Mengadakan perbaikan jalan-jalan untuk memudahkan pengangkutan hasil panen(pasar pikul).
Para pemanen mempersiapkan alat yang diperlukan seperti dodos untuk pohonyang masih rendah dan egrek / arit bergagang bambu panjang untuk pohon yangtinggi.
d. Cara panen
Cara panen yang dianjurkan adalah sebagai berikut :
Semua tandan yang telah matang harus dipanen.
Tandan buah dipotong dengan dodos atau egrek bergagang panjang.
Sebelum tandan dipotong, pelepah daun yang menyangga buah sebaiknya dipotonglebih dulu.
Bekas potongan pelepah harus melengkung menyerupai tapal kuda, yaitu miringkeluar.
Pemotongan tandan harus dekat pada pangkalnya.
Setiap tandan yang telah dipanen diberi tanda pada bekas potongannya yang berisiinitial pemanen dan tanggal panenan dilaksanakan.
Pelepah daun yang dipotong dari ppohonnya harus ditumpuk secara teratur padagawangan (ruangan kosong di antara barisan tanaman) dan ditelungkupkan.
e. Pengumpulan buah hasil panenan.
Tandan buah yang dipotong (dipanen) harus diletakkan di piringan, mengarah ke jalan pikul (pasar pikul).
Buah yang lepas (brondolan) di letakkan terpisah dari tandannya.
Tandan yang masih bergagang harus dipotong sedekat mungkin (mepet) dengantandannya. Tandan buah dikumpulkan di Tempat Pengumpulan Hasil (TPH) dandiatur berbaris 5 atau 10.
Buah-buah yang lepas ditumpuk / disatukan terpisah dari tandan. Buah yang lepasharus bersih dari kotoran (tanah, sampah dll.)2