Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
77Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Perancis Dan Kebijakan Imigrasi Uni Eropa, Analisa Peran Perancis Dalam Pembentukan EU Immigration Pact

Perancis Dan Kebijakan Imigrasi Uni Eropa, Analisa Peran Perancis Dalam Pembentukan EU Immigration Pact

Ratings: (0)|Views: 2,621 |Likes:
Published by Erika Angelika

More info:

Published by: Erika Angelika on Jan 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/21/2013

pdf

text

original

 
Page | 1
Perancis dan Kebijakan Imigrasi Uni Eropa
 Analisa Peran Perancis dalam Pembentukan
EU Immigration Pact 
 
Disusun oleh :Erika0706291243Jurusan Ilmu Hubungan Internasional
Tugas Makalah AkhirMata Kuliah Dinamika Kawasan EropaProgram Studi S1 Reguler Ilmu Hubungan InternasionalSemester Ganjil 2009/2010
DEPARTEMEN ILMU HUBUNGAN INTERNASIONALFAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS INDONESIA2009
 
Page | 2
BAB IPENDAHULUAN1.1.
 
Latar Belakang
Sebagai salah satu bentuk organisasi internasional, Uni Eropa merupakan contohyang baik bagi pembentukan intergrasi regional. Betapa tidak, sebagai suatu organisasi yangtersusun dari berbagai macam negara dengan segala perbedaannya, keberadaan Uni Eropaseakan dapat menjadi perekat yang ampuh untuk menyatukan perbedaan-perbedaan itu.Keberadaan Uni Eropa tidak hanya sanggup menyatukan perbedaan-perbedaan antarnegara-negara Eropa, tapi juga telah semakin memperkecil batas-batas antar anggotanya.Batas-batas antar negara anggota Uni Eropa semakin diperkecil sejak dikeluarkannya
Treatyof Rome
, kesepakatan mengenai “
Four Freedoms
” yang dihasilkan oleh
 European EconomicCommunity
. Adapun
Four Freedoms
” yang dimaksud adalah a
danya kebebasan pergerakanmodal, barang, jasa, dan manusia (
 free movement of capital, goods, services, and people
).Adapun, keputusan
Treaty of Rome
ini ternyata mendatangkan banyak masalah dikemudian hari, terutama terkait dengan keputusan
 free movement of people
. Adanyakebebasan pergerakan manusia dalam Uni Eropa sebenarnya memiliki tujuan awal yang baik,yaitu untuk meningkatkan perekonomian Eropa, yang sebagian besar negaranya memilikikekurangan dalam hal tenaga kerja sehingga untuk menarik masuknya buruh-buruh darisesama negara Eropa, dibuatlah keputusan untuk membebaskan masuknya imigran darisesama negara Eropa. Keputusan ini, pada perkembangannya, semakin menimbulkan masalahkarena ternyata imigran yang bebas berpindah ini seringkali tidak hanya datang darinegara-negara anggota Uni Eropa (UE), melainkan juga dari wilayah lain seperti Eropa Timur(yang sebagian besar belum menjadi anggota UE), Afrika, Asia, dan berbagai wilayah lain.Kemudahan masuknya imigran dari berbagai wilayah terutama disebabkan olehmasih lemahnya peraturan-peraturan UE tentang imigrasi. Selain itu, masalah batas-bataswilayah yang relatif lemah dan tidak jelas juga menjadi penyebab mengapa arus imigranmenjadi tidak terkontrol di negara-negara Eropa. Berbagai masalah ini melahirkan urgensi di
 
Page | 3
kalangan negara-negara UE akan adanya sebuah undang-undang yang jelas untuk mengaturmengenai masalah imigrasi, yang kemudian terwujud melalui pembentukan
 European Immigration Pact 
(EIP) pada Oktober 2008. Adanya EIP ini menghasilkan beberapaperubahan penting sehubungan dengan pergerakan imigran di Eropa. Aturan imigrasi yangtadinya longgar kini menjadi lebih ketat dan restriktif. Pembentukan aturan imigrasi EIP yangrestriktif ini tidak terlepas dari peran negara-negara anggota UE yang menuntut dilahirkannyaaturan spesifik yang lebih restriktif dalam mengatur arus imigrasi di Eropa. Salah satu negarayang berperan besar dalam pembentukan kebijakan imigrasi UE yang restriktif adalahPerancis dengan Nicholas Sarkozy sebagai Presidennya. Pada waktu kebijakan imigrasi UniEropa ini dibuat, Uni Eropa sedang berada dalam masa kepemimpinan Sarkozy yang ketikaitu menjabat sebagai Presiden Uni Eropa. Karena itu, tidaklah aneh bila timbul nosi mengenaibanyak dipengaruhinya kebijakan imigrasi Uni Eropa oleh ambisi Sarkozy untuk menertibkanarus imigrasi di Eropa, serta oleh kondisi domestik Perancis yang sedang mengalamipeningkatan arus imigrasi. Makalah ini kemudian akan membahas mengenai pengaruhkondisi arus imigrasi secara domestik di Perancis dan kebijakan imigrasi Perancis yangcenderung restriktif terhadap pembentukan kebijakan imigrasi UE yang restriktif.
1.2.
 
Pertanyaan Permasalahan
Makalah ini akan mencoba menjawab pertanyaan:
Bagaimana pengaruh kebijakanimigrasi Perancis yang restriktif terhadap pembentukan kebijakan imigrasi Uni Eropa?
Dalam menjawab pertanyaan ini, pertama-tama penulis akan memberikan gambaran singkatmengenai imigrasi di Uni Eropa dan di Perancis, kemudian penulis akan menjelaskanmengenai kebijakan imigrasi di Perancis dan di Uni Eropa. Pada bagian akhir, penuliskemudian akan mencoba menganalisa keterkaitan kebijakan imigrasi di Perancis dengankebijakan imigrasi di Uni Eropa dengan menggunakan kerangka teori yang akan dijelaskanberikutnya.
1.3.
 
Kerangka Pemikiran
Makalah ini akan menggunakan dua macam kerangka pemikiran, yaitu kerangkakonsep dan kerangka teori. Dalam kerangka konsep, makalah ini akan menerangkan

Activity (77)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Melody Grace liked this
Gilang Sasmoyo liked this
Siti Nurfaidah liked this
Nurul Izza liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->