Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
49Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Perubahan Pola Mata Pencaharian Masyarakat desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang Sebagai Strategi Adaptasi Ekonomi Terhadap Pembukaan Areal Wisata dan Industri Kebun Teh Wonosari: Sebuah Analisis Perubahan Cultural Themes

Perubahan Pola Mata Pencaharian Masyarakat desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang Sebagai Strategi Adaptasi Ekonomi Terhadap Pembukaan Areal Wisata dan Industri Kebun Teh Wonosari: Sebuah Analisis Perubahan Cultural Themes

Ratings: (0)|Views: 4,982 |Likes:

More info:

Published by: Darundiyo Pandupitoyo, S. Sos. on Jan 04, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/29/2013

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUAN
I.1 Latar Belakang Masalah
Sering dikatakan bahwa masyarakat desa di Indonesiaadalah masyarakat yang statis dan tidak maju. Pernyataan demikianbiasanya didasarkan atas pandangan sepintas lalu yang tidak ditelitilebih dalam, karena tidak ada suatu masyarakat yang mandek samasekali dalam perkembangannya sepanjang masa. Perubahan yangmenarik untuk dibahas adalah perubahan sosial budaya padaindividu atau masyarakat.Kebudayaan menurut Suparlan (2003:129) merupakanseperangkat sistem adalah keseluruhan pengetahuan yang dipunyaioleh manusia sebagai makhluk sosial yang isinya adalah perangkat-perangkat model pengetahuan yang secara selektif digunakanuntuk memahami dan menginterpretasi lingkungan yang dihadapidan untuk mendorong serta menciptakan tindakan-tindakan yangdiperlukannya.Perkembangan alam lingkungan tidaklah statis, namuncenderung lebih dinamis. Maka dari itu kebudayaan yangmerupakan seperangkat sistem pengetahuan tentang adaptasidengan alam akan ikut bergerak dinamis mengikuti perkembangan
By: Darundiyo Pandupitoyo, S. Sos. and Friends
Lawang, Kabupaten Malang Sebagai Strategi Adaptasi Ekonomi TerhadapPembukaan Areal Wisata dan Industri Kebun Teh Wonosari: Sebuah Analisis Perubahan Cultural ThemesPerubahan Pola Mata Pencaharian Masyarakat desa Ketindan, Kecamatan
 
Perubahan Pola Mata Pencaharian Masyarakat desa Ketindan, KecamatanLawang, Kabupaten Malang Sebagai Strategi Adaptasi Ekonomi TerhadapPembukaan Areal Wisata dan Industri Kebun Teh Wonosari: Sebuah Analisis Perubahan Cultural themes
2
alam lingkungan yang lebih kita kenal dengan istilah perubahansosial budaya.Perubahan-perubahan pada bentuk dan pola individu ataumasyarakat inilah yang sangat menarik untuk kita pahami lebihlanjut, karena setiap perubahan memiliki efek dan makna yangberbeda-beda. Perubahan sosial budaya yang ada dalammasyarakat melewati tiga tahapan penting, yaitu perubahan dalamtataran individu, tataran masyarakat dan tataran kebudayaan.Masing-masing tataran memiliki baberapa variabel yangmempengaruhi ataupun yang terpengaruh.Perubahan sosial budaya bisa terjadi akibat perubahansecara ekonomi yang dialami oleh suatu masyarakat atau individu.Perubahan ekonomi menyebabkan tingkat kesejahteraan seseorangberubah dan juga seseorang bisa memperoleh sesuatu yangdiinginkan. Tingkat pemenuhan kebutuhan manusia dan tingkatkesejahteraan kehidupan materialnya ditentukan oleh oleh tingkatteknologi dan eKonomi, namun hal tersebut tidak terlepas dariunsur-unsur budaya yang ada, aspek-aspek biologi dan emosimanusia yang bersangkutan dan juga kualitas dan kuantitas sumber daya energi yang tersedia dan ada dalam lingkungan.Dalam pemenuhan kebutuhan-kebutuhan tersebut salah satuaspek penting yang sering dilupakan oleh kebanyakan masyarakat
 
Perubahan Pola Mata Pencaharian Masyarakat desa Ketindan, KecamatanLawang, Kabupaten Malang Sebagai Strategi Adaptasi Ekonomi TerhadapPembukaan Areal Wisata dan Industri Kebun Teh Wonosari: Sebuah Analisis Perubahan Cultural themes
3
adalah aspek tradisi dan kebudayaan setempat. Pentingnya apeksosial ini karena manusia adalah makhluk sosial yang hampir sebagian besar kegiatan pemenuhan kebutuhan dicapai melaluikehidupan sosial budaya.Masyarakat terpacu untuk melakukan inovasi yang berbedaantara satu orang dalam suatu masyarakat.seperti yang dikatakanoleh Suparlan (2003.133):
Usaha-usaha pemenuhan kebutuhan manusia yang dilakukanoleh para warga suatu masyarakat tidak selamanya dalammelaksanakannya dilakukan secara seragam atau tanpavariasi-variasi. Pengecualian-pengeculaian atau penyimpangan-penympangan secara individual dari pedoman yang berlakuumum sesuai dengan tradisi-tradisi yang berlaku setempatselalu terjadi. Hal ini disebabkan karena variasi-variasi dalamhal pengetahuan kebudayaan yang dipunyai oleh masing-masing individu.
Penelitian yang kami laksanakan di desa Ketindan, KecamatanLawang, Kabupaten Malang kali ini terfokus pada strategi adaptasiekonomi yang dilakukan masyarakat setempat sebagai akibatdibangunnya kawasan agrowisata kebun teh di desa Wonosari.Desa Ketindan tepat berada di
Main road 
menuju ke kawasanagrowisata kebun teh wonosari, sehingga beberapa aspekkehidupan masyarakat ikut terpengaruh.

Activity (49)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Taufik Rachman liked this
Laila Hayati liked this
Laila Hayati liked this
dindaadinda liked this
Russy Lobet liked this
Mugi Lestari liked this
Ilham Fly Away liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->