Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
25Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengaruh Hari Perdagangan Terhadap Return Saham

Pengaruh Hari Perdagangan Terhadap Return Saham

Ratings: (0)|Views: 1,233 |Likes:
Published by spartaboy
analsis pengaruh hari perdagangan terhadap return harga saham
analsis pengaruh hari perdagangan terhadap return harga saham

More info:

Published by: spartaboy on Dec 17, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/11/2013

pdf

text

original

 
 Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi - Universitas Kristen Petrahttp://www.petra.ac.id/~puslit/journals/dir.php?DepartmentID=AKU 
 
Studi Tentang Pengaruh Hari PerdaganganTerhadap
 Return
Saham pada BEJ
Rr. Iramani, Ansyori Mahdi
Staf Pengajar Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi PERBANAS, SurabayaEmail: Irma_Subagyo@yahoo.com; Mahdie_Aja@plasa.com
 ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh hari perdagangan dan
Monday Effect
 di Bursa Efek Jakarta. Sampel dipilih dengan menggunakan
 Purposive Sampling 
. Sampel terdiri dari38 saham yang masuk dalam LQ45 selama Januari-Desember 2005. Metode Statistik yang digunakanuntuk menguji hipotesis meliputi ANOVA, Uji Satu Rata-rata dan Uji Dua Rata-rata Sampel Bebas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi
day of the week effect
serta fenomena
week four effect
,namun penelitian tidak berhasil membuktikan adanya
Rogalski effect
di BEJ.
Kata kunci:
stock return, monday effect, week four effect, rogalski effect
 ABSTRACT 
The purpose of this research is to examine the day of the week effect on the stock return and MondayEffect Test in the Jakarta Stock Exchange. The sample is selected using Purposive Sampling Technique.The sample consist are thirty eight active stock in the LQ-45 Index during January trough December2005. The statistic methods which are used to test hypotheses are ANOVA, One Sample t-test andindependent sample t-test. The results show that there is a day of the week effect in the JSX. Furthermore,week four effect phenomenon exist but Rogalski effect doesn’t exist in the JSX.
 Keywords:
stock return, monday effect, week four effect, rogalski effect.
PENDAHULUAN
 Perdebatan tentang pasar yang efisien masihsering terjadi sampai saat ini. Disatu sisi terdapatbanyak penelitian memberikan bukti empiris yangmendukung konsep pasar yang efisien. Namundisisi lain muncul sejumlah penelitian yangmenyatakan adanya anomali pasar, yang merupa-kan penyimpangan terhadap hipotesis pasar yangefisien. Anomaly pasar tersebut antara lain
low P/E ratio, January effect, size effect,
serta
day of the week effect.
Banyak penelitian yang mengungkapkan ada-nya fenomena
day of the week effect
diberbagainegara. Salah satu penelitian untuk mengungkap-kan fenomena hari-hari perdagangan adalahpenelitian yang dilakukan oleh Condoyani et al.yang menemukan bahwa terjadi
Monday effect
dan
weekend effect
pada beberapa negara diantaranyanegara Amerika Serikat, Inggris, Perancis danKanada. (Wang,Li dan Erickson 1997)Beberapa penelitian tentang
day of the weekeffect
di Bursa Efek Jakarta menunjukkan hasilyang sangat bervariasi. Dalam Kamaludin (2004), Algifari menemukan adanya fenomena
day of theweek effect
pada Bursa Efek Jakarta. Suwarnimembuktikan bahwa tidak ditemukan adanya
dayof the week effect
pada return IHSG di Bursa EfekJakarta. Wong dan Yuanto berhasil mengidentifi-kasi adanya
Tuesday effect
dan
weekend effect
padaBursa Efek Jakarta sedang Kamaludin sendirimenemukan adanya
day of the effect
pada BursaEfek Jakarta, dimana return terendah terjadi padahari Senin dan return tertinggi terjadi pada hariJum’at. Cahyaningdyah (2005) berhasil menemu-kan
day of the week effect
pada Bursa EfekJakarta, dimana return terendah terjadi pada hariSenin (
Monday effect
) dan return tertinggi terjadipada hari Jum’at (
weekend effect
). Penelitian yangdilakukan oleh Sun dan Tong (2002) menemukanadanya fenomena bahwa
day of the week effect
 secara signifikan terjadi pada minggu keempatsaja. Penelitian ini sekaligus menguatkan peneli-tian sebelumnya yang dilakukan oleh Wang danErickson (1997) menemukan adanya fenomena
day of the week effect
pada minggu keempat.Selanjutnya, Rogalski (1984) dalam Cahyaningd-yah (2005) menemukan bahwa ada hubunganantara
day of the week effect
dengan
Januaryeffect.
Hasil temuannya menunjukkan bahwa rata-rata return Senin dalam bulan Januari adalahpositif sementara return Senin pada bulan selainJanuari adalah negatif. Hal ini memberikan buktiempiris bahwa fenomena
Monday effect
meng-
63
 
JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN, VOL. 8, NO. 2, NOPEMBER 2006: 63-70 
 Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi - Universitas Kristen Petrahttp://www.petra.ac.id/~puslit/journals/dir.php?DepartmentID=AKU 
 
64
hilang pada bulan Januari. Fenomena ini selanjut-nya disebut sebagai
Rogalski effect.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji penga-ruh hari perdagangan terhadap return sahamserta fenomena-fenomena yang berkaitan dengan
day of the week effect
, yakni
Monday effect, week four effect
dan
Rogalski effect.
THE DAY OF THE WEEK EFFECT ANDMONDAY EFFECT
 
The day of the week effect
merupakan perbeda-an return antara hari Senin dengan hari-harilainnya dalam seminggu secara signifikan (Damo-daran 1996). Biasanya return yang signifikannegatif terjadi pada hari Senin, sedangkan returnpositif terjadi pada hari-hari lainnya.Pengaruh hari perdagangan terhadap returnsaham merupakan fenomena yang menarik untukdiperhatikan. Fenomena ini merupakan bagiandari anomali teori pasar efisien. Pada teori pasarefisien menyatakan bahwa return saham tidakberbeda pada setiap hari perdagangan. Namunfenomena
day of the week effect
, menyatakanbahwa terdapat perbedaan return untuk masing-masing hari perdagangan dalam satu minggu.Dimana pada hari Senin cenderung menghasilkanreturn yang negatif.
Monday Effect
adalah salah satu bagian dari
day of the week effect
. Fenomena
Monday Effect
 menyatakan bahwa return pada hari Senincenderung menghasilkan return yang negatif,sedangkan return positif terjadi pada hari-hariselain Senin.Kamaludin menemukan adanya
day of theeffect
pada Bursa Efek Jakarta untuk periode1999-2003, dimana return terrendah terjadi padahari Senin dan return tertinggi terjadi pada hariJum’at (Kamaludin 2004). Cahyaningdyah jugaberhasil menemukan
day of the week effect
padaBursa Efek Jakarta untuk periode 2001-2003,dimana return terendah terjadi pada hari Senin(
Monday effect
) dan return tertinggi terjadi padahari Jum’at (
weekend effect
). Condoyani et al.menemukan bahwa terjadi
Monday effect
dan
weekend effect
pada beberapa negara diantaranyanegara Amerika Serikat, Inggris, Perancis danKanada (Cahyaningdyah 2005). Pada beberapapasar modal terdapat kecenderungan returnterendah terjadi pada hari Senin kemudian returnmeningkat pada hari-hari lainnya. Bukti emprislain membuktikan bahwa terjadi suatu polaaktivitas perdagangan harian di NYSE yangdilakukan oleh investor individual, dimana diper-oleh hasil bahwa
return
saham pada hari Senincenderung negatif dibanding hari perdaganganyang lain (Lakonishock dan Maberly 1990).Berdasarkan kajian teori dan penelitian terda-hulu, maka dapat dirumuskan hipotesis pertamadalam penelitian ini:
H1:
Diduga terjadi
the day of the week effect
dan
Monday effect
di Bursa Efek Jakarta.
  WEEK FOUR EFFECT
 
Week-four Effect
merupakan suatu fenomenayang mengungkapkan bahwa
Monday Effect
 hanya terjadi pada minggu keempat untuk setiapbulannya. Sedangkan return hari Senin padaminggu pertama sampai minggu ketiga dianggaptidak signifikan negatif atau sama dengan nol.Sejumlah studi yang menghasilkan buktiempiris telah dilakukan untuk menguangkapadanya return negatif pada perdagangan hariSenin. Lakonishok dan Maberly menemukanbahwa investor institusional melakukan sedikittransaksi pada hari Senin dibanding investorindividual yang lebih banyak transaksi (Lakoni-shok dan Maberly 1990)Fenomena
Week-four Effect
ini berhasil diung-kap oleh Wang,Li dan Erickson. Dalam penelitiantersebut ditemukan bahwa
Monday Effect
signifi-kan terjadi pada minggu keempat dalam setiapbulan, sedangkan return Senin minggu pertamasampai ketiga secara statistik tidak berbedadengan nol (Wang,Li dan Erickson, 1997). Hal iniberarti bahwa return hari Senin negatif yangterbesar terjadi pada minggu keempat. Penelitiantersebut dilakukan terhadap indeks return saham(NYSE-AMEX, S&P composite index, serta Nas-daq dengan periode penelitian 1962-1993. Abraham dan Ikenberry menemukan bahwakeseluruhan rata-rata return Senin adalah negatif dan secara substansial merupakan konsekuensidari informasi yang diumumkan pada sesiperdagangan sebelumnya. Tekanan penjualan dariinvestor individu pada hari Senin secara sub-stansial lebih tinggi jika didahului oleh returnnegatif yang terjadi pada hari Jum’at. Hal inimenunjukkan bahwa ada korelasi antara returnhari Jum’at dan Senin (Abraham dan Ikenberry1994).Penelitian selanjutnya dilakukan oleh Sundan Tong menguatkan hasil penelitian Wang, Lidan Erickson. Pada penelitian ini digunakanCRSP
value weigted return
dan ditemukan bahwareturn hari Senin negatif terkonsentrasi padaminggu keempat yaitu antara tanggal 18 s/d 26setiap bulannya (Sun dan Tong 2002). Hal iniberkaitan dengan tuntutan likuiditas investorindividu. Hal ini disebut dengan fenomena
week- four effect
.
 
 Iramani
:
Studi Tentang Pengaruh Hari Perdagangan
 
 Jurusan Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi - Universitas Kristen Petrahttp://www.petra.ac.id/~puslit/journals/dir.php?DepartmentID=AKU 
 
65
Berdasarkan kajian teori dan penelitian ter-dahulu, maka dapat dirumuskan hipotesis keduadalam penelitian ini:
H2:
Diduga terjadi
week four effect
di Bursa EfekJakarta
 ROGALSKI EFFECT
 
Rogalski Effect
merupakan suatu fenomenayang ditemukan oleh seorang peneliti bernamaRogalski pada tahun 1984. Dalam penelitiannya,Rogalski (1984) dalam Cahyaningdyah (2005)menemukan adanya hubungan yang menarikantara fenomena
 Day of the Week Effect
dengan
January Effect
, dimana ditemukan bahwa rata-rata return negatif pada hari Senin, menghilangpada bulan Januari. Hal ini disebabkan adanya
January Effect
, yaitu adanya kecenderunganreturn yang lebih tinggi pada bulan Januaridibandingkan dengan bulan-bulan yang lainnya.
Rogalski Effect
bisa diartikan sebagai suatufenomena dimana return negatif yang biasa terjadipada hari Senin (
Monday Effect
) menghilang padabulan tertentu. Hal ini disebabkan adanya kecen-derungan return yang lebih tinggi pada bulantersebut dibandingkan dengan bulan-bulan yanglainnya.Dipasar modal Amerika dikatakan bahwareturn pada bulan Januari lebih tinggi daripadareturn pada bulan lainnya, sehingga fenomenatersebut dikatakan sebagai
January Effect
.Banyak penelitian yang telah dilakukan di Indo-nesia untuk menyingkap fenomena
January Effect
,akan tetapi para peneliti tidak menemukanadanya fenomena
January Effect
pada Bursa EfekJakarta.Beberapa penelitian yang dilakukan padaBursa Efek Jakarta menyimpulkan bahwa returnpada bulan April lebih tinggi dibandingkan denganbulan lainnya atau lebih dikenal dengan sebutan
 April Effect
. Hal ini disebabkan oleh ketentuanyang ditetapkan oleh Badan Pengawas PasarModal No.80/PM/1996, yang menyatakan bahwalaporan tahunan harus disertai dengan laporanakuntan dengan pendapat yang lazim dandisampaikan kepada Bapepam 120 hari setelahtanggal tahun tutup buku perusahaan. Hal iniberarti bahwa laporan keuangan maksimumdisampaikan pada bulan April (Hendi danDarmadji 2001). Oleh karena itu sebelum bulan April dan pada awal bulan April banyakperusahaan yang menyampaikan laporan keuang-an tahunan (Usman dan Riphat 1997). Denganadanya praktik manajemen laba yang dilakukanoleh perusahaan terhadap laporan keuangannya,menyebabkan sentimen positif bagi perusahaankarena pasar menganggap kinerja perusahaandalam keadaan yang cukup baik dan memilikiprospek yang baik untuk masa depan. Sehinggareturn pada bulan April lebih tinggi dari bulan-bulan lainnya.Berdasarkan kajian teori dan penelitian ter-dahulu, maka dapat dirumuskan hipotesis ketigadalam penelitian ini:
H3:
Diduga terjadi
Rogalski Effect
di Bursa EfekJakarta
 METODE PENELITIAN
Data yang digunakan dalam penelitian iniadalah data sekunder, diperoleh dari informasiyang tersedia di Bursa Efek Jakarta. Adapun datayang dikumpulkan berupa data IHSI penutupanharian dari 38 saham dari perusahaan sampelyang masuk dalam LQ 45 selama periode Januari– Desember 2005. Hal ini dilakukan untuk meng-hindari bias yang dapat ditimbulkan oleh sahamtidur yang ada di BEJ. Variabel yang dianalisis dalam penelitian iniadalah Return Aktual, yaitu return realisasi yangdiperoleh sebagai hasil dari suatu investasi, di-mana pengukurannya ditentukan dengan perhi-tungan sebagai berikut : (Jogiyanto H.M 2000).
11
=
 IHSI  IHSI  IHSI  R
 Pengujian Hipotesis 1. Untuk menguji hipotesispertama yaitu bahwa terjadi pengaruh hariperdagangan terhadap return saham, digunakanuji
 Analysis of Variance
, dengan hipotesis statistik:(Watson, et al, 1996)H0 :
µ
Sn
=
µ
Sl
=
µ
Rb
=
µ
Km
=
 
µ
Jm
H1 :
µ
Sn
 
µ
Sl
 
µ
Rb
 
µ
4Km
 
µ
Jm
Jika F
ratio
 
F
0.05,df1,df2
atau Sign
>
0.05, maka H0tidak dapat ditolakJika F
ratio
 
>
F
0.05,df1,df2
atau Sign
<
0.05, maka H0ditolakPengujian Hipotesis 2. Untuk menguji hipotesisyang kedua, yakni bahwa terjadi
week-four effect
 pada Bursa Efek Jakarta, maka digunakan
onesample t
test
dengan satu sisi kiri, dimanaperumusan hipotesis statistiknya:H0 :
µ
Senin-akhir
 
0H1 :
µ
Senin-akhir
< 0Jika t
hitung
 
-t
0.05;df 
, maka H0 tidak dapat ditolakJika t
hitung
 
<
-t
0.05;df 
, maka H0 ditolakPengujian Hipotesis 3. Untuk menguji hipotesisyang ketiga, yakni bahwa terjadi
Rogalski effect
 pada Bursa Efek Jakarta, maka dilakukan pengu-

Activity (25)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
wfransisca_1 liked this
Indra Je'es added this note
ini apa ini??
Rafael Marvin liked this
Izt Archie liked this
Iva Kartika liked this
shanz25bri liked this
alx-xndr-1645 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->