Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
19Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Peran United Nations Development Programme (UNDP) Dalam Membantu Pembangunan Di Burma (1973-1989)

Peran United Nations Development Programme (UNDP) Dalam Membantu Pembangunan Di Burma (1973-1989)

Ratings: (0)|Views: 2,229 |Likes:
Published by Erika Angelika

More info:

Published by: Erika Angelika on Jan 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/22/2013

pdf

text

original

 
Page | 1
Peran United Nations Development Programme (UNDP) dalamMembantu Pembangunan di Burma (1973-1989)
Disusun oleh :Erika0706291243Jurusan Ilmu Hubungan Internasional
Tugas Makalah AkhirMata Kuliah Organisasi InternasionalProgram Studi S1 Reguler Ilmu Hubungan InternasionalSemester Ganjil 2007/2008
DEPARTEMEN ILMU HUBUNGAN INTERNASIONALFAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIKUNIVERSITAS INDONESIA2008
 
Page | 2
BAB IPENDAHULUAN1.1.
 
Latar Belakang
Fase 1963-1982 dinilai sebagai fase evolusi dari keterlibatan PerserikatanBangsa-Bangsa (untuk selanjutnya disebut PBB) pada pembangunan ekonomi negara-negaraberkembang. Hal ini didorong oleh banyaknya proses dekolonisasi yang terjadi, yang lantasberbuntut pada munculnya banyak negara-negara baru. Kemerdekaan politik yang diperolehnegara-negara baru dari penjajahnya ini tidak lantas membuat negara baru itu mampumencapai pertumbuhan ekonomi dan pembangunan. Pengaruh penjajahan yang sudahsedemikian lama membuat negara baru itu seperti lumpuh secara ekonomi ketika ditinggalkanpenjajahnya. Negara baru membutuhkan bantuan dari dunia internasional untuk membantumereka keluar dari kondisi keterpurukan pembangunan pasca penjajahan, dan untuk dapatbangkit secara pembangunan dan ekonomi demi menunjang eksistensinya di duniainternasional. Kebutuhan akan bantuan teknis dan bantuan keuangan di negara berkembangpun semakin meningkat. PBB, sebagai organisasi internasional yang memiliki anggotaterbanyak tentu tidak bisa tinggal diam menyikapi kebutuhan bantuan teknis dan keuangannegara-negara anggotanya tersebut. Pada saat itu, PBB masih didominasi oleh sisi politik,perang, dan perdamaian. Munculnya negara-negara baru lantas membuat PBB berpikir untuk membentuk Dewan Ekonomi dan Sosial (
 Economy and Social Council
, selanjutnya disebutECOSOC), demi membantu mengatasi berbagai masalah ekonomi dan sosial yang mulaitimbul di dunia internasional kala itu.Pendirian ECOSOC tidak lantas membuat permasalahan dunia di bidang ekonomidan sosial lantas terselesaikan, PBB menyadari kehadiran ECOSOC sendiri kurang dapatmengatasi masalah ekonomi dan sosial yang semakin hari semakin pelik. Untuk membantutugas ECOSOC sehubungan dengan peningkatan permintaan akan bantuan pembangunan dibidang bantuan teknis dan finansial inilah PBB mendirikan UNDP (
United Nations Development Programme
). Salah satu dari sekian banyak negara yang meminta PBB untuk membantu kondisi pembangunan di negaranya adalah Myanmar (yang ketika itu masihbernama Burma). Sebagai negara yang baru bergabung dengan PBB, Burma ketika itu sadarkeadaan ekonomi dan pembangunannya yang masih lemah membutuhkan UNDP sebagaipendorong pembangunannya. Permintaan Burma akan bantuan pembangunan UNDP pun
 
Page | 3
dikabulkan PBB, sejak 1971 dimulailah upaya pembangunan Burma yang dilakukan UNDP,dan upaya pembangunan itu berakhir pada tahun 1989.
1.2.
 
Permasalahan
Makalah ini akan membahas mengenai peran UNDP dalam membantu pembangunandi Burma, selanjutnya makalah ini akan membahas efektifitas dari peran UNDP di Burmatersebut.
1.3.
 
Kerangka Konsep
1.3.1.
 
Konsep Pembangunan
Pembangunan dimengerti sebagai pergerakan kualitatif dan kuantitatif menujusasaran yang pantas dan dapat diraih
1
. Pembangunan ekonomi juga seringkali didefinisikansebagai suatu proses berdimensi jamak yang melibatkan perubahan-perubahan besar dalamstruktur sosial, sikap masyarakat, dan kelembagaan nasional, seperti halnya percepatanpertumbuhan ekonomi, pengurangan ketidakmerataan, dan pemberantasan kemiskinanabsolut
2
. Michael P. Todaro mengatakan setidaknya ada tiga komponen dasar atau tata nilai
inti yang harus dipenuhi sehubungan dengan terwujudnya konsep “pembangunan”. Tiga tata
nilai inti pembangunan itu adalah :1.
 
Nafkah hidup: kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar (
basic needs
) yangterdiri dari kebutuhan pangan, papan, kesehatan, dan perlindungan,2.
 
Harga diri : menjadi orang, dimengerti sebagai terpenuhinya unsur pengakuandan penghormatan,3.
 
Bebas dari perbudakan, konsep kebebasan di sini dimaksudkan sebagaikebebasan yang lebih mendasar atau emansipasi dari keterasingankondisi-kondisi material dalam kehidupan dan dari perbudakan sosial, terhadapalam, kebodohan orang lain, kesengsaraan, lembaga-lembaga, dan kepercayaanyang bersifat dogmatis
3
.
1.3.2.
 
Penjelasan mengenai ECOSOC PBB Economic and Social Council
(ECOSOC), merupakan sebuah badan prinsipil yangbekerja secara sinergi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dalam menangani bidang
1
David J. Whittaker,
United Nations in the Contemporary World 
, (London : Routledge Press, 1997), hal. 25.
2
Michael P. Todaro,
Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga
, (Jakarta : Penerbit Erlangga, 1994), hal. 90.
3
 
 Ibid,
hal. 92.

Activity (19)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Pristiadi Utomo liked this
Tulik Mamaeabid liked this
Tulik Mamaeabid liked this
Marlyn Ratoe liked this
santabol liked this
santabol liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->