Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
73Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BAB I Notaris

BAB I Notaris

Ratings: (0)|Views: 4,505 |Likes:
Published by Shaleh Anwar
etika notaris
etika notaris

More info:

Published by: Shaleh Anwar on Dec 30, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/25/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUANA. Latar belakang
Kode Etik dalam arti materil adalah norma atau peraturan yang praktis baik tertulis maupun tidak tertulis mengenai etika berkaitan dengan sikap serta pengambilan putusan hal-hal fundamental dari nilai dan standar perilaku orangyang dinilai baik atau buruk dalam menjalankan profesinya yang secara mandiridirumuskan, ditetapkan dan ditegakkan oleh organisasi profesi.Kode etik profesi adalah seperangkat kaidah, baik tertulis maupun tidak tertulis, yang berlaku bagi anggota organisasi profesi yang bersangkuta. Kode etik  profesi disusun sebagai sarana untuk melindungi masyarakat dan para anggotaorganisasi profesi dari penyalahgunaan keahlian profesi. Dengan berpedoman pada kode etik profesi inilah para profesional melaksanakan tugas profesinyauntuk mencipatakan penghormatan terhadap martabat dan kehormatan manusiayang bertjuan menciptakan keadilan di masyarakat. Kode etik profesi tentunyamembutuhkan organisasi profesi yang kuat dan berwibawa yang sekaligus mampumenegakkan etika profesi. Penegakkan kode etik profesi sendiri dimaksudkansebagai alat kontrol dan pengawasan terhadap pelaksanaan nilai-nilai yangtertuang dalam kode etik yang merupakan kesepakatan para pelaku profesi itusendiri dan sekaligus juga menerapkan sanksi terhadap terhadap setiap perilakuyang bertentangan dengan nilai-nilai tersebut.
1
 Kode Etik Notaris merupakan suatu kaidah moral yang ditentukan oleh perkumpulan Ikatan Notaris Indonesia berdasarkan Keputusan KongresPerkumpulan dan/atau yang ditentukan dan diatur dalam peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang hal itu dan yang berlaku bagi serta wajib ditaatioleh setiap dan semua anggota perkumpulan dan semua orang yang menjalankantugas dan jabatan sebagai Notaris. Pasal 83 ayat (1) Undang-Undang Nomor 30Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris menyatakan bahwa “Organisasi Notaris
1
www.anggara.org
1
 
menetapkan dan menegakkan Kode Etik Notaris”. Ketentuan tersebut diatasditindaklanjuti dengan ketentuan Pasal 13 ayat (1) Anggaran Dasar Ikatan NotarisIndonesia yang menyatakan :“Untuk menjaga kehormatan dan keluhuran martabat jabatan notaries, Perkumpulan mempunyai Kode Etik Notaris yang ditetapkanoleh Kongres dan merupakan kaidah moral yang wajib ditaati oleh setiap anggotaPerkumpulan”.
2
 Sehingga dalam memberikan pelayanannya kepada masyarakatsenantiasa berpedoman kepada kode etik profesi dan berdasarkan Undang-undangtentang Jabatan Notaris, yaitu Undang-undang Nomor 30 Tahun 2004. Sejak  berlaku Undang-undang Jabatan Notaris yang baru ini, melahirkan perkembanganhukum yang berkaitan langsung dengan dunia kenotariatan saat ini. Pertama,adanya “perluasan kewenangan Notaris”, yaitu kewenangan yang dinyatakandalam Pasal 15 ayat (2) butir f, yakni: “kewenangan membuat akta yang berkaitandengan pertanahan”. Kewenangan selanjutnya adalah kewenangan untumembuat akta risalah lelang. Akta risalah lelang ini sebelum lahirnya Undang-undang tentang Jabatan Notaris menjadi kewenangan juru lelang dalam BadanUrusan Utang Piutang dan Lelang Negara (BUPLN) berdasarkan Undang-undang Nomor 49 Prp tahun 1960. Kewenangan lainnya adalah memberikan kewenanganlainnya yang diatur dalam peraturan-perundang-undangan. Kewenangan lainnyayang diatur dalam peraturan-perundang-undangan ini merupakan kewenanganyang perlu dicermati, dicari dan diketemukan oleh Notaris, karena kewenangan ini bisa jadi sudah ada dalam dalam peraturan-perundang-undangan, dan jugakewenangan yang baru akan lahir setelah lahirnya peraturan-perundang-undanganyang baru.Kewenangan yang demikian luas ini tentunya harus didukung pula oleh peningkatan kemampuan untuk melaksanakannya, sehingga program kegiatanyang bertujuan untuk mengevaluasi dan meningkatkan kemampuan notarismerupakan sebuah tuntutan yang merupakan sebuah keharusan. Namun karenasedemikian luasnya kewenangan yang didapat oleh notaris,itu menjadi sebuah„lahan basah“ untuk melakukan penyelewengan terhadap kode etik notaris,sebagai contoh yang menjadi indikator ketidak sesuaian antara Das Sollen dengan
2
uu no 30 tahun 2004
2
 
Das Sein seorang notaris ialah Sepanjang tahun 2005 hingga 2008 para notaris,termasuk notaris ‘nakal’, bisa bernafas lega. Sebab, selama periode tersebut baik Ikatan Notaris Indonesia (INI) maupun Majelis Pengawas Notaris (MPN) tidak  pernah menjatuhkan sanksi pemecatan terhadap notaris ‘nakal’. Padahal saatkongres INI XX di Surabaya berlangsung, mencuat banyak dugaan pelanggaranyang dilakukan notaris. Mulai dari pelanggaran UU No. 30/2004 tentang Jabatan Notaris, penggelapaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)yang dibayarkan klien, hingga membuat akta meski berada di balik jeruji besi.
3
Berdasarkan latar belakang tersebut penulis memilih judul : “ETIKAPROFESI NOTARIS (Tinjauan Kritis Terhadap Pelaksanaan Etika Profesi Notaris).
B. Identifikasi Masalah
Dalam rangka memperjelas masalah dalam penulisan tentang judul yang penulis pilih,maka diperlukan perumusan masalah,sebagai berikut :1.Bagaimana implementasi seorang notaris terhadap pelaksanaan etika profesinotaris,yang tercantum dalam UUJN?2.Bagaimana tindakan hukum terhadap “notaris nakal”?
C. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian yang dilakukan oleh penulis sebagai berikut :1.Untuk mengetahui bagaimana implementasi seorang notaris terhadap pelaksanaan etika profesi notaris.2.Untuk mengetahui bagaimana tindakan hukum yang akan diberi untu“notaris nakal”.
D. Kegunaan Penelitian
Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat baiteoritis maupun secara praktis dalam hal kenotariat, yaitu:
3
www.hukumonline.com
3

Activity (73)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
I like Thiss
Boim Radja liked this
maulana akbar liked this
Riama Sari Manik liked this
Andri Nugraha liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->