Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
20Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Konsep Pemikiran Paulo Freire Dan ya Terhadap an Masyarakat

Konsep Pemikiran Paulo Freire Dan ya Terhadap an Masyarakat

Ratings: (0)|Views: 3,851|Likes:
Published by wetnesday

More info:

Published by: wetnesday on Dec 16, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/24/2013

pdf

text

original

 
konsep pemikiran paulo freire danrelevansinya terhadap perkembanganmasyarakat
clicksPosted July 30th, 2008 by lubiz911
Sosiologiabstraks:Skripsi ini akan menguraikan mengenai konsep pemikiran dari seorang tokoh orientalis yakniPaulo Freire serta penerapan teori-teorinya dalam kehidupan sosial. Rumusan masalah studi iniadalah: Bagaimana Relevansi Konsep Kesadaran Paulo Freire dengan Proses PengembanganMasyarakat.Adapun Tujuan dan Kegunaan Penelitian1. Tujuan PenelitianUntuk mengetahui bagaimana relevansi konsep kesadaran Paulo Freire terhadap proses pengembangan masyarakat.2. Kegunaan Penelitiana. Kegunaan Teoritis: Sebagai sumbangan pemikiran bagi pengembangan disiplin ilmu dalamPengembangan Masyarakat. b. Kegunaan Praktis: Sebagai bahan masukan bagi kalangan fasilitator dalam melakukan pengembangan masyarakat demi terciptanya masyarakat madani.di harapkan akan memberikan kontribusi kepada orang-orang yang bergelut dalam ilmu sosiologidan pengembangan masyarakat.BAB IPENDAHULUANA. Penegasan JudulUntuk menghindarkan salah paham dan salah tafsir terhadap maksud judul studi ini, yakniKonsep Kesadaran Paulo Freire dan Relevansinya Terhadap Pengembangan Masyarakat, makaterlebih dahulu perlu dijelaskan beberapa istilah yang terdapat di dalamnya. Dalam hal ini,istilah-istilah yang dijelaskan makna operasionalnya hanya istilah yang bersifat konseptual,yakni: Konsep Kesadaran, Relevansi dan Pengembangan Masyarakat.1. Konsep KesadaranMenurut Kamus Ilmiah Populer, kata konsep secara etimologi adalah ide umum, pemikiran,rancangan atau rencana dasar. Sedangkan dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia, kata konsepdiartikan dengan rancangan.Sedangkan kesadaran berakar dari kata sadar, menurut Kamus Ilmiah Populer kata sadar secaraetimologi dapat diartikan sebagai ingat akan dirinya atau merasa dan insaf. Sedangkan secaraterminologi kesadaran adalah keinsafan akan perbuatannya serta keadaan yang sedangdialaminya (realitas). Adapun Konsep Kesadaran yang dimaksud dalam studi ini adalahrancangan atau ide umum Paulo Freire mengenai kesadaran seseorang akan keadaan (realitas)serta perbuatannya.2. Relevansi
 
Dalam Kamus Bahasa Inggris, relevance mempunyai makna kaitan atau hubungan. Sementarayang dimaksud dengan relevansi dalam studi ini adalah hubungan atau kaitan ide umum/ pemikiran Paulo Freire mengenai kesadaran sesorang akan realitas dan perbuatannya terhadap proses pengembangan masyarakat.3. Pengembangan MasyarakatSecara etimologi, pengembangan adalah membina dan meningkatkan kualitas hidup. Sedangkanmasyarakat menurut Sidi Gazalba berasal dari Bahasa Arab; Syarikah, kata ini dalam BahasaIndonesia mengalami perubahan menjadi Serikat yang di dalamnya tersimpul unsur-unsur  pengertian, di antaranya “berhubungan dengan pembentukan suatu kelompok, golongan ataukumpulan”. Kata masyarakat hanya dipakai untuk menamakan pergaulan hidup, dalam BahasaInggris disebut social dan dalam Bahasa Arab disebut dengan Al-Mujtama’.Sementara secara terminologi, istilah pengembangan masyarakat dalam Kamus Bahasa Indonesiadiartikan sebagai usaha bersama yang dilakukan oleh penduduk atau masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya. Pengembangan masyarkat juga dapat diartikan sebagai sebuah proses penyadaran dan penggalian potensi lokal masyarakat dengan tujuan untuk memecahkan permasalahan mereka sehari-hari.Menurut Wuradji sebagaimana dikutip oleh Abdul Rahmat, pengembangan masyarakatmerupakan:Proses pembangunan kesadaran kritis yang dilakukan secara transformatif, partisifatif, sistematisdan berkisanambungan melalui pengorganisasian dan peningkatan kemampuan menangani berbagai persoalan dasar yang mereka hadapi untuk mengarah pada perubahan kondisi hidupyang semakin baik sesuai dengan cita-cita yang diharapkan.Jadi yang dimaksud dengan istilah pengembangan masyarakat dalam studi ini adalah: Proses penyadaran dan penggalian potensi lokal masyarakat yang dilakukan oleh seluruh komponenmasyarakat secara bersama-sama, dengan tujuan memenuhi kebutuhan serta mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh mereka.Dari penegasan istilah-istilah di atas, maka maksud dari keseluruhan judul studi ini (KonsepKesadaran Paulo Freire dan Relevansinya Terhadap Pengembangan Masyarakat) adalah sebuahkajian atas pemikiran Paulo Freire tentang kesadaran seseorang akan keadaan (realitas) yangsedang dialaminya, khususnya ketertindasan struktural dan kemiskinan, serta relevansinyaterhadap proses penyadaran dan penggalian potensi masyarakat yang dilakukan oleh seluruhkomponen masyarakat secara bersama-sama dengan tujuan memenuhi kebutuhan serta mencarisolusi atas permasalahan yang dihadapinya.B. Latar BelakangMasyarakat mengalami kemajuan dari masa ke masa. Perkembangan dan kemajuan tersebuttidak dapat dihindari lagi, karena sudah merupakan tuntutan zaman dan disebabkan oleh semakin pesat serta majunya ilmu pengetahuan dan teknologi yang diciptakan oleh manusia itu sendiri.Kemajuan tersebut ditandai dengan banyaknya teknologi (berupa alat komunikasi, informasi danlain sebagainya) yang telah di akses dan digunakan oleh masyarakat serta sudah menjadi suatukebutuhan primer dalam kehidupan masyarakat. Dan ditandai juga dengan maraknya pembangunan di segala lini kehidupan manusia.Kemajuan zaman yang diekspresikan melalui ilmu pengetahuan, teknologi, budaya, modernisasidan maraknya pembangunan ini, disatu sisi hanyalah memberikan kontribusi kesejahteraan padasebagian kecil penduduk dunia. Sementara itu, kejayaan sebagian kecil manusia dibelahan duniaini seringkali menelan dan mengorbankan sebagian besar manusia lainnya kelembah kemiskinan(terutama kalangan komunitas petani, buruh, nelayan dan usaha kecil seperti Pedagang KakiLima). Sebagai contoh, berdirinya sebuah Mall atau Super Market mengakibatkan
 
termarginalnya para Pedagang Kaki Lima, begitu juga dengan dikeluarkannya kebijakan pemerintah tentang penginforan beras mengakibatkan turunnya harga beras dan merugikan para petani, yang mayoritas menjadi usaha penduduk Indonesia. Masalah-masalah di atas merupakan permasalahan sosial yang mesti dicari akar permasalahnya serta dicari solusi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut. Selain itu, komersialisasi pendidikan dan ketidakjelasan subsidi dari Negara untuk pendidikan merupakan merupakan masalah sosial yang dialami masyarakatkhususnya bagi kaum miskin. Implikasi dari komersialisasi pendidikan adalah mahalnya biaya pendidikan sehingga menyebabkan orang-orang miskin tidak dapat menyekolahkan anaknya disekolah yang bagus dan bermutu. Dan lebih parah lagi, pendidikan tidak berorientasi pada proses penyikapan terhadap masalah-masalah sosial, akan tetapi lebih mengarah kepada pentrasferanilmu dan teori-teori. Pendidkan tidak mengarah dan mengajarkan murid-muridnya akankesadaran dari ketertindasan akan tetapi lebih mengarah kepada pembodohan dan pelanggenganterhadap penindasan yang dilakukan oleh struktural. Pendidikan adalah sebuah ikhtiar yang bisamenyadarkan seseorang dari ketertindasan dan ketidakadilan baik yang dilakukan oleh strukturalmaupun yang dilakukan oleh kultural.Kalau kita cermati lebih mendalam, permasalahan sosial yang terjadi dalam kehidupanmasyarakat bukanlah semata-mata disebabkan oleh adanya penyimpangan perilaku atau masalahkepribadian (masalah personal/ individual), melainkan juga akibat masalah struktural, kebijakanyang keliru, tidak konsistennya implementasi kebijakan dan partisipasi serta kesadaranmasyarakat yang kurang. Kondisi seperti ini, mendorong masyarakat berada dalam situasistruktural yang tidak bebas untuk berkreasi dan mengekspresikan aspirasi dan pikiran/ ide dalamkehidupannya serta mengakibatkan masyarakat dalam kondisi tidak berdaya (powerless). Sepertimasalah kemiskinan dan komersialisasi pendidikan di atas, yang lahir tidak hanya disebabkanoleh masalah individual, seperti orang-orang miskin yang bodoh, malas, tidak punya etos kerjayang tinggi, tidak memiliki global skill, atau pemahaman tentang kemiskinan sebagai nasib(culture of poverty atau budaya kemiskinan). Namun pada aspek lain, kemiskinan dankomersialisasi pendidikan itu ada karena kesalahan kebijakan struktural yang melanggengkanatau bahkan kemiskinan dan komersialisasi pendidikan itu memang diciptakan dandilanggengkan oleh struktur yang memihak pada penguasa misalnya, karena tujuan politik,ekonomi atau untuk meligitimasikan kekuasaannya agar mudah untuk menindas orang yang berada di bawah kekuasaannya..Bagaimana mengatasi kemiskinan dan masalah sosial lainnya serta bagaimana strategi yang akandigunakan dalam proses perubahan? Tergantung ideologi apa yang dipakai. Akan tetapi, yangterpenting adalah bagaimana masyarakat dapat melakukan perubahan sosial lewat aksi kolektif, pengembangan masyarakat (community development), serta melakukan aksi bersama dalamwujud gerakan sosial (social movement) sampai pada aksi revolusi (revolution), sehinggamasyarakat mampu keluar dari permasalahan sosial yang menghimpit mereka.Pengembangan masyarakat adalah sebuah ikhtiyar praksis untuk mengarahkan masyarakatkepada kemandirian, sehingga mereka mampu menganalisa sendiri isu-isu sosial serta dapatmenemukan solusi atas permasalahan mereka. Pengembangan masyarakat (communitydevelopment) sebagai satu contoh aksi sosial dalam menyelesaikan problem sosial dan memberi perhatian yang besar pada perubahan masyarakat, yakni perubahan menuju kearah yang lebih baik. Perubahan tersebut dimulai dari tingkat personal masyarakat, sampai pada level sosialmelalui perubahan institusi sosial yang ada dalam masyarakat. Pada tingkat personal masyarakat,dibutuhkan kesadaran dari diri masyarakat, karena tanpa kesadaran perubahan dalam masyarakattidak akan tercapai. Untuk itu sangat diperlukan perubahan pada tingkat personal masyarakat,demi tercapainya kesejahteraan di masyarakat.Banyak tokoh yang mempelopori perubahan di dalam masyarakat, baik dari segi pemikiran (ide)

Activity (20)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Cannez Venetici liked this
Al Mutta Qien liked this
Ika Nurhasanah liked this
Vonnicia Kiang liked this
Susalti Nur liked this
Ima Warna liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->