Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
60Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Laporan Rshs Ira_editan Terbaru (24 Nov 09)

Laporan Rshs Ira_editan Terbaru (24 Nov 09)

Ratings: (0)|Views: 3,620 |Likes:
Published by ra_luvdog

More info:

Published by: ra_luvdog on Dec 28, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/16/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN1.1Latar Belakang
Pembangunan kesehatan merupakan bagian dari pembangunan nasional dimana sasaran utamanya adalah tercapainya lingkungan hidup yang bermutu danoptimal serta tercapainya derajat kesehatan yang setinggi-tingginya meliputikesehatan jasmani dan rohani. Oleh karena itu, kesehatan tiap individu perludijaga dan ditingkatkan kualitasnya. Dalam peningkatan kesehatan diperlukansarana kesehatan yang dapat mendukung secara optimal.Penyelenggaraan pembangunan kesehatan harus dilakukan secara terpadudan berkesinambungan, hal ini meliputi upaya kesehatan dan sumber dayanya.Pembangunan kesehatan menyangkut upaya peningkatan kesehatan (promotif), pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif), dan pemulihankesehatan (rehabilitatif). Seluruh aspek tersebut harus dilaksanakan secaramenyeluruh dan melibatkan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat (DepkesRI, 1992).Salah satu sarana untuk penyelenggaraan pembangunan kesehatan adalahrumah sakit. Rumah sakit merupakan suatu organisasi kompleks yangmenggunakan peralatan ilmiah yang khusus dan rumit serta difungsikan olehsatuan personil yang terlatih dan terdidik dalam pengetahuan medis modern dansemuanya dipadukan bersama untuk mencapai tujuan pemeliharaan dan pemulihan kesehatan yang baik. Rumah sakit ditunjang oleh segala fasilitas dankegiatan untuk penghantaran pelayanan kesehatan bagi masyarakat, salah satudiantaranya adalah kegiatan dan fasilitas Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS).Instalasi Farmasi Rumah Sakit merupakan satu-satunya bagian atau divisidi rumah sakit yang bertanggungjawab penuh atas pengelolaan dan pengendalianseluruh sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan lain yang beredar dandigunakan di rumah sakit. IFRS dipimpin oleh seorang apoteker dengan1
 
2kemampuan dan keterampilan yang memadai, mengingat tanggung jawabnyayang sangat besar.Untuk melaksanakan tanggung jawab profesional apoteker dalam pelayanan farmasi pada umumnya dan di rumah sakit khususnya, apoteker wajibmenerapkan empat unsur utama dari pelayanan farmasi, yaitu pelayanan farmasiyang baik, pelayanan profesi apoteker dalam proses penggunaan obat, praktek 
dispensing 
yang baik, dan pelayanan profesional apoteker yang proaktif dalam berbagai kegiatan dan kepanitiaan yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada penderita. Oleh karena itu, seorang apoteker dituntut untuk menguasai segala hal tentang kefarmasian temasuk hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan atau manajemen suatu IFRS (Siregar, 2004).Gambaran mengenai peranan apoteker di suatu rumah sakit sangatlah penting untuk diketahui oleh mahasiswa Program Profesi Apoteker. Melalui praktek kerja profesi apoteker yang dilaksanakan mulai tanggal 1 Juli – 31 Juli2009 ini di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Hasan Sadikin, diharapkan mahasiswaProgram Profesi Apoteker dapat memperoleh bekal pengetahuan dan pemahamanmengenai berbagai hal yang berkaitan dengan rumah sakit, terutama mengenai peran dan tanggung jawab apoteker di suatu IFRS.
1.2
Tujuan Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA)
Tujuan Praktek Kerja Profesi Apoteker di Rumah Sakit Dr. Hasan SadikinBandung adalah:1.Agar mahasiswa Profesi Apoteker mempunyai kemampuan dalammelaksanakan kegiatan profesi farmasi di rumah sakit.
2.
memperoleh gambaran mengenai kegiatan yang dilakukan seorangapoteker dalam pelaksanaan layanan kefarmasian berbasis
Good  Pharmacy Practice
di rumah sakit
 
yang meliputi aspek pelayananfarmasi klinik dan non-klinik.3.Mengetahui segala permasalahan farmasi yang terjadi di rumahsakit
 
34.Menambah wawasan dan pengetahuan di bidang farmasi rumahsakit.5.Diharapkan menjadi seorang apoteker yang profesional agar dapatmemberikan manfaat baik untuk dirinya maupun untuk rumah sakit danmasyarakat.
BAB IIKEGIATAN DAN HASIL PRAKTEK KERJA PROFESI APOTEKER DI RUMAH SAKIT Dr. HASAN SADIKIN BANDUNG2.1Kegiatan Praktek Kerja Profesi Apoteker
Kegiatan yang dilakukan selama pelaksanaan praktek kerja profesi diRumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Hasan Sadikin adalah:
1.
Mengikuti
 pre test 
dan
 post test.
2.Peninjauan struktur organisasi RSUP Dr. Hasan Sadikin.3.Pengenalan Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS) RSUP Dr. HasanSadikin.4.Pengenalan Komite Farmasi dan Terapi RSHS.
5.
Mempelajari, mengamati dan mencari pengalaman di salah satu depo IFRS(pengenalan depo farmasi) RSUP Dr. Hasan Sadikin, mengenai:a.Sarana dan prasarana b.Sumber daya manusiac.Waktu pelayanan dan jangkauan pelayanand.Status pasien
e.
Sistem distribusi obat dan alur pelayananf.Kegiatan farmasi klini6.Mempelajari dan mengamati tentang pengelolaan perbekalan farmasi yangmencakup:a.Perencanaan b.Gudangc.Produksid.Distribusi

Activity (60)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
phiapiaphia liked this
MargaretaSianne liked this
Man Diaz liked this
friskaigusti liked this
MargaretaSianne liked this
Sabbee Azmi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->