Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
63Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pendidikan Pesantren Dan Proses Pembentukan Nilai

Pendidikan Pesantren Dan Proses Pembentukan Nilai

Ratings: (0)|Views: 5,584|Likes:
Published by farhan_lmg883324

More info:

Published by: farhan_lmg883324 on Dec 24, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/18/2012

pdf

text

original

 
PENDIDIKAN PESANTREN DANPROSES PEMBENTUKAN NILAI
Oleh Ali Farhan
DAFTAR ISI
BAB I :PENDAHULUAN……………………………………………………….1BAB II:PEMBAHASAN31.Sejarah Pondok Pesantren dan Perkembangannya……………………………...… 32. Elemen-elemen pesantren…………………………………………………….………5
a)Kyai…………………………………………………………………………….....5 b)Pondok…………………………………………………………………………….6c)Masjid …………………………………………………………………………….7d)Santri …………………………………………………………………………...…8e)Pengajaran Kitab Kuning …………………………………………………………9
3. Menyikap Nilai di Dunia Pesantren………………………………………………..10
a)Antara pembaharuan dan tradisi. ………………………………………………..10 b)Proses Pembentukan Nilai ………………………………………………………11c)Menyikap Moralitas Pesantren ………………………………………………….12d)Pesantren dan Tantangan Modernitas……………………………………………13
BAB III:PENUTUP……………………………………………………………………15DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………………………16
1
 
BAB IPENDAHULUAN
Seperti Negara berkenbang lainnya, Indonesia kini sedang berusaha membanguncitra bangsa sambil tetap mempertahankan identitas kulturalnya. Proses ganda ini dikhtiarkan dengan keseimbagan antara pertumbuhan dan pemerataan, sekaligusmelestarikan pola kehidupan social budaya yang mendukung proses tersebut dalamrumusan yang yang lebih tetap. Indonesaia sedang berusaha bagaimana memantapkankelangsungan psikologis dan dan kerangka proses perubahan yang lebih luas. Proses ini bersifat edukatuif dan distributive dan menyiapkan langkah-langkah yang lebih tepatuntuk menciptakan dan menyebarkan pesan pembangunan yang sarat akan nilai luhur dimana dapat merangsang motivasi. Proses yang kemuian melembaga ini di harapkandapt mekanisme yang sesuai untuk memperlancar terbentuknys tigkah laku yang dikehendaki, serta memberikan sanksi social sewajarnya terhadap tindakan yangmenyimpang. Hal ini sangat penting dalam kaitan upaya menemukan berbagai alternative proses pendekatan pendidikan bangsa dalam bentuk transformasi diri dalam rangkamengorganisir masyarakat agar lebih kreatif dan produktif di dalam menghadap tugas-tugas barunya proses pembangunan seyogyanya mampu menemukan dan memerankansecara tepat lembaga-lembaga dan system nilai moralitas dalam kehidapan yang sudaheksis sebagai pendorong kearah positif.
1
Kehidupan manusia tidak lepas dari nilai, dan nilai itu selanjutnya perlu diinstitusikan. Institusi yang terbaik adalah melalui upaya pendidikan. Keberadaan(eksistensi) pesantren beserta perangkatnya sebagai lembaga islam, sudah barang tentumemiliki nilai-nilai khas yang membedakan dengan lembaga pendidikan lainnya, dalamrealitasnya, nilai-nilai pesantren yang di kembangkan oleh pondok pesantren bersumberkan pada nilai-nilai ilahi dan nilai- insani.
2
BAB II
1
Manfrred Oepen DKK,
 Dinamika Pesantren,
P3M, Jakarta, 1988, hlm 72
2
Drs.H. Mansur, MSI,
Moralitas Pesantren,
Safiria Insani Press, Yogyakarta, 2004, hlm 55
2
 
PEMBAHASAN
1
.Sejarah Pondok Pesantren dan Perkembangannya.
Terus terang, tak banyak referensi yang menjelaskan tentang kapan pondok  pesantren pertama berdiri dan bagaimana perkembangannya pada zaman permulaan.Bahkan istilah
 pondok pesntren, kiai
dan
 santri
masih di perselisihkan.Menurut Manfred Ziemek, kata
 pondok 
bedrasal dari kata
 funduq
(Arab) yang berarti ruang tidur atau wisma sederhana, karena pondok memang merupakan tempat penampungan sederhana bagi para pelajar yang jauh dari tempat asalnya. Sedangkan kat
 pesantren
 berasal dari kata
 santri
yang di imbuhi awalan
 pe-
dan akhiran
 –an
yang berartimenunjukkan tempat, maka artinya adalah tempat para santri. Terkadang juga di anggapsebagai gabungan kata
sant 
(manusia baik) dengan suku kata
tra
(suka menolong),sehingga kata
 pesantren
dapat berarti tempat pendidikan manusia baik-baik. Sedangkanmenurut Geertz, pengertian pesantren di turunkan dari bahasa India
 shastri
artinya ilmuanhindu yang pandai menulis, maksudnya, pesantren adalah tempat bagi orang-orang yang pandai membaca dan menulis.Terlepas dari itu, karena yang di maksudkan dengan istilah
 pesantren
dalam pembahasan ini adalah sebuah lembaga pendidikan dan pengembangan agama islam diTanah Air (khususnya jawa) di mulai dan di bawa oleh wali songo, maka model pesantrndi pulau jawa juga mulai berdiri dan berkembang bersamaan dengan zaman wali songo.Karena itu tidak berlebihan bila di katakan pondok pesantren yang pertama didirikanadalah pondok pesantren yang didirikan oleh Syekh Maulana Malik Ibrahim atau SyekhMaulana Maghribi.
3
Kedudukan dan fungsi pesantren saat itu belum sebesar dan sekomplek sekarang.Pada awal, pesantren hanya berfungsi sebagai alat islamisasi dan sekaligus memadukantiga unsur pendidikan, yakni ibadah: untuk menanamkan iman, tabligh untumenyebarkan ilmu, dan amal untuk mewujudkan kegiatan kemasyarakatan dalamkehidupan sehari-hari
4
 
3
DR. dr Wahjoetomo,
 Perguruan Tinggi Pesantren,
Gema Insani Press, Jakarta, 1997, hlm 70
4
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->