Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
125Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Summary Pengantar Ilmu Politik Sumber Dasar-Dasar Ilmu Politik, Miriam Budiardjo

Summary Pengantar Ilmu Politik Sumber Dasar-Dasar Ilmu Politik, Miriam Budiardjo

Ratings: (0)|Views: 24,734|Likes:
Published by Erika Angelika

More info:

Published by: Erika Angelika on Jan 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/06/2013

pdf

text

original

 
Erika . 0706291243 . Jurusan Ilmu Hubungan Internasional . Fakultas Ilmu Sosial dan IlmuPolitik. Universitas Indonesia.
Summary Pengantar Ilmu Politik
Oleh : Erika0706291243Dasar-dasar Ilmu Politik, oleh Prof. Miriam Budiardjo
Perkembangan Ilmu Politik
Ada 2 pandangan mengenai usia ilmu politik. Apabila ilmu politik dianggap sebagaibagian dari ilmu sosial yang mempunyai dasar, fokus, rangka, dan ruang lingkup yangsudah jelas, maka dapat dikatakan ilmu politik masih sangat muda usianya, jikadibandingkan dengan ilmu-ilmu sosial lainnya. Hal ini dikarenakan ilmu politik sendiribaru lahir pada akhir abad ke-19, sementara ilmu-ilmu sosial lainnya lahir lebih dulusebelum itu. Namun, apabila ilmu politik ditinjau sebagai pembahasan secara rasionil dariberbagai aspek negara, ilmu politik merupakan ilmu yang sudah ada sebelum ilmu-ilmusosial lainnya. Bahkan, ilmu politik 
 pernah disebut sebagai “ilmu sosial yang tertua” di
dunia. Pada waktu itu, ilmu politik banyak bersandar pada sejarah dan filsafat.Banyak anggapan bahwa ilmu politik merupakan ilmu tentang negara. Konseptentang negara sendiri sudah ada sejak tahun 450 SM, di Yunani kuno. Bukti dari faktatersebut adalah dengan ditemukannya karya-karya filsuf-filsuf terkenal dunia, sepertiHerodotus, Plato, Aristoteles, dan sebagainya. Tidak hanya di Yunani, berbagai tulisan-tulisan politik yang bermutu juga dapat ditemui di India dan Cina. Di India, berbagai tulisanmengenai politik dapat ditemui pada kitab Dharmasastra dan Arthasastra pada tahun 500SM. Sementara di Cina, tulisan-tulisan tentang politik tersebut termuat dalam karya
Confusius dan K’ung Fu Tzu (± 500 SM),
Mencius (± 350 SM) dan Mazhab Legalists(Shang Yang, ± 350 SM). Bahkan, di Indonesia sendiri sebenarnya telah banyak ditemukanberbagai tulisan bermutu tentang politik, antara lain dalam kitab Negarakertagama yangditulis oleh Majapahit pada abad 13-15 SM, dan pada Babad Tanah Jawi. Namun, mulaiakhir abad 19, kesusastraan tentang politik mengalami kemunduran. Hal ini dikarenakanbanyak pemikiran-pemikiran dari Barat yang menghambat perkembangan ilmu politik diAsia.Pada abad 18-19, di berbagai negara-negara di Benua Eropa, seperti Jerman, Austria,dan Perancis, politik banyak dipengaruhi oleh hukum. Pada waktu itu, fokus perhatian dariilmu politik adalah mengenai negara. Ilmu politik sewaktu itu belum merupakan ilmu yang
 
Erika . 0706291243 . Jurusan Ilmu Hubungan Internasional . Fakultas Ilmu Sosial dan IlmuPolitik. Universitas Indonesia.
berdiri sendiri, melainkan masih termasuk dalam kurikulum pada Fakultas Hukum dantermasuk mata kuliah Ilmu Negara (
Staatslehre
). Di negara Inggris, politik termasuk dalamcabang ilmu filsafat, terutama dalam
moral philosophy
. Pembahasan dari ilmu politik puntidak pernah lepas dari sejarah.Dua buah tempat yang menjadi tanda bahwa politik untuk pertama kalinyamendapat tempat dalam kurikulum di perguruan tinggi adalah
 Ecole Libre des SciencesPolitiques
(Paris, 1870), dan
 London School of Economics and Political Science
(Inggris,1895). Dibangunnya kedua tempat tersebut menjadi awal baru bagi ilmu politik, yang mulaimendapat perhatian lebih dari para pelajar.Di Amerika Serikat, ilmu politik banyak dipengaruhi oleh sosiologi dan psikologi.Barulah pada tahun 1858, ilmu politik mulai diakui sebagai ilmu tersendiri. Hal iniditunjukkan dengan diangkatnya sarjana asal Jerman, Francis Lieber, menjadi guru besardalam sejarah dan ilmu politik di Columbia College. Sejak pengakuan tersebut, keberadaanilmu politik di Amerika Serikat semakin berkembang. Pada tahun 1904, di Amerika Serikatdidirikan APSA (American Political Science Association).Sesudah Perang Dunia II, perkembangan ilmu politik di berbagai belahan duniasemakin pesat. Hal ini dibuktikan dengan didirikannya
Faculteit der Sociale en PolitiekeWetenschappen
(sekarang bernama
Faculteit der Sociale Wetenschappen
) pada tahun 1947di Amsterdam. Tidak hanya di Belanda, perkembangan ilmu politik juga tejadi di Indonesia,dengan didirikannya Fakultas Sosial dan Politik di Universitas Gadjah Mada, Yogyakartadan Fakultas Ilmu-ilmu Sosial di Universitas Indonesia, Jakarta. Di mana, di UniversitasIndonesia itu, ilmu politik menjadi 1 departemen tersendiri dan tidak digabung dengandepartemen-departemen lainnya.Perkembangan ilmu politik itu tidak serta-merta menjadikannya sebagai suatu ilmuyang memiliki kedudukan dan definisi yang jelas. Ketidakseragaman dalam terminologidan metodologi dalam ilmu politik itulah yang menyebabkan UNESCO menyelenggarakansurvey tentang kedudukan ilmu politik dalam ± 30 negara. Proyek ini dilaksanakan padatahun 1948, dan dipimpin oleh W. Ebenstein dari Princeton University, Amerika Serikat.Hasil proyek ini kemudian dimasukkan dalam sebuah buku berjudul
ContemporaryPolitical Science
(1948). Ternyata, buku tersebut pun dianggap belum cukup untuk memberikan penjelasan mengenai ilmu politik. Sehingga, UNESCO bersama IPSA(International Political Science Association) kembali menyelenggarakan penelitian pada ±10 negara (beberapa negara Barat, India, Mexico, dan Polandia). Kemudian, laporan-laporan ini dibahas dalam konferensi di Cambridge, Inggris, pada tahun 1952. Hasilnya
 
Erika . 0706291243 . Jurusan Ilmu Hubungan Internasional . Fakultas Ilmu Sosial dan IlmuPolitik. Universitas Indonesia.
kemudian disusun oleh W.A.Robson dari London School of Economics and PoliticalScience dalam
The University of Teaching of Social Sciences : Political Science
. Bukuinilah yang kemudian menjadi pedoman dalam mengajarkan beberapa ilmu sosial(termasuk ekonomi, antropologi budaya, dan kriminologi) di tingkat perguruan tinggi.Kedua buku ini merupakan usaha dari dunia internasional untuk membantu perkembanganilmu politik di dunia, dan untuk menyatukan berbagai pandangan berbeda tentang ilmupolitik di berbagai belahan dunia.
Ilmu Politik sebagai Ilmu Pengetahuan
Apakah ilmu politik dianggap sebagai bagian dari ilmu pengetahuan? Pertanyaan initentunya tidak dapat kita jawab tanpa mengetahui definisi mengenai ilmu pengetahuan itusendiri. Pertemuan sarjana-sarjana ilmu politik di Paris, 1948, menghasilkan suatu definisi
tentang ilmu pengetahuan : Ilmu pengetahuan adalah “
the sum of coordinated knowledgerelative to determined subject 
1
artinya keseluruhan dari pengetahuan yang terkumpulmenjadi suatu subjek tertentu
. Sementara seorang ahli Belanda mengatakan : “Ilmu adalah
pengetahuan yang tersusun, sedangkan pengetahuan adalah pengamatan yang disusun
secara sistematis” (
Wetenschap is geordende kennis, kennis is gesystematiseerdeobservatie
). Berdasarkan kedua perumusan tersebut, ilmu politik termasuk ilmupengetahuan.Namun, ternyata definisi ini banyak menimbulkan ketidakpuasan dari berbagaisarjana ilmu politik. Karena bila dirunut dari definisi ini, ilmu politik seakan termasuk ilmupengetahuan yang tidak perlu perkembangan. Padahal, yang mereka inginkan adalah agarilmu politik dapat terus mengembangkan diri untuk dapat terus berusaha memahami danmeneliti berbagai gejala-gejala politik secara lebih sistematis, dengan berdasarkan kerangka
teoritis yang terperinci. Pendekatan baru ini dikenal dengan nama “pendekatan tingkahlaku” (
behavioral approach
).
“Pendekatan tingkah laku” ini timbul pada ma
sa sesudah Perang Dunia II, dengandidasari pada keinginan para ahli politik untuk meningkatkan mutu ilmu politik.Pendekatan ini banyak dipengaruhi oleh karya-karya sarjana sosiologi, seperti Max Weberdan Talcott Parsons. Sarjana ilmu politik yang terkenal karena pendekatan ini adalahGabriel A. Almond (structural-functional analysis), David Easton (general system analysis),
1
Diambil dari
Contemporary Political Science : A Survey of Methods, Research, and Teaching
(Paris :UNESCO, 1950), h. 4.

Activity (125)

You've already reviewed this. Edit your review.
Iz Zam Bintoro liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
Dedi Thea liked this
Roy Astin liked this
Claudio Faldo M liked this
Claudio Faldo M liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->