Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
52Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Dody Firmanda 2010 - Standar Kompetensi Pelayanan Dokter Spesialis Anak

Dody Firmanda 2010 - Standar Kompetensi Pelayanan Dokter Spesialis Anak

Ratings:

5.0

(2)
|Views: 1,935 |Likes:
Disampaikan pada Rapat Kerja Kolegium Ilmu Kesehatan Anak Indonesia (KIKA) di Hotel Aryaduta Jakarta 10 -11 Januari 2010. (Dody Firmanda)
Disampaikan pada Rapat Kerja Kolegium Ilmu Kesehatan Anak Indonesia (KIKA) di Hotel Aryaduta Jakarta 10 -11 Januari 2010. (Dody Firmanda)

More info:

Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/21/2013

pdf

text

original

 
1
Rapat Kerja Komisi III (Akreditasi)SubKomisi Standar Kompetensi Pelayanan
 
Kolegium Ilmu Kesehatan Anak Indonesia
Hotel Aryaduta, Jakarta 10 – 11 Januari 2010
Standar Kompetensi Pelayanan Dokter Spesialis Anak di IPDSA
PendahuluanInti dari tujuan Undang Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang PraktikKedokteran yakni:
1
1. Memberikan perlindungan kepada pasien
(patient safety) 
2. Mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan medis yangdiberikan3. Memberikan kepastian hukum kepada masyarakat dan dokter.dan inti tujuan Undang Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit yakni:
2
1. Mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan pelayanankesehatan2. Memberikan perlindungan terhadap keselamatan pasien, masyarakat,lingkungan rumah sakit dan sumber daya manusia di rumah sakit3. Meningkatkan mutu dan mempertahankan standar pelayanan rumahsakit; dan
Disampaikan pada Rapat Kerja Kolegium Ilmu Kesehatan Anak Indonsia (KIKA) di HotelAryaduta Jakarta 10-11 Januari 2009
1
Undang Undang No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran
2
Undang Undang No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit
 
2
4. Memberikan kepastian hukum kepada pasien, masyarakat, sumber dayamanusia rumah sakit, dan Rumah Sakit.Rumah Sakit sebagai institusi penyelenggara sarana layanan publik bidangkesehatan berkewajiban melaksanakan
evaluasi kinerja 
pelaksana secaraberkala dan berkelanjutan dalam rangka upaya peningkatan kapasitas denganindikator yang jelas dan terukur serta memperhatikan perbaikan prosedurdan atau penyempurnaan organisasi sesuai dengan asas pelayanan publik.
3
Evaluasi tersebut berupa
audit kinerja 
dan (dalam rangka kendali mutu dankendali biaya) wajib melakukan
audit medis 
.
4,5
Disamping itu pula profesi dokter spesialis anak, terhitung tanggal 1 Januari2010 ini sudah implementasi modus keempat dalam era liberalisasiperdaganan jasa bidang kesehatan untuk negara kawasan Asia Tenggarasesuai dengan perjanjian kerjasama ASEAN
Mutual Recognition Arrangement on Medical Practitioners 
(MRA-MP). Ada 4 tujuan dalam MRA-MP yakni:1. mengatur mobilitas praktisi dokter dan dokter spesialis (termasukspesialis anak) di wilayah ASEAN;2. meningkatkan dan mengembangkan kerja sama pertukaran informasiantar profesi medis;3. meningkatkan mutu kualifikasi dan standar layanan dan;4. kerjasama pendidikan dan pelatihan profesi medisTantangan utama masa yang akan datang adalah dampak
(impact) 
perkembangan teknologi kesehatan dalam menjembatani hasil penelitianberbasis bukti untuk membuat kebijakan dalam pengambilan keputusan baiktingkat birokrat, manajamen maupun klinisi di institusi penyelenggara layanankesehatan.
6
Pada tanggal 20 November 2008
The Joint Commissio
Amerika Serikatmeluncurkan
Health care at the crossroads: Guiding principles for thdevelopment of the hospital of the future 
berdasarkan hasil rekomendasipertemuan tanggal 26-27 April 2007 di Lake Buena Vista Florida tentang
3
Undang Undang RI Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik Pasal 10.
4
Undang Undang RI Nomor 44 Tahun 2009 tentang RumahSakit Pasal 39.
5
Undang Undang RI Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran Pasal 49.
6
Banta D and Jonsson E. History of HTA: Introduction. Int J Techno Assess in Healthcare2009:25(Suppl.1): 1-6.
7
The Joint Commission -
Health care at the crossroads: Guiding principles for the development of the hospital of the future 
, November 20, 2008.
 
3
What does the future hold for hospital care across the globe? The Hospital of the future.
Sebelumnya WHO Regional Eropa telah melakukan uji coba suatu instrumen yang akan digunakan untuk menilai kinerja mutu
(performamce) 
rumah sakitoleh WHO regional Eropa yang dinamakan
Performance Assessment Tools for Hospital 
(PATH).
9,10,11,12
Kedua instrumen tersebut kemungkinan besar akan diterapkan oleh seluruhrumah sakit di dunia sebagaimana halnya program WHO
World Alliance for Patient Safety – Move Program 
sebagai
world class hospitals’ benchmarking 
.Untuk mengantisipasi hal tersebut diatas Departemen Kesehatan RI telahmenerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor:659/MENKES/PER/VIIII/2009 tentang Rumah Sakit Indonesia Kelas Duniapada tanggal 14-08-2009.Pada makalah ini akan dibahas mengenai peran IPDSA dalam meningkatkankualitas pelayanan rumah sakit untuk mewujudkan rumah sakit kelas dunia
(World Class Hospital) 
sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan MenteriKesehatan RI Nomor: 659/MENKES/PER/VIIII/2009 tentang Rumah SakitIndonesia Kelas Dunia pada tanggal 14-08-2009. Maka Subkomisi StandarKompetensi Pelayanan Komisi III (Akreditasi) Kolegium Ilmu Kesehatan AnakIndonesia berupaya untuk berpatisipasi agar segenap profesi medis dokterspesialis anak (sebagai anggota IDAI) turut serta mengantisipasiperkembangan yang terjadi.
8
The Joint Commission and The Joint Commission Resources -
What does the future hold for hospital care across the globe? The Hospital of the future 
. Florida, April 26-27, 2007.
9
WHO Regional Office for Europe. Measuring hospital performance to improve the quality of care inEurope: a need for clarifying the concepts and defining the dimensions. January 2003
10
WHO Regional Office for Europe. How can hospital performance can be measured and monitored.August 2003.
11
WHO Regional Office for Europe. PATH (Performance Assessment Tools for Quality Improvementin Hospitals). 2007.
12
WHO Regional Office for Europe. Assuring the quality of care in the European Union. 2008

Activity (52)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Rangga Lail liked this
Dewi Priamsari liked this
Budul Isa liked this
yosazwar liked this
Nurul Salwa liked this
Herlina Rahmah liked this
Paochynk Ochynk liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->