Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
35Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Permendagri No 24 Tahun 2009 Ttg Pedoman Cara Perhitungan Bantuan Kauangan Parpol Dlm APBD Ok

Permendagri No 24 Tahun 2009 Ttg Pedoman Cara Perhitungan Bantuan Kauangan Parpol Dlm APBD Ok

Ratings: (0)|Views: 9,026 |Likes:
Published by H. Masrip Sarumpaet

More info:

Categories:Business/Law
Published by: H. Masrip Sarumpaet on Dec 20, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/10/2013

pdf

text

original

 
PERATURANMENTERI DALAM NEGERINOMOR24 TAHUN2009TENTANGPEDOMAN TATA CARA PENGHITUNGAN, PENGANGGARAN DALAM APBD,PENGAJUAN, PENYALURAN, DAN LAPORAN PERTANGGUNGJAWABANPENGGUNAAN BANTUAN KEUANGAN PARTAI POLITIKDENGAN RAHMAT TUHAN YANGMAHAESAMENTERIDALAM NEGERI,
Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 18 Peraturan Pemerintah Nomor 5Tahun 2009 tentang Bantuan Keuangan kepada Partai Politik, perlumenetapkan Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Pedoman Tata CaraPenghitungan, Penganggaran dalam APBD, Pengajuan, Penyaluran, danLaporan Pertanggungjawaban Penggunaan Bantuan Keuangan Partai Politik;Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 124, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telahdiubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4844);2. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 2, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 4801);3. Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2009 tentang Bantuan Keuangankepada Partai Politik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009Nomor 18, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4972);
MEMUTUSKAN:
Menetapkan
: PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI TENTANG PEDOMAN TATACARA PENGHITUNGAN, PENGANGGARAN DALAM APBD,PENGAJUAN, PENYALURAN, DAN LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN PENGGUNAAN BANTUAN KEUANGAN PARTAI POLITIK.BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1
Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan :1. Partai Politik adalah organisasi yang bersifat nasional dan dibentuk oleh sekelompokwarga negara Indonesia secara sukarela atas dasar kesamaan kehendak dan cita-citauntuk memperjuangkan dan membela kepentingan politik anggota, masyarakat, bangsadan negara, serta memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesiaberdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun1945.2. Bantuan keuangan adalah bantuan keuangan yang bersumber dari Anggaran
 
http://www.depdagri.go.id/konten.php?nama=ProdukHukum&op=detail_hukum&id=2241
Koleksi Pribadi Hj. Nur Arifah, SKMKetua DPC Partai Bulan Bintang Kota Sibolga
- 2 -
Pendapatan dan Belanja Negara/Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yangdiberikan secara proporsional kepada partai politik yang mendapatkan kursi di DewanPerwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan PerwakilanRakyat Daerah Kabupaten/Kota yang penghitungannya berdasarkan jumlah perolehansuara.3. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, selanjutnya disingkat APBN, adalah rencanakeuangan tahunan pemerintahan negara yang disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat.4. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, selanjutnya disingkat APBD adalah rencanakeuangan tahunan pemerintahan daerah yang ditetapkan dengan peraturan daerah.5. Dewan Perwakilan Rakyat, selanjutnya disingkat DPR adalah Dewan Perwakilan Rakyatsebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun1945.6. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah provinsi selanjutnya disebut DPRD provinsi adalahlembaga perwakilan rakyat daerah provinsi sebagai unsur penyelenggara pemerintahdaerah provinsi.7. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten/kota selanjutnya disebut DPRD kabupaten/ kota adalah lembaga perwakilan rakyat daerah sebagai unsur penyelenggara pemerintahdaerah kabupaten/kota.8. Dewan Pimpinan Pusat Partai Politik yang selanjutnya disingkat DPP adalah penguruspartai politik di tingkat Nasional yang ditetapkan berdasarkan hasil keputusan Munas/ Kongres/Muktamar atau sebutan yang sejenis yang telah terdaftar di Departemen Hukumdan Hak Asasi Manusia.9. Dewan Pimpinan Daerah Partai Politik yang selanjutnya disingkat DPD atau sebutanlainnya adalah pengurus partai politik di tingkat provinsi yang ditetapkan berdasarkanhasil keputusan Musyawarah Daerah atau sebutan lainnya yang ditetapkan oleh DewanPimpinan Pusat Partai Politik.10.Dewan Pimpinan Cabang Partai Politik yang selanjutnya disingkat DPC atau sebutanlainnya adalah pengurus partai politik di tingkat Kabupaten/Kota yang ditetapkanberdasarkan hasil keputusan Musyawarah Cabang atau sebutan lainnya yang ditetapkanoleh Dewan Pimpinan Daerah Partai Politik.
BAB IIPENGHITUNGAN BANTUAN KEUANGANPasal 2
(1) Bantuan keuangan kepada Partai Politik dari APBN/APBD diberikan oleh Pemerintah/ pemerintah daerah setiap tahunnya.(2) Partai Politik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah Partai Politik yangmendapatkan kursi di DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota.(3) Bantuan keuangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan secara proporsionalyang penghitungannya berdasarkan jumlah perolehan suara.
Pasal 3
(1) Bantuan keuangan yang bersumber dari APBN diberikan kepada Partai Politik di tingkatpusat bagi yang mendapat kursi di DPR.(2) Bantuan keuangan yang bersumber dari APBD provinsi diberikan kepada Partai Politik ditingkat provinsi bagi yang mendapat kursi di DPRD provinsi.(3) Bantuan keuangan yang bersumber dari APBD kabupaten/kota diberikan kepada partaipolitik di kabupaten/kota bagi yang mendapat kursi di DPRD kabupaten/kota.
 
http://www.depdagri.go.id/konten.php?nama=ProdukHukum&op=detail_hukum&id=2241
Koleksi Pribadi Hj. Nur Arifah, SKMKetua DPC Partai Bulan Bintang Kota Sibolga
- 3 -
Pasal 4
(1)Besarnya bantuan keuangan yang diberikan kepada partai politik sebagaimana dimaksuddalam Pasal 3 penghitungannya berdasarkan pada jumlah perolehan suara hasil PemiluDPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota.(2)Jumlah perolehan suara hasil Pemilu DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kotasebagaimana dimaksud pada ayat (1) didasarkan pada hasil penghitungan suara secaranasional yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum.
Pasal 5
Tata cara penghitungan bantuan keuangan kepada partai politik dari APBN sebagaimanadimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) dan Pasal 4 ayat (1) sebagai berikut:a. besarnya nilai bantuan persuara untuk partai politik yang mendapatkan kursi di DPR yangbersumber dari APBN adalah jumlah bantuan APBN tahun anggaran sebelumnya dibagidengan jumlah perolehan suara hasil Pemilu DPR periode sebelumnya berdasarkanpenghitungan suara secara nasional yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum;b. besarnya jumlah bantuan keuangan yang dialokasikan dalam APBN setiap tahun untukpartai politik adalah jumlah perolehan suara hasil pemilu 2009 dikalikan dengan nilaibantuan persuara sebagaimana dimaksud pada huruf a; danc. jumlah bantuan keuangan dari APBN setiap tahun kepada partai politik adalah jumlahperolehan suara partai politik hasil pemilu 2009 dikalikan dengan nilai bantuan persuarasebagaimana dimaksud pada huruf a.
Pasal 6
Tata cara penghitungan bantuan kepada partai politik dari APBD Provinsi sebagaimanadimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) dan Pasal 4 ayat (1) sebagai berikut:a. besarnya nilai bantuan persuara untuk partai politik yang mendapatkan kursi di DPRDProvinsi yang bersumber dari APBD Provinsi adalah jumlah bantuan APBD Provinsi tahunanggaran sebelumnya dibagi dengan jumlah perolehan suara hasil Pemilu DPRD Provinsiperiode sebelumnya berdasarkan penghitungan suara yang ditetapkan oleh KomisiPemilihan Umum;b. besarnya jumlah bantuan keuangan yang dialokasikan dalam APBD Provinsi setiap tahununtuk partai politik adalah jumlah perolehan suara hasil pemilu 2009 dikalikan dengannilai bantuan persuara sebagaimana dimaksud pada huruf a; danc. jumlah bantuan keuangan dari APBD Provinsi setiap tahun kepada partai politik adalah jumlah perolehan suara partai politik hasil pemilu 2009 dikalikan dengan nilai bantuanpersuara sebagaimana dimaksud pada huruf a.
Pasal 7
Tata cara penghitungan bantuan keuangan kepada partai politik APBD kabupaten/kotasebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (3) dan Pasal 4 ayat (1) sebagai berikut:a. besarnya nilai bantuan persuara untuk partai politik yang mendapatkan kursi di DPRDkabupaten/kota yang bersumber dari APBD kabupaten/kota adalah jumlah bantuan APBDkabupaten/kota tahun anggaran sebelumnya dibagi dengan jumlah perolehan suara hasilPemilu DPRD kabupaten/kota periode sebelumnya berdasarkan penghitungan suara yangditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum;b. besarnya jumlah bantuan keuangan yang dialokasikan dalam APBD kabupaten/kotasetiap tahun untuk partai politik adalah jumlah perolehan suara hasil pemilu 2009dikalikan dengan nilai bantuan persuara sebagaimana dimaksud pada huruf a; danc. jumlah bantuan keuangan dari APBD kabupaten/kota setiap tahun kepada partai politikadalah jumlah perolehan suara partai politik hasil pemilu 2009 dikalikan dengan nilaibantuan persuara sebagaimana dimaksud pada huruf a.

Activity (35)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Ancha Fajar liked this
Bahrul Hayat liked this
Dodi Setiawan liked this
Ummi Chaca liked this
Kholi Hendra liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->