Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
10Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengaruh Penanaman Ajaran Konfusianisme Oleh Pemerintah Korea Terhadap Tererosinya Hak-hak Wanita Korea

Pengaruh Penanaman Ajaran Konfusianisme Oleh Pemerintah Korea Terhadap Tererosinya Hak-hak Wanita Korea

Ratings: (0)|Views: 676|Likes:
Published by Erika Angelika

More info:

Published by: Erika Angelika on Jan 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/13/2011

pdf

text

original

 
 Erika . 0706291243 . Jurusan Ilmu Hubungan Internasional . Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik . UniversitasIndonesia
Tugas Abstraksi Makalah Teori Hubungan Internasional II
Nama : ErikaNPM : 0706291243
PENGARUH PENANAMAN AJARAN KONFUSIANISME OLEH PEMERINTAH KOREATERHADAP TEREROSINYA HAK-HAK WANITA KOREAABSTRAKSI
Sebagai salah satu negara yang menjalankan ajaran Konfusianisme, Korea merupakan contohnegara yang cukup ekstrim dalam mempraktikkan nilai-nilai Konfusianisme dalam kehidupanbermasyarakatnya. Bahkan penerapan nilai-nilai Konfusianisme di Korea seringkali lebih dalam dibandingnegara asal ajaran ini, Cina. Seperti misalnya penerapan nilai pembagian kerja yang terpisah antara pria danwanita, yang menjadi salah satu nilai dasar Konfusianisme. Penerapan nilai
separated functions
inidilakukan terlalu berlebihan oleh pemerintahan Korea, yang kemudian berdampak pada tererosinya hak-hak wanita Korea kala itu. Nilai-nilai Konfusianisme sendiri mulai diterapkan pemerintah Korea pada masapergantian dinasti tahun 1392
1
, dan sejak itulah, berbagai ide-ide patrilineal mulai diterapkan dalammasyarakat Korea. Di sini peran pemerintah Korea sebagai suatu institusi yang menanamkan nilai-nilaiKonfusianisme dalam pikiran setiap warga Korea sangat terasa. Pemerintah Korea yang menganut ajaranKonfusianisme kemudian mengekalkan dan menurunkan nilai-nilai tersebut pada masyarakat Korea. Hal inisesuai dengan pemikiran Goldstein dan Keohanne yang mengatakan bahwa lewat sebuah institusi, idememainkan peran dalam mengkonstruk nilai-nilai yang dianut masyarakat. Sebuah institusi berdiri denganmenggunakan ide dan nilai sebagai dasar pendiriannya, keberadaan institusi tersebut dalam masyarakatkemudian akan memperluas dan mengekalkan penerapan ide-ide, serta akan mempengaruhi kebijakan yangdihasilkan institusi tersebut. Di sinilah terjadi sebuah institusionalisasi ide
2
. Sebuah institusionalisasi ide inikemudian akan mengkondisikan apa yang dianggap oleh aktor-aktor yang terlibat di dalamnya, dalam hal inimasyarakat, sebagai nilai yang penting
3
. Hal yang serupa dengan penjelasan Goldstein dan Keohanne inilahyang terjadi di Korea, saat nilai-nilai Konfusianisme lantas diinstitusionalisasikan dalam pemerintahanKorea, yang berbuntut pada diakuinya dan diterapkannya nilai Konfusianisme dalam kehidupan sehari-hari
1
Hildi Kang.
The Legacy Lingers On: Korean Confucianism and the Er 
osion of Women’s Right 
.http://ieas.berkeley.edu/cks/k12/kang1_paper.pdf, diakses pada 3 April 2009, pukul 17.51.
2
Judith Goldstein dan Robert Keohanne.
 Ideas and Foreign Policy: Beliefs, Institutions, and Political Change
. (London: Cornell UniversityPress, 1993).
 
3
Scott Burchill, et.al.
Theories of International Relations.
(New York: Palgrave, 2002), hal. 215.
 

Activity (10)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ng Mei Yi liked this
Shi Mun liked this
Shi Mun liked this
gakky_77 liked this
ctrawaida liked this
Kent Chen liked this
Edy Santosa liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->