Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
FiDiYo di roma

FiDiYo di roma

Ratings: (0)|Views: 616 |Likes:
Published by justniee
Nech novel pertama saya,, mohon dibaca dan dikasih saran yach ke d2_dbez@yahoo.com,, makasiihh =D
Nech novel pertama saya,, mohon dibaca dan dikasih saran yach ke d2_dbez@yahoo.com,, makasiihh =D

More info:

Published by: justniee on Dec 26, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/20/2012

pdf

text

original

 
 
2003 
OLEH : Irni Irmayani PeLajar yang inginbeLajar 
[
Fidiyo di ROMA
] 
[
Dari luar Fina terlihat sangat sempurna. Wajahnya manis, anaknya baik,temannya banyak, ortunya juga kaya. Apalagi kurangnya seorang Fina. Tapi ….Diusianya yang sudah 17 lewat dia sekalipun tidak pernah berpacaran. Karena itulahdia merasa minder dengan teman-teman sebayanya.Suatu hari Fina bertemu dengan Dinggar, teman SMPnya yang sudah lamatidak bertemu. Ide jail Finapun muncul. Fina dan Dinggar kemudian berpura-purauntuk pacaran. Setelah itu tak ada kata lagi untuk ‘minder’ dikamusnya.Tak lama setelah itu sekolah Fina geger karena kedatangan anak baru yangluar biasa ganteng bernama Yogi. Dan pada akhirnya Fina dan Yogi jadian. Tapi…Fina tak menyadari bahwa ada seseorang yang berharap ide jail Fina berubah menjadikenyataan.
]
 
 
OLEH : Irni Irmayani | FiDiYo di ROMA2
BAB 1 KETEMU LAGI…
Kring…..kring…..kring…..Jam weker berbunyi. Tanda malam yang ditunggu oleh setiap orang karenadapat beristirahat, berkumpul dengan keluarga dan satu yang tak kalah pentingnyayaitu bermimpi indah telah berubah menjadi pagi yang berarti semua manusiadiwajibkan untuk memulai aktifitasnya. Mulai dari bayi yang harus mulai menangisagar sang mama memberikan sedikit asi untuknya. Para balita yang harus berjumpadengan teman sebayanya karena ingin merancang rencana bagaimana cara memintamaaf yang baik kepemilik rumah yang kemaren jendela rumahnya telah secara tidak sengaja terlempar batu saat mereka bermain. Para anak-anak dan remaja yang harusbersekolah dan belajar. Para bapak yang bekerja dan ibu yang berbelanja di warungsambil mengikuti kegiatan rumpi pagi yang mau tak mau harus dilakukan. Serta paralansia yang harus memperbanyak amalnya karena walaupun tidak tahu kapan akanmeninggal tapi kalau disurvei 7 dari 10 orang lansia selalu berfikiran tentang mati.Pagi ini cerah! Ceraaaaaaaah sekali, sampai-sampai kucing yang tadinya malasuntuk bertengkar dengan sang pasangan memulai pertengkaran itu dengan cerianya.Ditemani dengan kicauan burung pipit yang sangat merdu serta payungan awan-awanputih yang meneduhkan siapa saja yang lewat dibawahnya. Tapi entah kenapa Finatak mau bangun dari tempat tidurnya. Dia sangat benci hari cerah, dia benci keceriaanserta gembira dan juga dia benci dengan tawa. Kalau perlu setiap hari harus dimulaidengan hujan deras dan guntur petir menyambar-nyambar, biar orang-orang yangpada ceria sehabis mimpi indah langsung hilang kegembiraannya dan menjadi beteseperti dirinya sekarang dan hari-hari kebelakang.Fina Rianty Admaja, cewek remaja berusia 17 tahun yang sangat ceria, tentunyadilihat dari mata teman-temannya. Anaknya asyik, supel dan mudah bergaul.Temannya dari semua kalangan, dari anak gaul yang sukanya cuma berkumpuldengan orang itu-itu saja dengan predikat
gank 
yang selalu jadi kebanggaan mereka,anak-anak 
creers
yang merasa merekalah paling cantik seantro sekolah, anak pintaryang selalu mendapat ranking minimal lima besar, serta anak-anak yang biasa-biasasaja sehingga hampir tak dikenal oleh teman disekolahnya yang tidak pernah satukelas dengan mereka.
 
OLEH : Irni Irmayani | FiDiYo di ROMA3Fina juga berasal dari keluarga yang kaya. Dia satu-satunya murid SMA Nusayang datang kesekolah dengan membawa mobil BMW yang setiap beberapa bulandiganti karena mengikuti keluaran terbaru dari mobil tersebut.Apalagi kurangnya seorang Fina. Tapi manusia memang tidak pernah sempurna.Diusianya yang sudah lewat 17 ini, sekalipun dia belum pernah pacaran. Bukannyanggak mau, melainkan memang nggak ada yang cocok. Padahal kalau dilihat dikaca,wajahnya nggak jelek-jelek amat kok. Malah kalau dibandingkan dengan tikus, wajahFina seribu kali lipat lebih cantik.Itulah yang membuat Fina minder dengan teman-teman sebayanya kalau sedangmembahas masalah pacaran. Setiap ditanya sudah berapa kali pacaran, mukanyalangsung memerah dan kontan perasaan malu, dan marah menyelimuti tubuhnya.Karena hal-hal itulah Fina sangat benci dengan hari ini. Hari senin yang cerahyang rencananya disekolah nanti akan diadakan games besar-besaran antar kaumcewek yang akan mengupas masalah pacaran. Kalau diingatkan tentang hal itu Finaakan merasa sangat menyesal karena bersekolah di SMA favorit itu. Bukan karenaalasan anak yang lain yang mengatakan sekolah itu terlalu disiplin dan tidak mampumenyesuaikan dengan pelajarannya, melainkan Fina benci sekali dengan kegiatanrutin setiap 6 bulan sekali, yaitu apalagi kalau bukan Games Pacaran.“Fina……..Fina…….”, mama memanggil Fina dari luar kamar sambil sesekalimenggedor pintu yang bercatkan kuning itu. Jarang sekali Fina telat bangun sepertisekarang ini. Biasanya walaupun hujan lebat, dia tetap akan bangun pukul 5 teng danakan pamitan pukul 6.30 teng. Sekarang sudah pukul 6 teng Fina belum juga beranjak dari tempat tidurnya.“Fina……. Kamu tidak sekolah? Sudah jam 6 ini, nanti terlambat lho”, ucapsang mama lagi karena ucapannya yang pertama belum mendapat respon dari anak semata wayangnya.Fina sudah bangun, dari 2 jam yang lalu malah. Tapi dia sangat tidak inginberanjak dari tempat tidurnya yang empuk karena sedang membayangkan gamesmurahan yang akan untuk kesekian kalinya menjatuhkan martabat yang telahdibangunnya setiap 6 bulan sekali itu hanya dengan sebuah kalimat, “eh… aku belumpenah pacaran!”.
 Huh! Brengsek benar orang yang membuat games itu
, hatinyamembatin.

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Mamat Safii liked this
Muhamad Amin liked this
Muhamad Amin liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->