Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
101Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kelarutan

Kelarutan

Ratings: (0)|Views: 3,445 |Likes:

More info:

Published by: Muhammad Agus Martjianto on Jan 03, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/01/2013

pdf

text

original

 
KELARUTANKelarutan
atau
solubilitas
adalah kemampuan suatuzat kimia tertentu,zat terlarut(
 solute
),untuk larut dalam suatu pelarut (
 solvent 
)
. Kelarutan dinyatakan dalam jumlah maksimum zatterlarut yang larut dalam suatu pelarut pada kesetimbangan. Larutan hasil disebutlarutanjenuh. Zat-zat tertentu dapat larut dengan perbandingan apapun terhadap suatu pelarut. Contohnyaadalahetanoldi dalamair . Sifat ini lebih dalam  bahasa Inggris lebih tepatnya disebut
miscible
.Pelarut umumnya merupakan suatu cairanyang dapat berupa zat murni ataupun campuran. Zat yang terlarut, dapat berupa gas, cairan lain, atau padat. Kelarutan bervariasi dari selalu larut seperti etanol dalam air, hingga sulit terlarut, seperti perak kloridadalam air. Istilah "tak larut"(
insoluble
) sering diterapkan pada senyawayang sulit larut, walaupun sebenarnya hanya ada sangat sedikit kasus yang benar-benar tidak ada bahan yang terlarut. Dalam beberapa kondisi,titik kesetimbangan kelarutan dapat dilampaui untuk menghasilkan suatu larutan yang disebutlewat jenuh(
 supersaturated 
) yang metastabil.
Derajat kelarutan asam
(atau
derajat disosiasi asam
, dilambangkan dengan
 pK 
a
) dalamkimia digunakan sebagai ukuran kelarutan suatu asam (atau basa) dalam pelarut air dengan kondisistandar (1atmdan 25°C). Nilai
 pK 
a
didefinisikan sebagai "minus logaritma terhadap konsentrasiion H
+
dalam larutan". Definisi ini menyebabkan konsentrasi yang lebih tinggi memberikan nilaiyang lebih rendah.Ukuran kelarutan diukur dari banyaknya ion H
+
(dalam mol per liter larutan atau molar ) terlarut. Air murni memiliki rumus kesetimbangan kelarutanH
2
O <==> H
+
+ OH
-
.Tampak bahwa air terionisasi lemah. Pada keadaan ini, banyaknya ion H
+
sama dengan ion OH
-
,yaitu 10
-7
mol per liter. Dengan kata lain,
 pK 
a
= 7.Penambahan asam akan menaikkan konsentrasi H
+
dan menurunkan OH
-
. Asam kuat praktismengikat semua OH
-
dan dapat dikatakan larutan sepenuhnya berisi ion H
+
(
 pK 
a
mendekatinol).Asam lemah tidak terlarut sepenuhnya sehingga, meskipun konsentrasi H
+
meningkat, masihterdapat OH
-
terlarut. Akibatnya, nilai
 pK 
a
berada di antara 0 dan 7. Dengan logika yang sama, penambahan basa pada air akan mengakibatkan nilai
 pK 
a
berada di antara 7 dan 14.
, karena dapat bersifat asam maupun basa, memiliki paling sedikit dua nilai
 pK 
a
.
[sunting] Derajat kelarutan basa
Derajat kelarutan asam dapat juga dinyatakan dengan
derajat kelarutan basa
. Untuk parameter ini, yang diukur adalah konsentrasi OH
-
terlarut. 
Kelarutan
atau
solubilitas
adalah kemampuansuatu zat kimiatertentu,zat terlarut(
 solute
), untuk larut dalam suatu  pelarut(
 solvent 
)
[1]
.Kelarutan dinyatakan dalam jumlah maksimum zat terlarut yang larut dalam suatu pelarut padakesetimbangan. Larutan hasil disebut larutanjenuh. Zat-zat tertentu dapat larut dengan
 
 perbandingan apapun terhadap suatu pelarut. Contohnya adalahetanol di dalamair . Sifat ini lebih dalam bahasa Inggrislebih tepatnya disebut
miscible
.Hubungan kelarutan dansuhuuntuk beberapa jenisgaram. Pelarut umumnya merupakan suatu cairanyang dapat berupa zat murni ataupun campuran. Zat yang terlarut, dapat berupa gas, cairan lain, atau padat. Kelarutan bervariasi dari selalu larut seperti etanol dalam air, hingga sulit terlarut, seperti perak kloridadalam air. Istilah "tak larut"(
insoluble
) sering diterapkan pada senyawayang sulit larut, walaupun sebenarnya hanya ada sangat sedikit kasus yang benar-benar tidak ada bahan yang terlarut. Dalam beberapa kondisi,titik kesetimbangan kelarutan dapat dilampaui untuk menghasilkan suatu larutan yang disebutlewat jenuh(
 supersaturated 
) yang metastabil.
Derajat kelarutan asam
(atau
derajat disosiasi asam
, dilambangkan dengan
 pK 
a
) dalamkimia digunakan sebagai ukuran kelarutan suatu asam (atau basa) dalam pelarut air dengan kondisistandar (1atmdan 25°C). Nilai
 pK 
a
didefinisikan sebagai "minus logaritma terhadap konsentrasiion H
+
dalam larutan". Definisi ini menyebabkan konsentrasi yang lebih tinggi memberikan nilaiyang lebih rendah.Ukuran kelarutan diukur dari banyaknya ion H
+
(dalam mol per liter larutan atau molar 
 
) terlarut.Air murni memiliki rumus kesetimbangan kelarutanH
2
O <==> H
+
+ OH
-
.Tampak bahwa air terionisasi lemah. Pada keadaan ini, banyaknya ion H
+
sama dengan ion OH
-
,yaitu 10
-7
mol per liter. Dengan kata lain,
 pK 
a
= 7.Penambahan asam akan menaikkan konsentrasi H
+
dan menurunkan OH
-
. Asam kuat praktismengikat semua OH
-
dan dapat dikatakan larutan sepenuhnya berisi ion H
+
(
 pK 
a
mendekatinol).Asam lemah tidak terlarut sepenuhnya sehingga, meskipun konsentrasi H
+
meningkat, masihterdapat OH
-
terlarut. Akibatnya, nilai
 pK 
a
berada di antara 0 dan 7. Dengan logika yang sama, penambahan basa pada air akan mengakibatkan nilai
 pK 
a
berada di antara 7 dan 14.
, karena dapat bersifat asam maupun basa, memiliki paling sedikit dua nilai
 pK 
a
.
1. Derajat kelarutan basa
Derajat kelarutan asam dapat juga dinyatakan dengan
derajat kelarutan basa
. Untuk parameter ini, yang diukur adalah konsentrasi OH
-
terlarut.Dalamkimia,
larutan
adalahcampuran homogenyang terdiri dari dua atau lebih zat. Zat yang jumlahnya lebih sedikit di dalam larutan disebut
(zat) terlarut
atau
solut
, sedangkan zat yang jumlahnya lebih banyak daripada zat-zat lain dalam larutan disebut
pelarut
atau
solven
.Komposisi zat terlarut dan pelarut dalam larutan dinyatakan dalam
konsentrasi
larutan,
 
sedangkan proses pencampuran zat terlarut dan pelarut membentuk larutan disebut
 pelarutan
atau
 solvasi
.Contoh larutan yang umum dijumpai adalah  padatanyang dilarutkan dalamcairan, seperti garam  atauguladilarutkan dalam Gas dapat pula dilarutkan dalam cairan, misalnya karbon dioksida  atauoksigendalam air. Selain itu, cairan dapat pula larut dalam cairan lain, sementara gas larutdalam gas lain. Terdapat pula larutan padat, misalnyaaloi (campuran logam) danmineral  tertentu.Melarutkangaram ke dalamair 
Daftar isi:
1. Konsentrasi
Konsentrasi larutan menyatakan secara kuantitatif komposisi zat terlarut dan pelarut di dalamlarutan. Konsentrasi umumnya dinyatakan dalam perbandingan jumlah zat terlarut dengan jumlah total zat dalam larutan, atau dalam perbandingan jumlah zat terlarut dengan jumlah pelarut. Contoh beberapa satuan konsentrasi adalah molar , molal, dan bagian per juta (
 
. Sementara itu, secara kualitatif, komposisi larutan dapat dinyatakan sebagai
encer 
(berkonsentrasi rendah) atau
 pekat 
(berkonsentrasi tinggi).
2. Pelarutan
Ion natrium tersolvasi oleh molekul-molekul air Molekul komponen-komponen larutan berinteraksi langsung dalam keadaan tercampur. Pada proses pelarutan, tarikan antarpartikel komponen murni terpecah dan tergantikan dengan tarikanantara pelarut dengan zat terlarut. Terutama jika pelarut dan zatterlarut sama-sama  polar , akan terbentuk suatu sruktur zat pelarut mengelilingi zat terlarut; hal ini memungkinkan interaksiantara zat terlarut dan pelarut tetap stabil.Bila komponen zat terlarut ditambahkan terus-menerus ke dalam pelarut, pada suatu titik komponen yang ditambahkan tidak akan dapat larut lagi. Misalnya, jika zat terlarutnya berupa padatan dan pelarutnya berupa cairan, pada suatu titik padatan tersebut tidak dapat larut lagi danterbentuklah endapan. Jumlah zat terlarut dalam larutan tersebut adalah maksimal, danlarutannya disebut sebagai
larutan jenuh
. Titik tercapainya keadaan jenuh larutan sangat

Activity (101)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Kharisma Ganda liked this
Opy ReZpectha liked this
Ditya Rahman liked this
Chie Hilma liked this
Madira Matindo liked this
Nurul Ramadanah liked this
Lestari Hetalesi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->