Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Waspada Produk Berbahan Plastic 9

Waspada Produk Berbahan Plastic 9

Ratings: (0)|Views: 718|Likes:
Published by angelmuel

More info:

Published by: angelmuel on Jan 02, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/12/2011

pdf

text

original

 
Waspada Produk Berbahan plastic
 
9- 2009
Baru baru ini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)menyampaikan hasil pengawasannya terhadap jenis-jenis tasplastik kresek yang saat ini banyak beredar luas di pasaran.Bahwa bahan yang digunakan untuk membuat plastik kresekberasal dari bahan daur ulang yang tidak diketahui asalusulnya.Kekhawatiran terhadap penggunaan produk produk plastikyang berhubungan langsung dengan makanan manusia menjadi beralasan untukdiperhatikan, mengingat bahaya kandungan zat kimia pada produk plastik yang apabilaterkonsumsi oleh tubuh bisa menyebabkan kanker.Selain berbahaya bagi makanan, penggunaan produk plastik seperti tas kresek, sedotanbagi kehidupan manusia juga sangat merugikan. Karena kandungan dari bahan plastik tidakmudah di urai oleh alam, atau butuh waktu selama 1000 tahun bagi alam untuk bisamengurainya.Kalau memang plastik itu tidak baik untuk kesehatan, apakah ada tanda pengenalnya?Ternyata memang ada, Dan itu sudah diatur dan ditetapkan secara internasional, sehinggadi manapun di belahan dunia ini kode dan simbolnya sama.Kode ini dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun 1988 di AmerikaSerikat dan diadopsi pula oleh lembaga-lembaga yang mengembangkan sistem kode,seperti ISO (International Organization for Standardization).
Secara umum tanda tersebut berada di dasar, berbentuk segi tiga, di dalamsegitiga akan terdapat angka, serta nama jenis plastik di bawah segitiga, dengancontoh dan penjelasan sebagai berikut:1. PET — Polyethylene Terephthalate
Biasanya, pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang dengan angka1 di tengahnya dan tulisan PETE atau PET (polyethylene terephthalate) di bawah segitigaBiasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/tembus pandang seperti botol airmineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya.Mayoritas bahan plastik PET di dunia untuk serat sintetis (sekitar 60 %), dalam pertekstilanPET biasa disebut dengan polyester (bahan dasar botol kemasan 30 %) Botol JenisPET/PETE ini direkomendasikan HANYA SEKALI PAKAI, kenapa? Dijawab oleh artikel ini: Bilaterlalu sering dipakai, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat apalagi panas, akanmengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut akan meleleh dan mengeluarkan zatkarsinogenik (dapat menyebabkan kanker)Di dalam membuat PET, menggunakan bahan yang disebut dengan antimoni trioksida, yangberbahaya bagi para pekerja yang berhubungan dengan pengolahan ataupun daurulangnya, karena antimoni trioksida masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernafasan,yaitu akibat menghirup debu yang mengandung senyawa tersebut. Terkontaminasinyasenyawa ini dalam periode yang lama akan mengalami: iritasi kulit dan saluran pernafasan.Bagi pekerja wanita, senyawa ini meningkatkan masalah menstruasi dan keguguran, pun
 
bila melahirkan, anak mereka kemungkinan besar akan mengalami pertumbuhan yanglambat hingga usia 12 bulan.
2. HDPE — High Density Polyethylene
Umumnya, pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulangdengan angka 2 di tengahnya, serta tulisan HDPE (high density polyethylene) dibawah segitiga.
Biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu, tupperware, galon airminum, kursi lipat, dan lain-lain.
HDPE merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karenakemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPEdengan makanan/minuman yang dikemasnya.
HDPE memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadapsuhu tinggi.
Sama seperti PET, HDPE juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian,karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu
3. V — Polyvinyl Chloride
Tertera logo daur ulang (terkadang berwarna merah) dengan angka 3 di tengahnya, sertatulisan V — V itu berarti PVC (polyvinyl chloride), yaitu jenis plastik yang paling sulit didaurulang.
Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol.
PVC mengandung DEHA yang dapat bereaksi dengan makanan yang dikemas denganplastik berbahan PVC ini saat bersentuhan langsung dengan makanan tersebutkarena DEHA ini lumer pada suhu -15oC.
Reaksi yang terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik iniberpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.
Sebaiknya kita mencari alternatif pembungkus makanan lain yang tidak mengandungbahan pelembut, seperti plastik yang terbuat dari polietilena atau bahan alami (daunpisang misalnya).
4. LDPE — Low Density Polyethylene
Tertera logo daur ulang dengan angka 4 di tengahnya, serta tulisan LDPE– LDPE (low density polyethylene) yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic/dibuat dariminyak bumi), biasa dipakai untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yanglembek.
Sifat mekanis jenis plastik LDPE adalah kuat, agak tembus cahaya, fleksibel danpermukaan agak berlemak. Pada suhu di bawah 60oC sangat resisten terhadapsenyawa kimia, daya proteksi terhadap uap air tergolong baik, akan tetapi kurangbaik bagi gas-gas yang lain seperti oksigen.
Plastik ini dapat didaur ulang, baik untuk barang-barang yang memerlukanfleksibilitas tetapi kuat, dan memiliki resistensi yang baik terhadap reaksi kimia.
Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempatmakanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemasdengan bahan ini.
5. PP — Polypropylene
Tertera logo daur ulang dengan angka 5 di tengahnya, serta tulisan PP
 
– PP (polypropylene) adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik, terutama untuk yangberhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botolminum dan terpenting botol minum untuk bayi.
Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan.Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah, ketahananyang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap
Carilah dengan kode angka 5 bila membeli barang berbahan plastik untukmenyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman.
6 . PS — Polystyrene
Tertera logo daur ulang dengan angka 6 di tengahnya, serta tulisan PS– PS (polystyrene) ditemukan tahun 1839, oleh Eduard Simon, seorang apoteker dariJerman, secara tidak sengaja.
PS biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekalipakai, dan lain-lain.
Polystyrene merupakan polimer aromatik yang dapat mengeluarkan bahan styreneke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan.
Selain tempat makanan, styrene juga bisa didapatkan dari asap rokok, asapkendaraan dan bahan konstruksi gedung.
Bahan ini harus dihindari, karena selain berbahaya untuk kesehatan otak,mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalahreproduksi, dan pertumbuhan dan sistem syaraf, juga karena bahan ini sulit didaurulang. Pun bila didaur ulang, bahan ini memerlukan proses yang sangat panjang danlama.
Bahan ini dapat dikenali dengan kode angka 6, namun bila tidak tertera kode angkatersebut pada kemasan plastik, bahan ini dapat dikenali dengan cara dibakar (caraterakhir dan sebaiknya dihindari). Ketika dibakar, bahan ini akan mengeluarkan apiberwarna kuning-jingga, dan meninggalkan jelaga.
7. OTHER 
Tertera logo daur ulang dengan angka 7 di tengahnya, serta tulisan OTHER– Other (SAN ? styrene acrylonitrile, ABS - acrylonitrile butadiene styrene, PC -polycarbonate, Nylon)
Dapat ditemukan pada tempat makanan dan minuman seperti botol minumolahraga, suku cadang mobil, alat-alat rumah tangga, komputer, alat-alat elektronik,dan plastik kemasan.
PC - Polycarbonate dapat ditemukan pada botol susu bayi, gelas anak batita (sippycup), botol minum polikarbonat, dan kaleng kemasan makanan dan minuman,termasuk kaleng susu formula.
Dapat mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan danminuman yang berpotensi merusak sistem hormon, kromosom pada ovarium,penurunan produksi sperma, dan mengubah fungsi imunitas.
Dianjurkan untuk tidak dipergunakan untuk tempat makanan ataupun minumankarena Bisphenol-A dapat berpindah ke dalam minuman atau makanan jika suhunyadinaikkan karena pemanasan. Ironisnya botol susu sangat mungkin mengalamiproses pemanasan, entah itu untuk tujuan sterilisasi dengan cara merebus,dipanaskan dengan microwave, atau dituangi air mendidih atau air panas.
SAN dan ABS memiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia dan suhu,kekuatan, kekakuan, dan tingkat kekerasan yang telah ditingkatkan.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->