Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
28Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kepemimpinan masa depan

Kepemimpinan masa depan

Ratings: (0)|Views: 3,146|Likes:
Published by wandasfddn
subjectively
subjectively

More info:

Published by: wandasfddn on Dec 26, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/06/2013

pdf

text

original

 
STRATEGIC LEADERSHIP
MEMPERSIAPKAN PEMIMPIN MASA DEPAN
 Oleh : Kol. Inf Juanda Syaifuddin1.
Pendahuluan
. Kepemimpinan, mempunyai berbagai tingkatan dan banyak teori-teoriterapan yang dikembangkan oleh pemerhati dan para peneliti kepemimpinan. Karenakebutuhan organisasi mulai tingkat sederhana sampai organisasi yang kompleks, makakepemimpinan juga menyesuaikan dengan tingkatan organisasi. Diantara sekian banyak tingkatan kepemimpinan salah satunya adalah
 superleadership
atau juga bisa disebutkepemimpinan strategis, yang dalam lingkup kerjanya memimpin suatu organisasi besar yangdidalamnya juga terdapat banyak pemimpin dibawah kepemimpinannya. Sebagai contohseorang Presiden sebuah negara, yang dibawah kepemimpinannya terdapat para menteri yangmemimpin departemen, para menteri memimpin para direktur jenderal yang juga memimpinorganisasi, para gubernur yang memimpin propinsi yang apabila ditinjau pada tingkatdibawahnya, seorang Gubernur, sebagai pemimpin strategis karena dalam organisasinya jugaterdapat para Bupati dan Wali kota. Demikian juga bila dilihat pada organisasi swasta,seorang presiden direktur, memimpin beberapa direktur perusahaan, para direktur juga masihmemimpin direktur cabang, dan sejumlah pemimpin di anak perusahaan, bahkan mungkin cucu perusahaan. Karena kebutuhan pemimpin dalam setiap strata organisasi, sebagai pemimpinharus dapat membina orang lain agar dapat menjadi pemimpin di masa depan. Dari uraiansebelumnya, seorang pemimpin strategis, mempunyai pengikut juga seorang pemimpin yangtelah mempunyai kecakapan dan pengalaman yang memadai sehingga diberi beban tugassebagai pemimpin.
1
Bila melihat dalam organisasi militer, seperti yang disampaikan olehLetjen TNI JS. Prabowo, dalam bukunya Kepemimpinan strategis dalam organisasi militer,mengatakan “ tidak ada satu orangpun yang sepenuhnya (100%) menempati posisi sebagaiatasan atau 100% bawahan “ , karena pada saat yang sama seorang prajurit menempati posisisebagai atasan, namun juga sebagai bawahan. Oleh karenanya setiap orang harus memiliki jiwa kepemimpinan, agar dapat melakukan tugas membimbing, mengarahkan, mengajak  bawahannya untuk mendukung upaya pencapaian tujuan organisasi.Kejayaan sebuah negara tidak ditentukan oleh luasnya wilayah, melimpahnya sumber daya alam, tetapi ditentukan oleh mentalitas bangsanya. Apakah mentalitas bangsa sebagai bangsa kaya atau bangsa miskin, bangsa buruh atau bangsa majikan, bangsa pintar atau bangsa
1
DR.AB.Susanto, Super leadership, leading other to lead.(prolog)
 
 bodoh, mentalitas pekerja keras atau mentalitas pemalas. Indonesia dengan kekayaan alamyang melimpah tetapi bangsa ini belum mampu mengelola dengan baik, arah kebijakan pemerintah masih belum berfihak kepada kejayaan bangsa, masih didorong oleh kepentingan pribadi, jabatan diperebutkan, karena hanya dengan jabatan, kesempatan untuk meraupkekayaan akan terbuka lebar, sumber daya alam tidak dikelola sendiri, tetapi diserahkan kepadafihak asing agar para pejabat mendapat royalti, korupsi tidak hanya dilakukan oleh para penguasa tetapi juga oleh para pengusaha. Untuk menghindari fenomena seperti ini,dibutuhkan pemimpin yang memiliki integritas dan visi yang jelas agar dapat menggerakkan bangsanya menjadi bangsa yang superior. Bangsa superior adalah bangsa yang meskipunmemiliki sumber daya alam yang berlimpah, mereka tidak terlena, bangsa superior tetap akan bekerja keras dan berjuang demi kejayaan bangsanya. Pemimpin yang diperlukan adalah pemimpin yang mampu mengajak dan menggerakkan seluruh potensi bangsanya untuk meraihkejayaan. Jangan sampai dipimpin oleh pemimpin yang mengagungkan jabatan hanya untuk mengeruk kekayaan, semua yang dilakukan hanya atas desakan lingkungannya, tidak mampumembuat keputusan yang strategis, hanya melakukan hal-hal kecil dan melupakan yang besar,mengutamakan pertemanan daripada prestasi dan reputasi. Pemimpin harus mampumenghadapi segala tantangan dan tekanan demi kemajuan dan kejayaan bangsanya, pemimpinyang mampu memotivasi rakyatnya untuk mengolah segala kekayaan alam yang dimiliki demimencapai kesejahteraan. Mampu menggerakkan pemimpin bawahannya untuk berjuang demirakyatnya, bukan hanya untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya.
2
Melihat pentingnya pemimpin dalam organisasi dan betapa kompleksnya permasalahan dalam kepemimpinan,maka diperlukan langkah tindakan untuk menyiapkan pemimpin masa depan secara berkesinambungan.
2.Pandangan tentang Kepemimpinan .
Apa yang dimaksudkan dengan istilah “kepemimpinan”? beberapa pandanganmenyatakan bahwa kepemimpinan adalah inti daripada manajemen, sedangkan intikepemimpinan adalah “human relations”, maka kepemimpinan dapat diberi definisi sebagai berikut: “keseluruhan aktivitas dalam rangka mempengaruhi orang-orang agar mau bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan yang memang diinginkan bersama”. Kepemimpinan yang baik perlu dikembangkan dan dipelihara sebaik-baiknya, karena manajemen yang berhasil bergantung pada adanya kepemimpinan yang baik. Dalam organisasi besar terdapat tiga bagian yang saling berpengaruh, bagian terluar adalah mengendalikan, lebih dalam adalah bagian memenejemeni dan bagian yang terdalam adalah memimpin, oleh sebab itu memimpin
2
Heppy Trenggono, Menjadi Bangsa Pintar ( hal. 3-30)
2
 
merupakan tugas yang paling sulit
3
.Pemimpin membangun sumber daya manusia, tim, dan staf yang mencerminkan banyaknyaragam masyarakat dan lingkungan, menerapkan kesetaraan dalam menilai organisasi dankultur, sekali pemimpin memberi perhatian berbeda, memberi peran lebih, menganggapinstitusi tertentu lebih berperan daripada institusi yang lain, membedakan perlakuan terhadapkekuatan tertentu , maka kehancuran sudah berada diambang pintu.Pemimpin yang besar akan mempertahankan visi masa depan organisasi dan membangun sertamengobarkan semangat kebersamaan untuk membangun negara. Pemimpin memobilisasikekuatan untuk misi organisasi, memantapkan kekuatan bersama dalam menghadapi setiap perkembangan untuk menang dimasa depan. Pemimpin harus berani berfikir diluar frame,melihat bagaimana organisasi berjalan, mengapa organisasi belum optimal, mengapa masihterjadi penyimpangan dan memikirkan jalan untuk perbaikan. Pemimpin yang bijaksana adalah pemimpin yang memanfaatkan keanekaragaman menjadi kekuatan dan pemersatu bukanmenjadikannya sebagai hambatan dan perpecahan.Memimpin dan mengelola dipandang sebagai dua proses yang saling berseberanganyang memerlukan keterampilan dan kepribadian yang berbeda sifat. Menurut teori ini,"pemimpin" adalah berorientasi ke arah perubahan dan keefektifan jangka panjang, sedangkan"manajer" adalah berorientasi stabilitas dan efisiensi jangka pendek. Orang dengan
manajerial profil 
diasumsikan tidak mampu mengilhami dan memimpin perubahan besar dalam organisasi, dan orang-orang dengan profil pemimpin dipandang sebagai tidak bersediamenerima strategi yang ada, bahkan jika perlu berusaha untuk memperbaikinya. Beberapateoretisi membuat perbedaan yang bahkan lebih tajam dengan menggambarkan manajer sebagaiorang-orang yang hanya menunjukkan perilaku negatif seperti kegiatan pengelolaan mikro, pemantauan yang dipaksakandan, mengendalikan bawahan, dan terpaku pada pengurangan biaya. Lebih menghasilkan bila orang dapat menggunakan campuran memimpin dan (positif)mengelola perilaku . Eksekutif sukses harus cukup terampil untuk memahami situasi dancukup luwes untuk menyesuaikan gabungan dari perilaku dengan perubahan situasi, karena bilahanya mengandalkan kondisi organisasi yang statis, sementara lingkungan berubah begitu pesat, tanpa penyesuaian dengan lingkungan, organisasi akan gagal.
3.
Kondisi Kepemimpinan Nasional Saat Ini
Dari berbagai pengamatan disampaikan bahwa kepemimpinan nasional mengalamidisfungsi dan pembusukan, berbagai kasus penyimpangan yang dilakukan oleh pejabat publik 
3
Riant Nugroho,Dr, Public Policy, hal 10-12
3

Activity (28)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
m_aziz_25 liked this
Fitriani Indah liked this
Ahmad Sukandar liked this
Yuyun Fil liked this
Zulfahmi Amir liked this
enius liked this
Hanik Siswanti liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->