional (Ilsakka, 2003).Pangan fungsional meliputi pangan konvensional yang berisi unsur bioaktif (seperti serat pangan), pangan yang diperkaya dengan unsur bioaktif (seperti probiotik dan antioksidan), dan komposisi pangan yang disintesa dikenal dengan pangantradisional (seperti prebiotik). Diantara komponen fungsional probiotik dan prebiotik,serat larut, asam lemak omega-3 polyunsaturated, konjugasi asam linoleat,antioksidan pada tanaman, vitamin dan mineral, beberapa protein, peptida, dan asamamino, seperti phospholipid sering disebut dengan pangan fungsional (Grajek et al.,2005).Kemudian dengan adanya motivasi dari rasa keingintahuan tentang pengkulturan, karakteristik dan pemahaman mengenai mekanisme patogenitas dari1
 
organisme ini. Beberapa negara melakukan penelitian mikroorganisme yang pada puncaknya menemukan terapi antimikrobia, vaksin dan imunisasi. Banyak mikroorganisme yang dipertimbangkan sebagai probiotik yang digunakan untuk memelihara produk pangan tradisional dengan cara fermentasi, dan keberadaanmakanan ini bermacam-macam angka mikroorganisme yang digunakannya, bersamaan dengan hasil akhir dari fermentasi produk dan metabolisme lainnya (Toole& Cooney, 2008).Probiotik secara umum didefinisikan sebagai tempat makanan suplemen yangmemberikan manfaat bagi induk hewan yang meningkatkan hubungan keseimbanganmikrobia dalam usus. Bakteri probiotik dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuhmelalui beberapa mekanisme molekular. Populasi bakteri pada saluran gastrointestinalmanusia yang mendasari ekosistem yang sangat kompleks. Kebanyakan dariorganisme ini yang memberi keuntungan (contohnya Bifidobacterium danLactobacillus), tetapi ada juga beberapa yang berbahaya (contohnya Salmonellaspesies, Helicobacter pylori, Clostridium perfringes). Prebiotik merupakan komposisi pangan yang tidak dapat dicerna. Ini meliputi inulin, fructo-oligosakarida (FOS),galactooligosakarida, dan laktosa. FOS secara alami terjadi pada karbohidrat yangtidak dapat dicerna oleh manusia. FOS ini juga mendukung pertumbuhan bakteriBifidobacteria. Secara umum proses pencernaan prebiotik memiliki karakteristik dengan adanya perubahan dari kepadatan populasi mikrobia (Çaglar et al., 2005).Probiotik merupakan suatu produk yang berisi turunan utama darimikroorganisme dengan angka yang cukup sehingga mempunyai kemampuan untuk mengubah angka dari pertumbuhan (formasi dari koloni) di dalam induknya yangmenyebabkan saluran utamanya menjadi higenis. Sedangkan prebiotik merupakankarbohidrat yang tidak mudah dicerna, banyak dari karbohidrat ini memiliki rantai pendek dari monosakarida yang disebut oligosakarida. Meskipun beberapaoligosakarida dapat menambah keuntungan dari pertumbuhan organisme dalam ususdan berperan sebagai tempat persaingan bagi bakteri patogen. Prebiotik oligosakaridaadalah fruktooligosakarida (FOS) dan mannanoligosakarida (MOS). FOS dapatditemukan secara alami pada sereal jagung dan bawang. MOS diperoleh dari dindingsel yeast (Saccharomyces cerevisiae) dan yang digunakan sebagai bagian darikontribusi makanan yang mempunyai kemampuan untuk memperbaiki dalam pencernaan yang mengarah pada pemilihan (merangsang 1 atau sedikit jumlahorganisme yang bermanfaat bagi tumbuhan) (Kassie et al., 2008). Fruktooligosakarida2
 
adalah rantai pendek-medium-panjang dari D fruktan. Rantai pendek dikenal sebagaioligofruktosa dan rantai medium-panjang dikenal sebagai inulin (Wahlqvist, 2002).Makanan probiotik adalah makanan yang berisi kultur mikroorganisme baik sebagai hasil dari fermentasi atau yang secara sengaja ditambahkan dengan tujuanuntuk memberikan keuntungan bagi inangnya seiring dengan meningkatnyakeseimbangan mikrobia intestinal. Probiotik berasal dari kultur bakteri yang bermanfaat bagi kesehatan usus, bakteri ini juga dapat mencegah bakteri berbahaya penyebab penyakit. Sedangkan prebiotik merupakan komponen yang tidak dapatdicerna yang memberi keuntungan bagi inangnya sehingga dapat mendorongrangsangan untuk pertumbuhan dan atau aktivitas dari satu atau jumlah koloni bakteriterbatas yang dapat meningkatkan kesehatan bagi inangnya. Dengan kata lain prebiotik sebagai nutrien bagi bakteri yang meliputi karbohidrat dan serat pangan(seperti laktosa dalam laktosa intoleran) yang melindungi penyerapan dalam usushalus, mencapai usus besar ketika sebagian besar bakteri berkembang (Wahlqvist,2002 ; Schrezenmeir & Vrese, 2001).Probiotik secara sederhana digambarkan oleh mikrobia yang memberikankeuntungan kesehatan bagi inangnya melalui efeknya dalam saluran intestinal.Definisi ini pada awalnya digunakan pada pemberian pangan produk hewan. Pada gizimanusia didefinisikan sebagai tempat mikrobia dalam komposisi pangan denganmemberi efek kesehatan. Prebiotik didefinisikan sebagai komponen pangan yangtidak dapat dicerna yang berhubungan dengan keuntungan inangnya yang mendorongke arah pertumbuhan dan atau aktivitas dari satu atau dalam jumlah terbatas dari bakteri dalam kolon. Modifikasi oleh komposisi prebiotik dari koloni mikroflora yangmengarah pada awal dominasi dari beberapa bakteri yang berperan untuk kesehatan(Roberfroid, 2000).2.
SUMBER PROBIOTIK DAN PREBIOTIK 
Dalam pembuatan kultur maka formulasinya direkomendasikan pada produk sebesar 106 bakteri probiotik per gram atau mililiter dari produk susu, tetapi melalui perhitungan terjadinya pada tiap tingkatan terutama pada akhir dari umur simpan.Probiotik dapat digambarkan dalam hal “probiotik kesehatan” (persiapan mikrobial)dan “probiotik lain” (pangan fungsional), probiotik disiapkan dalam bentuk produk dalam satu dari empat tahapan dasar yaitu:3

Activity (67)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Agus Larobu liked this
Maya Ramadhani liked this
Lilis Sulastri liked this
deee333 liked this
Restia Hidayanti liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->