Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
19Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Union European

Union European

Ratings: (0)|Views: 3,271|Likes:
Published by farpus_keren
a short description about EU as an International Organization
a short description about EU as an International Organization

More info:

Published by: farpus_keren on Dec 25, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/18/2012

pdf

text

original

 
1
UNI EROPA: SEJARAH, KEANGGOTAAN, DAN STUKTUR KELEMBAGAAN(Farida Puspitasari,SH,M.Hum)I. PENDAHULUAN
Manusia pada umumnya, dilahirkan seorang diri
1
. Sebagai pribadi yangutuh, manusia terbentuk dan ditempa dari lingkungannya. Dalam hal ini, skupterkecil dari lingkungan yang pertama kali dikenalnya adalah keluarga. Eksistensikeluarga terwujud dari kesatuan beberapa manusia yang mempunyai keinginanyang sama untuk mencapai tujuannya. Keluarga hidup dalam suatu kelompok sosial, yang kemudian dikenal sebagai masyarakat. Masyarakat bisa diartikansebagai satu kehidupan bersama yang anggota-anggotanya mengadakan polatingkah laku yang maknanya dimengerti oleh sesama anggota. Masyarakatmerupakan suatu kehidupan bersama yang teroganisir untuk mencapai danmerealisisasikan tujuan bersama.
2
 Di dalam hubungan antar manusia dengan manusia lain dalammasyarakat tersebut, yang agaknya paling penting adalah reaksi yang timbulsebagai akibat hubungan-hubungan tadi. Reaksi tersebutlah yang menyebabkantindakan seseorang bertambah luas. Sejak dilahirkan, manusia sudah mempunyaidua hasrat atau keinginan pokok. Pertama, keinginan menjadi satu denganmanusia lain di sekelilingnya, yaitu masyarakat. Kedua, kenginan untuk menjadisatu dengan suasana alam sekelilingnya. Untuk dapat menghadapi danmenyesuaikan diri dengan kedua lingkungan tersebut di atas, manusiamempergunakan pikiran, perasaan, dan kehendaknya.
3
 Setiap manusia mempunyai kepentingan. Kepentingan adalah suatutuntutan perseorangan atau kelompok yang diharapkan untuk dipenuhi.
4
Dalammemenuhi kepentingan-kepentingannya tersebut tidak mustahil jika timbul konflik atau perselisihan sesama manusia. Konflik kepentingan terjadi ketika dalammemenuhi kebutuhan atau kepentingannya tersebut seseorang merugikan orang
1
Soerjono Soekanto, Sosiologi Suatu Pengantar, Rajawali Pers, Jakarta, 1982, hal.109.
2
Sudikno Mertokusumo, Mengenal Hukum Suatu Pengantar, Liberty, Yogyakarta, 1996, hal.1-2.
3
Soerjono Soekanto, opcit, hal.110-111.
4
Sudikno Mertokusumo, opcit, hal.1.
 
2
lain. Untuk menghindari dan menyelesaikan konflik antar kepentingan, makamanusia berinisiatif untuk membentuk suatu lembaga kemasyarakatan yangberfungsi melindungi kepentingan-kepentingannnya. Lembaga kemasyarakatanitu memuat pedoman bagaimana seharusnya manusia bersikap dan bertingkahlaku agar tidak merugikan dirinya sendiri dan orang lain sehingga terwujud lahtujuan bersama seperti yang dicita-citakan. Pedoman untuk berperilaku ataubersikap dalam kehidupan bersama ini disebut norma atau kaedah sosial
5
yangmeliputi berbagai aspek, baik manusia dalam aspek kehidupan pribadi maupunmanusia dalam aspek kehidupan antar pribadi.Suatu masyarakat cenderung bukan merupakan kelompok yang statis,akan tetapi selalu berkembang serta mengalami perubahan-perubahan baik dalam aktivitas maupun bentuk sesuai dengan waktu dan tempatnya. Begitu pulasuatu negara, yang semula berkembang dari sekumpulan beberapa manusia,kemudian menjadi beberapa kelompok sosial yang hidup dalam suatu wilayahtertentu dan kemudian menjadi bagian komunitas masyarakat dunia yangmendapat pengakuan dari negara-negara lain akan eksistensinya sebagai suatusubyek hukum internasional.Negara sebagai anggota masyarakat internasional tidak bisa eksis tanpamengadakan hubungan dengan masyarakat internasional lainnya. Hubungansimbiosis antara satu negara dan negara lainnya tersebut didasari karena adanyakepentingan atau tuntutan pemenuhan kebutuhan satu sama lain yang tetapdan terus menerus serta mencakup berbagai bidang kehidupan. Sejalan dengantuntutan pemenuhan kebutuhan tersebut, maka muncul juga tuntutan untuk memelihara, mengatur, dan menyelesaikan konflik kepentingan yang terjadiakibat hubungan tersebut melalui cara-cara kelembagaan.Pada awalnya cara untuk memelihara, mengatur, dan menyelesaikankonflik tersebut dimulai dari hubungan bilateral diantara dua negara yang salingbekerjasama melalui lembaga konsul yang timbul sejak zaman Yunani danRomawi dengan tugas utamanya adalah melindungi kepentingan warga negara
5
Ibid, hal.4.
 
3
yang bekerjasama di bidang perdagangan.
6
Perkembangan selanjutnya, darilembaga konsul kemudian ditingkatkan menjadi lembaga diplomatik yangmenempatkan duta besar sebagai perutusan negara yang mewakili, mengatudan mengurus hubungan antara negara pengirim dan negara penerima atau dinegara dimana perutusan diplomatik tersebut ditempatkan.Timbulnya hubungan internasional secara umum tersebut pada hakikatnyamerupakan proses perkembangan hubungan antar negara, karena kepentingandua negara tidak dapat menampung kehendak banyak negara,
7
maka untuk ituharus dicari cara lain yang bisa mewakili kepentingan-kepentingan semua negarayang terkait dalam hubungan internasional itu. Cara yang ditempuh adalahdengan membentuk organisasi internasional untuk memenuhi tujuan yangmenjadi kepentingan bersama dan mencakup bidang kehidupan yang luas yaitudengan menetapkan peraturan-peraturan yang mengikat mereka secara pastiguna melindungi kepentingan masing-masing negara.Perkembangan organisasi internasional dimulai di benua Eropa. Di dalambidang perhubungan misalnya, negara-negara Eropa pada tahun 1815 telahmengatur hubungan pelayaran melalui Sungai Rhine (
Central Commission for theNavigation of the Rhine
), dan di dalam Kongres Paris1856 juga telah disepakatisuatu persetujuan melalui Sungai Danube bagi negara-negara yang dilalui sungaiini (
Danube Commission
). Di bidang perdagangan, pada tahun 1933 telah ada
International Wheat Agreement
yang mengatur produksi dan pemasarangandum Internasional. Pada tahun 1934 beberapa negara telah menyetujuitentang pengaturan produksi dan ekspor karet melalu Regulation of the
Production and Export of Rubber 
.
8
Kemudian pada tahun 1952 di bentuk suatuKomunitas Batu Bara dan Baja Eropa (
European Coal and Steel Community
/ECSC) yang merupakan cikal bakal proses integrasi Eropa.Uni Eropa adalah merupakan kumpulan dari negara-negara demokratis diEropa yang berkomitmen untuk perdamaian dan kesejahteraan bersama,
6
D.W.Bowett, Hukum Organisasi Internasional, Sinar Grafika, Jakarta, 1992, hal.1.
7
Sumaryo Suryokusumo, Hukum Organisasi Internasional, UI Press, Jakarta, 1990, hal.1.
8
Ibid, hal.2.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->