Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
72Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sosiologi Konflik & Kekerasan

Sosiologi Konflik & Kekerasan

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 7,952 |Likes:
Published by vsteven94

More info:

Published by: vsteven94 on Dec 24, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/31/2013

pdf

text

original

 
Dampak
 
Konflik
Menurut Lewis A. Coser, konflik merupakan peristiwa normalyang dapat memperkuat struktur-struktur hubungan-hubungansosial. Tidak adanya konflik dalam sebuah masyarakat tidakdapat dianggap sebagai petunjuk kekuatan dan stabilitashubungan sosial masyarakatnya.Meskipun konflik sosial merupakan proses disosiatif yangmengarah pada kemungkinan terjadinya kekerasan, konflik juga merupakan suatu proses sosial yang mempunyai segipostif bagi masyarakatnya.Dampak positif dari konflik :
1.
Memperjelas aspek-aspek kehidupan yang belum jelas/masih belum tuntas ditelaah.
2.
Memungkinkan adanya penyesuaian kembali norma-norma, nilai-nilai, dan hubungan-hubungan sosial dalamkelompok sesuai dengan kebutuhan individu ataukelompok.
3.
Menjadi jalan untuk mengurangi ketegangan antar individudan antar kelompok.
4.
Mengurangi/menekan pertentangan yang terjadi dilingkungan sendiri.
5.
Menghidupkan kembali norma-norma lama danmenciptakan norma-norma baru.
6.
Sarana untuk mencapai keseimbangan antara kekuatan-kekuatan dalam masyarakat.
7.
Meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok.Dampak negatif dari konflik:
1.
Menyebabkan keretakan hubungan antara anggotakelompok
2.
Mengakibatkan perubahan kepribadian para individu
3.
Mengakibatkan kerusakan harta benda dan nyawamanusia
4.
Menimbulkan dominasi atau penaklukan oleh salah satupihak
 
Konflik & Kekerasan
Dalam KBBI, kekerasan didefinisikan sebagai perbuatanseseorang atau kelompok yang menyebabkan cidera ataumatinya orang lain, atau menyebabkan kerusakan fisik ataubarang orang lain.Menurut N.J. Smelser ada 5 tahap dalam kerusuhan massal.Kelima tahap itu berlangsung secara kronologis dan tidakdapat terjadi 1 atau 2 tahap saja. Tahap-tahap tersebutadalah :
1.
Situasi sosial yang memungkinkan timbulnya kerusuhanyang disebabkan oleh struktur sosial tertentu.
2.
 Tekanan sosial, yaitu suatu kondisi saat sejumlah besaranggota masyarakat merasa bahwa banyak nilai dannorma yang sudah dilanggar. Tekanan ini tidak cukupmenimbulkan kerusuhan atau kekerasan, tetapi jugamenjadi pendorong terjadinya kekerasan.
3.
Berkembangnya perasaan kebencian yang meluasterhadap suatu sasaran tertentu. Sasaran kebencian ituberkaitan dengan faktor pencetus, yaitu peristiwa yangmemicu kekerasan.
4.
Mobilisasi untuk beraksi, yaitu tindakan nyata berupapengorganisasi diri untuk bertindak. Tahap ini merupakantahap akhir dari akumulasi yang memungkinkan terjadinyakekerasan.
5.
Kontrol sosial, yaitu tindakan pihak ketiga seperti aparatkeamanan untuk mengendalikan, menghambat, danmengakhiri kekerasan.
 
Teori-Teori Tentang Kekerasan
Teori Faktor Individual
Beberapa ahli berpendapat bahwa setiap perilaku kelompok,termasuk perilaku kekerasan, selalu berawal dari perilakuindividu. Faktor penyebab dari perilaku kekerasan adalahfaktor pribadi dan faktor sosial. Faktor pribadi meliputi kelainan jiwa. Faktor yang bersifat sosial antara lain konflik rumahtangga, faktor budaya dan faktor media massa.
Teori Faktor Kelompok 
Individu cenderung membentuk kelompok denganmengedepankan identitas berdasarkan persamaan ras, agamaatau etnik. Identitas kelompok inilah yang cenderung dibawaketika seseorang berinteraksi dengan orang lain. Benturanantara identitas kelompok yang berbeda sering menjadipenyebab kekerasan.
Teori Dinamika Kelompok 
Menurut teori ini, kekerasan timbul karena adanya deprivasirelatif yang terjadi dalam kelompok atau masyarakat. Artinya,perubahan-perubahan sosial yang terjadi demikian cepatdalam sebuah masyarakat tidak mampu ditanggap denganseimbang oleh sistem sosial & masyarakatnya.

Activity (72)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Hasanul Basri liked this
Muhammad Ferza liked this
Brillian Rizqi liked this
Puput Febriyanti liked this
Adex Intan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->