Diterjemahkan dari:www.stepheniemeyer.com
dangkal. Tidak banyak kejutan.Emmet masih menggerutu gara-gara kalah bertarung dengan Jasper tadi malam. Butuhsegala kesabarannya yang pendek untuk bisa tahan hingga sekolah usai untuk mengajak Jasper tanding ulang. Aku tidak pernah terganggu dengan pikiran-pikiran Emmet. Dia jarangmemikirkan sesuatu tanpa diucapkan keras-keras atau langsung dikerjakan. Aku lebih merasa bersalah membaca pikiran yang lainnya karena sebetulnya ingin disembunyikan. Jika pikiranRosalie dangkal, maka Emmet selaksa danau tak berbayang, sangat jelas.Sedang Jasper...menderita. Aku mesti menahan agar tidak mendesah.
Edward.
Alice memanggil, dan langsung menarik perhatianku.Itu seperti memanggil namaku keras-keras. Aku sedikit lega namaku telah ketinggalan jaman—biasanya menjengkelkan tiap ada orang memikirkan nama Edward yang lain,otomatis menoleh...Ini aku tidak menoleh. Alice dan aku cukup mahir berbincang seperti ini. Jarang yangmemergoki. Mataku masih tetap memandangi rekahan itu.
Bagaimana, apa dia masih bertahan?
Tanya Alice padaku.Aku sedikit merengut, hanya perubahan kecil di sudut bibir. Tidak ada artinya bagiyang lain. Mungkin dianggap eksrepresi jemu.Alice langsung siaga. Kulihat pikirannya mengawasi Jasper lewat penglihatannya.
Apaada bahaya?
Dia membaca lagi, sekilas kedepan, mencari tahu sumber kegusaranku.Aku menoleh sedikit kekiri, seakan sedang memperhatikan deretan bata di dinding,mendengus pelan, dan kembali ke kanan, pada celah di pojok. Hanya Alice yang tahu akusedang menggeleng.Dia kembali tenang.
beritahu aku jika kondisinya memburuk.
Hanya mataku yang bergerak, keatas ke langit-langit, dan kembali kebawah.
terima kasih sudah mengawasinya.
Aku lega tidak perlu menjawabnya keras-keras. Apa yang mesti kukatakan? 'dengansenang hati'? Jujur saja tidak begitu. Aku sangat terganggung mendengar pergulatan Jasper.Apa perlu bereksperimen seperti ini? Bukannya lebih aman mengakui bahwa ia tidak akanmampu mengatasi rasa hausnya seperti kami, dan jangan terlalu memaksanya. Mengapaharus bermain-main dengan bencana?
3
Leave a Comment
nanggung bacanya....... bikin illfeel aja...
nanggung nih critanyaaa.... lagii dunddd.......
makasi banget buat alan yg udh mau susah2 menterjemahkanny...i'm apreciate it..:)
semakin ngefans sama edward niiihhh....
kapan bab berikut????
Whatta.... Iya, neh!!! Pas ngeliat film pertamanya.... Bagus, tp pas tahu ulasan film ke-2 jadi membatalkan untuk membeli paketan buku tsb yg 4 judul itu.... Hahahahaha.... Lantas gimana nuansa setelah memulai buku yang diulang tsb???