Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
71Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
kerusakan terumbu karang

kerusakan terumbu karang

Ratings: (0)|Views: 7,432 |Likes:
Published by Mustofa Yusuf

More info:

Published by: Mustofa Yusuf on Dec 18, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/10/2013

pdf

text

original

 
Pentingnya Terumbu Karang
Terumbu Karang merupakan salah satu komponen utama sumber daya pesisir dan laututama. Terumbu karang merupakan kumpulan fauna laut yang berkumpul menjadisatu membentuk terumbu. Struktur tubuh karang banyak terdiri atas kalsium dankarbon. Hewan ini hidup dengan memakan berbagai mikroorganisme yang hidup melayangdi kolom perairan laut.Terumbu karang adalah struktur hidup yang terbesar dantertua di dunia. Untuk sampai ke kondisi yang sekarang, terumbu karangmembutuhkan waktu berjuta tahun. Tergantung dari jenis, dan kondisi perairannya,terumbu karang umumnya hanya tumbuh beberapa milimeter saja per tahunnya. Yangada di perairan Indonesia saja saat ini paling tidak mulai terbentuk sejak 450 jutatahun silam. Terumbu Karang menjadi rumah bagi ribuan spesies makhluk hidup.Jika rumahnya saja dalam kondisi tidak baik atau bahkan hancur, bisadibayangkan berapa banyak makhluk hidup yang terancam punah.
1
 
Jenis-Jenis Terumbu Karang
1. Terumbu karang tepi ( fringing reefs)
Terumbu karang tepi atau karang penerus berkembang di mayoritas pesisirpantai dari pulau-pulau besar. Perkembangannya bisa mencapai kedalaman 40 meterdengan pertumbuhan ke atas dan ke arah luar menuju laut lepas. Dalam prosesperkembangannya, terumbu ini berbentuk melingkar yang ditandai dengan adanyabentukan ban atau bagian endapan karang mati yang mengelilingi pulau. Padapantai yang curam, pertumbuhan terumbu jelas mengarah secara vertikal. Contoh:Bunaken (Sulawesi), Pulau Panaitan (Banten), Nusa Dua (Bali).
2. Terumbu karang penghalang ( barrier reefs )
Terumbu karang ini terletak pada jarak yang relatif jauh dari pulau, sekitar 0.52 kmke arah laut lepas dengan dibatasi oleh perairan berkedalaman hingga 75 meter.Terkadang membentuklagoon(kolom air) atau celah perairan yang lebarnya mencapai puluhan kilometer. Umumnyakarang penghalang tumbuh di sekitar pulau sangat besar atau benua dan membentukgugusan pulau karang yang terputus-putus. Contoh: Batuan Tengah (Bintan,Kepulauan Riau), Spermonde (Sulawesi Selatan), Kepulauan Banggai (Sulawesi Tengah).
3. Terumbu karang cincin ( atolls )
Terumbu karang yang berbentuk cincin yang mengelilingi batas dari pulau-pulauvulkanik yang tenggelam sehingga tidak terdapat perbatasan dengan daratan.Menurut Darwin, terumbu karang cincin merupakan proses lanjutan dari terumbukarang penghalang, dengan kedalaman rata-rata 45 meter. Contoh: Taka BoneRate (Sulawesi), Maratua (Kalimantan Selatan), Pulau Dana (NTT), Mapia (Papua).
4
. Terumbu karang datar/Gosong terumbu ( patch reefs )
 
Gosong terumbu (patch reefs), terkadang disebut juga sebagai pulau datar(flat island). Terumbu ini tumbuh dari bawah ke atas sampai ke permukaan dan,dalam kurun waktu geologis, membantu pembentukan pulau datar. Umumnya pulau iniakan berkembang secara horizontal atau vertikal dengan kedalaman relatif dangkal.Contoh: Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Kepulauan Ujung Batu (Aceh)
2
 
Kondisi Yang Baik Bagi Terumbu Karang
Terumbu karang dapat tumbuh dengan baik di perairan laut dengan suhu 21°-29°C. Masih dapat tumbuh pada suhu diatas dan dibawah kisaran suhu tersebut, tetapipertumbuhannya akan sangat lambat. Karena itulah terumbu karang banyakditemukan di perairan tropis seperti Indonesia dan juga di daerah sub tropis yangdilewari aliran arus hangat dari daerah tropis seperti Florida, Amerika Serikat danbagian selatan Jepang.Karang membutuhkan perairan dangkal dan bersih yangdapat ditembus cahaya matahari yang digunakan oleh zooxanthellae untukberfotosintesis. Pertumbuhan karang pembentuk terumbu pada kedalaman 18 - 29 m sangatlambat tetapi masih ditemukan hingga kedalaman lebih dari 90 m.Karangmemerlukan salinitas yang tinggi untuk tumbuh, oleh karena itu, di sekitar mulutsungai atau pantai atau sekitar pemukiman penduduk akan lambat karena karangmembutuhkan perairan yang kadar garamnya sesuai untuk hidup.
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->