Diposkan oleh seta basri at 22 Februari 2009
D
alam mempelajari ilmu politik kita kerap ‘dipusingkan’ oleh berbagai macam istilahyang satu sama lain saling berbeda. Peristilahan yang seringkali ditemukan tersebutmisalnya monarki, tirani, aristokrasi, oligarki, demokrasi, mobokrasi, federasi, kesatuan,konfederasi, presidensil, dan parlementer. Bagaimana kita harus mengkategorikanmasing-masing istilah tersebut?Apa beda antara monarki dengan parlementer? Sama atau berbedakah pengertian antaratirani dengan monarki? Dalam konteks apa kita berbicara mengenai presidensil atauoligarki? ‘Pemusingan’ ini merupakan awal dari proses belajar, dan jangan kita surut,melainkan terus maju dengan membaca.Jika kita berbicara mengenai monarki, tirani, aristokrasi, oligarki, demokrasi, danmobokrasi, berarti kita tengah berbicara mengenai jenis-jenis kekuasaan. Jika kita berbicara mengenai federasi, kesatuan, dan konfederasi, berarti kita tengah berbicaramengenai bentuk-bentuk negara. Jika kita berbicara mengenai presidensil dan parlementer berarti kita tengah berbicara mengenai bentuk-bentuk pemerintahan.Jika kita berbicara mengenai jenis kekuasaan, berarti kita tengah berbicara mengenaiapakah kekuasaan itu dipegang oleh satu tangan (mono), beberapa tangan atau orang(few), ataukah banyak tangan atau orang (many). Definisi kekuasaan adalah kemampuanseseorang atau sekelompok orang untuk mempengaruhi pihak lain agar mereka menurutikeinginan atau maksud si pemberi pengaruh. Dalam hal ini, pihak pemberi pengaruhdapat berwujud mono, few, atau many.Jika kita berbicara mengenai bentuk negara, berarti kita tengah membicarakan bagaimanasifat atau hubungan antara kekuasaan pusat saat berhadapan dengan daerah. Hubunganseperti ini disebut pula sebagai hubungan vertikal, artinya ‘pusat’ diasumsikan berada diatas ‘daerah’, dalam mana keberadaan pusat di ‘atas’ tersebut berbeda derajatnya baik dinegara kesatuan, federasi, atau konfederasi.Akhirnya, jika kita berbicara mengenai bentuk pemerintahan, berarti kita tengah berbicara mengenai kekuasaan dalam arti horizontal, khususnya seputar hubungan antaralegislatif dengan eksekutif. Legislatif dan eksekutif, dalam doktrin Trias Politika adalahsetara, yang satu tidak lebih berkuasa atau lebih tinggi posisinya ketimbang yang lain.Dalam hubungan horizontal inilah kita akan menemui pembicaraan mengenai presidensilatau parlementer.
A. Jenis-Jenis Kekuasaan1. Monarki dan Tirani
Monarki berasal dari kata ‘monarch’ yang berarti raja, yaitu jenis kekuasaan politik di