Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
12Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Depag- LaporanKhusus - Prestasi Santri dan Murid Madrasah Meningkat Signifikan

Depag- LaporanKhusus - Prestasi Santri dan Murid Madrasah Meningkat Signifikan

Ratings: (0)|Views: 2,088|Likes:
Published by astaga
Prestasi Santri dan Murid Madrasah
Prestasi Santri dan Murid Madrasah

More info:

Published by: astaga on Dec 30, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/25/2012

pdf

text

original

 
Ikhlas
 
BERAMAL,
 
Nomor 57 Tahun XII Juni 2009
16
 
LAPORAN UTAMA
 
L A P O R A NK H U S U S
Prestasi Santri dan Murid MadrasahMeningkat Signifikan
 Jumlah pesantren di negeri ini telah mencapai 21.521 pondok pesantren dengan memiliki lebihkurang 3 juta santri. Dari jumlah tersebut, 8001 pesantren (37 %) adalah pesantren salafiyah,dan selebihnya 13.520 (63 %) pesantren Ashriyah/kombinasi.
S
ejak Undang-UndangNomor 20 tahun 2003tentang Sistem Pendi-dikan Nasional digulirkan, perha-tian pemerintan terhadap lemba-ga pendidikan pondok pesantrendan madrasah mulai meningkat.Pasalnya kedua lembaga pendi-dikan tersebut termaktub dalamUU tersebut guna mengembang-kan kemampuan dan membentuk  watak serta peradaban bangsa  yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.Selain itu bertujuan untuk  berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada  Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratisserta bertanggung jawab.Namun demikian bagaimana dengan prestasi lembaga pendi-dikan pesantren dan madrasah?Seperti diketahui pondok 
Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni sedang berbincang-bincang dengan Ketua Pembina Pondok Modern Gontor, KH.AbdullahSyukri Zarkasyi.
Ikhlas
 
BERAMAL,
 
Nomor 57 Tahun XII Juni 2009
16
 
Ikhlas
 
BERAMAL,
 
Nomor 57 Tahun XII Juni 2009
17
 
LAPORAN UTAMA
 
L A P O R A NK H U S U S
pesantren adalah sekolah Islam berasrama (Islamic boardingschool). Para pelajar pesantrendisebut sebagai santri, mereka  belajar, sekaligus tinggal pada asrama yang disediakan olehpesantren. Biasanya pesantrendipimpin oleh seorang kyai.Pendidikan di dalam pesantren bertujuan untuk memperdalampengetahuan tentang Alqurandan Sunnah Rasul, denganmempelajari bahasa Arab dankaidah-kaidah tata bahasa  bahasa Arab. Istilah pondok sendiri berasal dari Bahasa Arab(funduuq), sementara istilahPesantren berasal dari kata pe-santri-an.Sebagian besar pesantrenmenyediakan asrama sebagaitempat tinggal para santrinya dengan membebankan biaya yangrendah atau bahkan tanpa biaya sama sekali. Para santri, pada umumnya menghabiskan hingga 20 jam waktu sehari penuhdengan kegiatan, dimulai darishalat shubuh di waktu pagihingga mereka tidur kembali di waktu malam. Pada waktu siang,para santri pun belajar ilmu for-mal, yang dapat diperolehnya darisekolah umum, sementara pada  waktu sore, mereka punmenghadiri pengajian dengankyai atau ustadz mereka, denganmemperdalam pelajaran agama.Salah satu pesantren yangterkenal di Indonesia adalahPondok Pesantren ModernDarussalam Gontor yang terletak di Ponorogo, Jawa Timur. Alumninya bertebaran di seluruhIndonesia. Beberapa alumnusnya  yang terkenal adalah, Prof Dr.Hidayat Nurwahid (Ketua MPR RI),KH Hasyim Muzadi (Ketua UmumPB Nahdlatul Ulama), Prof Dr Nurkholish Madjid mantan(Rektor Universitas Paramadina),dan Prof Dr Din Syamsuddin(Ketua Umum Muhammadiyah)dan Dr (HC) Muhammad MaftuhBasyuni, Menteri Agama RI.Menurut Direktur PendidikanDiniyah dan Pondok PesantrenChoirul Fuad Yusuf, pesantrenmerupakan sebuah lembaga pen-didikan khas nusantara yangtelah berperan amat krusial bagipenggodokan generasi bangsa dari generasi ke generasi selama  berabad-abad. Lembaga pendi-dikan ini ikut menjadi salah satusaksi sejarah perjalanan bangsa  yang teramat panjang sejak za-man Sunan Kalijaga di Demak sekitar abad ke-15 hingga abadmodern ini.Dalam kurun waktu yangpanjang itulah, zaman berubahdan berkembang demikian cepat  yang tentu menuntut adanya adopsi dan adaptasi agar senan-tiasa mampu mengikuti danmemanfaatkan perubahan ituseoptimal mungkin. Berdasarkandata Departemen Agama RI(2008), jumlah pesantren dinegeri ini telah mencapai 21.521pondok pesantren dengan memi-liki lebih kurang 3 juta san-tri. Dari jumlah tersebut, 8001pesantren (37 %) adalah pe-santren salafiyah, dan selebihnya 13.520 (63 %) pesantren Ashriyah/kombinasi.Dari 21.500 pesantren tidak semua untuk ahli agama, sekitar 10 persen saja yang jadi ahli, lalu30 persen setengah ahli atau se-tingkat ustad dan yang 60 persenmenjadi warga negara yangIslami, jadi yang penting para santri setelah selesai dari pesan-tren bisa terjun di tengah masya-rakat dengan memiliki keahlianmasing-masing, kata Fuad.Penelitian Lembaga Penelitian,Pendidikan, dan PeneranganEkonomi dan Sosial (LP3ES)terhadap sejumlah pesantren di Jawa Barat pada pertengahantahun 1970-an menunjukkan bahwa ternyata pesantren telahlama menjalankan peran sosial yang berpengaruh luas. Tugaskemasyarakatan pesantrentidaklah mengurangi arti tugaskeagamaannya, karena perantersebut merupakan penjabarannilai-nilai hidup keagamaan bagikemaslahatan masyarakat luas.Dengan tugas seperti ini pesan-tren akan menjadi milik bersama,didukung dan dipelihara oleh ka-langan yang lebih luas serta akan berkesempatan melihat pelaksa-naan nilai hidup keagamaandalam kehidupan sehari-hari.Dengan fungsi sosial ini, pesan-tren berhasil merespons persoa-lan-persoalan kemasyarakatan,seperti mengatasi kemiskinan,memelihara tali persaudaraan,mengurangi pengangguran, mem- berantas kebodohan, mencipta-kan kehidupan yang sehat, dansebagainya. Menghilangkankemiskinan bukan saja denganmenggembirakan si miskin pada hari raya, atau memberikan ulur-an tangan saat mereka meminta,atau mengasuhnya di pantiasuhan, melainkan membawa mereka pada kehidupan yanglayak, memperpendek jurangkekayaan atau tindakan lainnya.Potensi pesantren sebagaiagen perubahan sosial di pede-saan memang sangat strategis. Disamping secara umum pesantren berada di tengah-tengah masya-rakat, hubungan dengan masya-rakat juga sangat dekat. Pesan-tren secara umum menjadi sema-cam tempat bertanya bagi masya-rakat, tidak hanya dalam soal-soal keagamaan, tetapi juga sosialkemasyarakat. Itulah yang dike-nal sebagai dawah bil hal.Sebagai institusi sosial,pesantren telah memainkanperanan yang penting dalam be- berapa negara, khususnya  beberapa negara yang banyak pemeluk agama Islam di dalam-nya. Pesantren menekankannilai-nilai dari kesederhanaan,keikhlasan, kemandirian, danpengendalian diri. Para santridipisahkan dari orang tua dankeluarga mereka, agar dapat meningkatkan hubungan dengankyai dan juga TuhanMenteri Agama MuhammadMaftuh Basyuni dalam sambutan
Ikhlas
 
BERAMAL,
 
Nomor 57 Tahun XII Juni 2009
17
 
Ikhlas
 
BERAMAL,
 
Nomor 57 Tahun XII Juni 2009
18
 
LAPORAN UTAMA
 
L A P O R A NK H U S U S
tertulis pada acara HalaqahUlama mengatakan, pendidikanagama dan moral semakin pentingmengingat dampak globalisasi yang berandil besar terhadapdekadensi moral yang melanda hampir di seluruh belahan dunia  yang sudah sangat mengkhawa-tirkan.Ia mencontohkan teknologimulti media yang berubah begitucepat. Sehingga mampu membuat informasi lebih cepat didapat,kaya isi, tak terbatas ragamnya serta lebih mudah dan enak di-nikmati. Namun di balik semua itusangat potensial untuk mengu- bah cara hidup seseorang. Bah-kan dengan mudah dapat meram- bah ke bilik-bilik keluarga yangsemula sarat dengan norma susila.Karena itu di sinilah artipenting pendidikan akhlakulkharimah. Karena dengan otoritas yang ada pada akhlakul khari-mah, seorang Muslim akan berpe-gang kuat pada komitmen nilai.Komitmen nilai inilah yang dija-dikan modal dasar pengemba-ngan akhlak.Sedangkan fondasiutama sejumlah komitmen nilaiadalah akidah yang kokoh.Pendidikan pesantren menurut Menteri Agama memiliki andil ter-sendiri dalam konteks penguatanakhlak bangsa ini. Peran tafaqquhfiddin yang dikedepankan olehpendidikan pesantren menempat-kannya sebagai garda terdepanpenjaga moralitas bangsa. Hal inimenjadi peluang sekaligus tan-tangan bagi kalangan pesantren. Transformasi nilai-nilai pesan-tren yang berpijak pada jiwa ke-ikhlasan, kemandirian, keseder-hanaan dan ukhuwah, terbuktimemberikan andil dalam pem- bentukan karakter bangsa.Saat ini menurutnya, pesan-tren telah masuk sebagai bagiandari sistem pendidikan nasional.Oleh karena itu, pesantren hen-daknya lebih mampu memberikan warna terhadap pendidikannasional yang maju, kuat, berwibawa dan berbasis akhlakulkharimah.Menag menyebutkan, keperca- yaan masyarakat terhadap pe-santren terus meningkat. Selaintumbuhnya sekolah-sekolahumum, pesantren juga berperanmenjadi fasilitas rehabilitasisosial. Ponpes berperan sebagaipusat rehabilitasi sosial yangdipilih masyarakat untuk menye-lamatkan keluarga mereka. San-tri perlu diberdayakan dalammemberikan peran sosialnya,kata Menag saat menutup Per-kemahan Pramuka SantriNusantara 2009.Prestasi yang dicapai dariPerkemahan Santri Nusantara 2009 antara lain pemecahanRekor MURI kategori parade sema-phore dengan peserta terbanyak (5.000 orang) serta tereksposnya seni dan budaya khas daerah.Selain itu, juga dilakukan pe-nanaman 113 jenis pohon khasdaerah yang dilakukan di TamanBhinneka Tunggal Ika di kompleksPerkemahan Kiarapayung Jati-nangor, Sumedang.
PBSB
Menurut Choirul Fuad Yusuf,prestasi para santri pesantrenakhir-akhir ini menunjukkanpeningkatan yang cukup signi-fikan, termasuk mereka yangmengikuti program beasiswa santri berprestasi (PBSB). Secara umum prestasi akademik mahasiswa peserta PBSB sangat menggembirakan, kata Fuadkepada IB di ruang kerjanya  belum lama ini.Data sampai dengan angkatan2007, kaat Fuad, dari sejumlah551 dari 559 mahasiswa/i yangsudah memiliki data nilaiterakhir, Indeks Prestasi (IP)mereka tercatat 380 orang (69 %)mengukir nilai 3.0 keatas, denganperincian nilai antara 3.00  3.49(sangat memuaskan) sebanyak 226 orang dan 3.50  4.00(cumlaude) sebanyak 154 orang.Ditambahkan, dari tahun ketahun peserta PBSB juga menga-lami peningkatan. Untuk tahun2009, program PBSB diminati oleh6.000 an santri, tapi setelahproses penyaringan oleh masing-masing perguruan tinggi yangditerima sebanyak 480 orang,tersebar di Universitas Gajahma-da (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB). Institut Teknologi Bandung(ITB), Institut Teknologi Surabaya (ITS), Universitas Airlangga 
Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni dalam kunjungan kerja ke Lampung meninjau MAN I Bandar Lampung.
Ikhlas
 
BERAMAL,
 
Nomor 57 Tahun XII Juni 2009
18

Activity (12)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Honey Tralala liked this
Honey Tralala liked this
adbujo liked this
Lewa Karma liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->