• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • 1
    CommentGo Back
Download
 
MODUL I
SKENARIO
Seorang wanita berusia 45 tahun datang ke Puskemas dengan keluhan utama berak encer yang disertai darah dan lendir. Keluhan ini dirasakan sejak beberapa bulan yanglalu. Wanita ini juga mengeluhk sakit perut yang sifatnya hilang timbul dan penurunan berat badan kurang lebih 5 kg dalam satu bulan terakhir. Ia berusahamengobati penyakitnya dengan meminum obat anti diare namun tidak memberikanhasil
KATA SULIT
Diare adalah defekasi dengan konsistensi tinja cair/setengah cair dengan kandunganair lebih dari biasanya (200 - 400 ml) per 24 jam dengan frekuensi lebih dari 3xsehari. Berdasarkan waktunya diklasifikasikan sebagai Diare akut (< 2 minggu) danDiare Kronik (> 2 minggu) biasanya pada feces terdapat lendir dan/atau darah .
KATA KUNCI
Identitas : Wanita, 45 tahun
KU: Berak encer disertai darah dan lendi
Onset : Beberapa bulan yang lalu
KL: Sakit perut intermittenBB menurun > 5 kg dalam 1 bulan terakhir 
Riwayat Pengobatan : obat antidiare tidak berhasil
PERTANYAAN
1
 
1.
Bagaimana Anatomi, Histologi, Faal, Biokimia organ yang berkaitan dariskenario di atas?
2.
Bagaimana patomekanisme keluhan utama?
3.
Bagaimana hubungan antar gejala yang dialami oleh pasien pada skenario?4.Klarifikasi onset?
5.
Anamnesis tambahan apa yg dibutuhkan untuk menegakkan diagnosis?
6.
Jenis pemeriksaan tambahan apa yang haus dilakukan untuk pasien dengankeluhn BAB berdarah?
7.
Differential Diagnosis ?8.Farmakodinamik dan farmakokinetik obat antidiare?
JAWABAN
1)Berdasarkan keluhan pasien diatas, dapat disimpulkan berhubungan salurangastrointestinal
Anatomi
-
Intestinum Tenue
Dimulai dari ujung distal pylorus sampaidi caecum. Terdiri dari duodenum, jejenum dan ileum. Panjang seluruhintestinum tenue adalah kira-kira 7 meter.
DUODENUM
Disebut usus 12 jari oleh karena panjangnya adalah selebar 12 jari ataukurang lebih 25 cm.
2
 
MorfologiBerbentuk huruf C dengan bagian konkaf menghadap ke kiri. Dimulai dari ujung distal pylorus sampai flexura duodeno-jejenalis.Terdiri dari:1.pars superio2.pars descendens3.pars horizontalis4.pars ascendens.PARS SUPERIOR DUODENILetaknya ke kanan mengarah kedorsal, mulai dari sebelah ventralcolumna vertebralis dan vena cavainferior. Pangkal pars superior duodenimudah mengikuti gerakan dari pylorus. Di sebelah ventralnya terletak hepar dan vesicafellea, di sebelah dorsal terletak ductus cysticus, vena portae dan pancreas.PARS DESCENDENS DUODENIBagian ini berbatasan :
 
di sebelah dorsal dengan renalis dexter dan sinister 
di sebelah ventral dengan hepar, vesica fellea, colon transversum, intestinumtenue.PARS HORIZONTALIS DUODENIBagian ini terletak mengarah ke kiri menyilang m.psoas major, vena cava inferior,aorta abdominalis dan m.psoas minor. Di sebelah dorsal terdapat ureter dexter, vasatesticularis dextra dan vena mesenterica inferior. Di sebelah ventral terdapat venamesentrica superior dan radix mesenterii. Bagian ini lebih panjang bila dibandingkandengan ketiga bagian lainnya.PARS ASCENDENS DUODENIBerada di sebelah kiri aorta abdominalis, membelok ke ventral menjadi
 flexuraduodeno-jejenalis.
Letak flexura ini kurang lebih setinggi pars superior duodeni.Lokalisasi
3
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...

you're welcome....klo py dokumen...share2 juga ya :D

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...