Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
18Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sekolah

Sekolah

Ratings: (0)|Views: 907 |Likes:
Published by Letoy_Caem_613

More info:

Published by: Letoy_Caem_613 on Dec 20, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/17/2013

pdf

text

original

 
Sekolah
www.masbow.com/2009/11/kontek-sosial-dalam-perkembangan-anak.htmlSekolah merupakan lembaga pendidikan formal yang secara sistematismelaksanakan program bimbingan, pengajaran dan latihan dalam rangkamembantu anak agar mampu mengembangkan potensinya, baik yang menyangkutaspek moral spiritual, intelektual, emosionalmaupun
sosial
. Peranan sekolah dalammengembangkan kepribadian anak adalah sebagai faktor penentu bagiperkembangan kepribadian anak baik dalam cara berpikir, bersikap maupun caraberperilaku. Sekolah mempunyai peranan atau tanggung jawab penting dalammembantu para anak mencapai tugas perkembangannya. Alasannya antara lainadalah bahwa sekolah memberi pengaruh kepada anak secara dini, seiring denganperkembangan konsep dirinya, anak-anak banyak menghabiskan waktunya disekolah dari pada tempat lain di luar rumah, sekolah memberikan kesempatankepada anak untuk meraih sukses, sekolah memberi kesempatan pertama kepadaanak untuk menilai dirinya dan kemampuan secara realistic dan sekolah jugaberperan sebagai substansi keluarga dan guru subtitusi orang tua.Sehubungan hal ini, sekolah sebisanya berupaya menciptakan suatu kondisi yangdapat memfasilitasi anak untuk mencapai tugas perkembangannya tersebut. Upayasekolah dapat berjalan dengan baik, apabila sekolah tersebut telah tercipta kondisiyang sehat atau efektif, baik menyangkut aspek manajemennya, maupunprofesionalisme para personelnya. Sekolah yang efektif itu sebagai sekolah yangmemajukan, atau mengembangkan prestasi, ketrampilan sosial, sopan santun,sikap positif terhadap belajar, rendahnya angka absen dan memberikanketrampilan-ketrampilan yang memungkinkan seorang anak dapat mandiri. Sekolahyang efektif disamping ditandai oleh ciri-ciri di atas juga sangat didukung olehkualitas para guru, baik menyangkut karakteristik pribadi maupun kompetensinya.Karakteristik pribadi dan kompetensi guru ini sangat berpengaruh terhadap kualitasproses pembelajaran di kelas atau hubungan guru dengan anak di kelas yang padanantinya akan berpengaruh pula pada keberhasilan belajar anak tersebut.
BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang MasalahDalam dunia pendidikan, keberadaan peran dan fungsi guru merupakan salah satu faktor yangsangat signifikan. Guru merupakan bagian terpenting dalam proses belajar mengajar, baik di jalur pendidikan formal maupun informal. Guru menjadi faktor utama dalam penciptaan suasana
 
 pembelajaran. Kompetensi guru dituntut dalam menjalankan tugasnya secara profesional. Studitentang pendidikan guru di akhir abad ke 20 dan awal abad ke 21 menunjukkan fenomena yangsemakin kuat menempatkan guru sebagai suatu profesi. Kondisi nyata kini memandang bahwaguru sebagai sebuah profesi, bukan lagi dianggap sebagai suatu pekerjaan (vokasional) biasayang memerlukan pendidikan tertentu Oleh sebab itu, dalam setiap upaya peningkatan kualitas pendidikan di tanah air, tidak dapat dilepaskan dari berbagai hal yang berkaitan denganeksistensi guru itu sendiri.Filosofi sosial budaya dalam pendidikan di Indonesia, telah menempatkan fungsi dan peran gurusedemikian rupa sehingga para guru di Indonesia tidak jarang telah di posisikan mempunyai peran ganda bahkan multi fungsi. Mereka di tuntut tidak hanya sebagai pendidik yang harusmampu mentransformasikan nilai-nilai ilmu pengetahuan, tetapi sekaligus sebagai penjaga moral bagi anak didik. Bahkan tidak jarang, para guru dianggap sebagai orang kedua, setelah orang tuaanak didik dalam proses pendidikan secara global.Dalam konteks sosial budaya Jawa misalnya, kata guru sering dikonotasikan sebagaikepanjangan dari kata “digugu dan ditiru” (menjadi panutan utama). Begitu pula dalam khasanah bahasa Indonesia, dikenal adanya sebuah peribahasa yang berunyi “Guru kencing berdiri, muridkencing berlari”. Semua perilaku guru akan menjadi panutan bagi anak didiknya. Sebuah posisiyang mulia dan sekaligus memberi beban psykologis tersendiri bagi para guru kita.Mutu pendidikan ditentukan oleh beberapa faktor penting, yaitu menyangkut input, proses,dukungan lingkungan, sarana dan prasarana. Penjabaran lebih lanjut mengenai faktor-faktor tersebut bahwa input berkaitan dengan kondisi peserta didik (minat, bakat, potensi, motivasi,sikap), proses berkaitan erat dengan penciptaan suasana pembelajaran, yang dalam hal ini lebih banyak ditekankan pada kreativitas pengajar (guru), dukungan lingkungan berkaitan dengansuasana atau situasi dan kondisi yang mendukung terhadap proses pembelajaran sepertilingkungan keluarga, masyarakat, alam sekitar, sedangkan sarana dan prasarana adalah perangkatyang dapat memfasilitasi aktivitas pembelajaran, seperti gedung, alat-alat laboratorium,komputer dan sebagainya. Berkaitan dengan faktor proses, guru menjadi faktor utama dalam penciptaan suasana pembelajaran.Sudah banyak usaha-usaha yang dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan,khususnya kualitas guru ,kesejahteraan dan pendidikan guru yang dilaksanakan oleh pemerintah. Namun patut disayangkan usaha-usaha untuk meningkatkan kualitas guru, kesejahteraan dan pendidikan guru tersebut dilaksanakan berdasarkan pandangan dari "luar kalangan guru ataupunluar pendidikan guru". Terlalu banyak kebijaksanaan di bidang pendidikan yang bersifat teknisdiambil dengan sama sekali tidak mendengarkan suara guru. Pengambilan keputusan yangmenyangkut guru di atas seakan-akan melecehkan guru sebagai seseorang yang memiliki"kepribadian".B. Tujuan PenulisanPenulisan makalah bertujuan agar para guru meningkatkan kualitasnya dalam mengajar agar anak didik juga mendapat pendidikan yang lebih baik. Untuk itu diperlukan dukunganPemerintah dalam upaya perbaikan ini baik dari sisi spiritual maupun materiil. Makalah ini jugamemberikan gambaran tentang kondisi guru saat ini di Indonesia dan juga prospek guru di masadepan.C. Rumusan MasalahMakalah yang berjudul ” Usaha Perbaikan Kualitas Guru dengan Mengoptimalkan KompetensiProfesional dan Sosial ” mengambil beberapa masalah untuk dibahas, diantaranya:
 
1. Apa yang dimaksud dengan kualitas guru ?2. Apa saja yang mencakup kompetensi guru ?3. Apa saja kriteria dari guru yang berkualitas ?4. Apa saja kendala para guru dalam meningkatkan kualitasnya dalam mengajar ?5. Bagaimana upaya Pemerintah dalam memperbaiki kualitas guru khususnya guru Geografi ?6. Sejauh mana usaha Pemerintah dalam mengatasi kendala perbaikan kualitas guru ?7. Bagaimana kaitan antara usaha memperbaiki kulitas guru dengan mengoptimalkan tercapainyakompetensi profesionalismedan sosial guru?BAB IIPEMBAHASANA. Pengertian Kualitas GuruKualitas guru adalah kemampuan yang dimiliki seorang guru untuk diberikan pada anak didiknya. Ada tiga kegiatan penting yang diperlukan oleh guru untuk bisa meningkatkankualitasnya sehingga bisa terus menanjak pangkatnya sampai jenjang kepangkatan tertinggi.Pertama para guru harus memperbanyak tukar pikiran tentang hal-hal yang berkaitan dengan pengalaman mengembangkan materi pelajaran dan berinteraksi dengan peserta didik. Tukar  pikiran tersebut bisa dilaksanakan dalam perternuan guru sejenis di sanggar kerja guru, ataupundalam seminar-seminar yang berkaitan dengan hal itu. Kegiatan ilmiah ini hendaknya selalumengangkat topik pembicaraan yang bersifat aplikatif. Artinya, hasil pertemuan bisa digunakansecara langsung untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Hanya perlu dicatat,dalam kegiatan ilmiah semacam itu hendaknya faktor-faktor yang bersifat strukturaladministrative harus disingkirkan jauh-jauh. Misalnya, tidak perlu yang memimpin pertemuanharus kepala sekolah.Kedua, akan lebih baik kalau apa yang dibicarakan dalam pertemuan-pertemuan ilmiah yangdihadiri para guru adalah merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh para guru sendiri.Dengan demikian guru harus melakukan penelitian. Untuk ini perlulah anggapan sementara ini bahwa penelitian hanya dapat dilakukan oleh para akademisi yang bekerja di perguruan tinggiatau oleh para peneliti di lembaga-lembaga penelitian harus dibuang jauh-jauh. Justru sekarangini perlu diyakini pada semua fihak bahwa hasil-hasil penelitian-penelitian tentang apa yangterjadi di kelas dan di sekolah yang dilakukan oleh para guru adalah sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Sebab para gurulah yang nyata-nyata memahami danmanghayati apa yang terjadi di sekolah, khususnya di kelas.Ketiga, guru harus membiasakan diri untuk mengkomunikasikan hasil penelitian yang dilakukan,khususnya lewat media cetak. Untuk itu tidak ada alternatif lain bagi guru meningkatkankemampuan dalam menulis laporan penelitian.B. Pengertian Kompetensi GuruKompetensi pendidik merupakan pilar penting dalam menopang pencapaian mutu pendidikansecara menyeluruh. Kompetensi merupakan seperangkat kemampuan yang harus dimiliki gurusearah dengan kebutuhan pendidikan di sekolah (kurikulum), tuntutan masyarakat, dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kompetensi dimaksud meliputi kompetensiKeterampilan proses dan penguasaan pengetahuan.-Kompetensi Pribadi

Activity (18)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Kasmiati DJasmin liked this
Yuliana Pare liked this
Cep Irfan liked this
Dhewi Gunawan liked this
Nafi' Fia liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->