Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
128Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pasar Modern vs Tradisional

Pasar Modern vs Tradisional

Ratings: (0)|Views: 23,446|Likes:
Published by bangosenk
bagi ilmu bang
bagi ilmu bang

More info:

Published by: bangosenk on Jan 04, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/18/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN1.1. Latar Belakang
Industri retail adalah industri yang sangat strategis di Indonesia. Industri retailini merupakan industri kedua terbesar yang mampu menyerap tenaga kerja setelahindustri pertanian. Sebagai mana kita ketahui dalam industri manapun pasti kita akantemui persaingan di dalamnya, tidak terkecuali industri retail di Indonesia. Persainganindustri retail membelah industri ini menjadi dua blok besar, yang pertama blok retailtradisional yang secara langsung diwakili oleh pedagang pasar tradisional sertawarung-warung kecil di pinggir jalan dan yang kedua adalah blok retail modern yangdiwakili oleh Indomart, Alfamart, Ramayana, Carrefour dan lain sebagainya.Persaingan industri retail ini memang bukan hal yang baru, persaingan tersebut telahdimulai sejak tahun 1990an.Kegagalan pasar adalah situasi ketika pasar tidak mampu secara efektimengorganisasikan produksi atau mengalokasikan barang dan jasa kepada konsumen.Situasi seperti ini dapat tercipta ketika kekuatan pasar telah kehilangankemampuannya dalam memenuhi kepentingan-kepentingan publik. Kegagalan pasar atau market failure adalah istilah dalam konteks ini tidak dimaksudkan untuk menjelaskan kehancuran ekonomi atau hubungan pasar. Kegagalan pasar adalahklaim yang menyatakan bahwa pasar tidak mampu menciptakan efisiensi secaramaksimal. Sekali lagi, kegagalan pasar bukan berarti merupakan kehancuran atauterhentinya pasar.Di Indonesia pasar modern memiliki nilai yang sangat strategis mengingat pasar tradisional di Indonesia termasuk yang paling sering di kunjungi pelanggannya,tercatat sebanyak 25 kali perbulan, angka ini temasuk angka yang besar dibandingkandengan India dan Srilangka yang hanya 11 kali per bulannya dikunjungi oleh
1
 
 pengunjung dan Filipina hanya 14 kali perbulan. Hal ini mengindikasikan bahwadinamika ekonomi Indonesia adalah dinamika ekonomi yang secara dominandimainkan oleh para pelaku ekonomi di tingkat grass root. Potensi ini seharusnyalebih dapat dikembangkan lagi agar kemudian perdagangan dalam negeri di Indonesialebih kuat dan lebih efisien dalam rangka penguatan ekonomi masyarakat kecil.Citra pasar tradisional yang kurang baik itu haruslah mendapat penangan yang seriusdari pemerintah karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Pembenahan pasar tradisonal untuk menjadi tempat perbelanjaan yang nyaman dan menarik dan bercitra positif adalah suatu tantangan yang cukup berat yang harus di upayakan pemerintahsebagai rasa tanggung jawab kepada publik.Keberadaan pasar tradisional juga harus mendapatkan perhatian yang lebihserius dari pemerintah mengingat pasar tradisional atau usaha kecil terbukti tidak rentan terhadap effek krisis multi dimensional yang melanda Indonesia sejak tahun1997. Pemerintah juga harus mendorong pasar tradisional untuk melakukan perubahan pelayanan layaknya pasar modern yang harus dikembangkan oleh pasar tradisional agar tidak tersingkir dalam perebutan konsumen.
1.2. Rumusan Masalah
1. Bagaimana sejarah awal mula pasar tradisional dan pasar modern ?2. Bagaimana karakteristik dari pasar tradisional dan pasar modern ?3. Bagaimana peran pemerintah dalam menghadapi kecenderungan pasar modern untuk memajukan pasar tradisional ?
1.3. Tujuan
1. Mengetahui sejarah awal mula pasar tradisional dan pasar modern.
2
 
2. Mengetahui karakteristik dari pasar tradisional dan pasar modern.3. Mengetahui peran pemerintah dalam menghadapi kecenderungan pasar modern untuk memajukan pasar tradisional.
BAB IIPEMBAHASAN2.1. Pengertian Pasar Tradisional dan Pasar Modern
Pasar dalam arti sempit adalah tempat dimana permintaan dan penawaran bertemu, dalam hal ini lebih condong ke arah pasar tradisional. Sedangkan dalam artiluas adalah proses transaksi antara permintaan dan penawaran, dalam hal ini lebihcondong ke arah pasar modern. Permintaan dan Penawaran dapat berupa Barang atauJasa. Sedangkan secara umum pasar merupakan tempat pertemuan antara penjual dan pembeli.Menurut sumber Wikipedia Bahasa Indonesia Ensiklopedia bebas, pasar dikelompokkan menjadi 2 yaitu:
a.
Pasar tradisional
merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeliserta ditandai dengan adanya transaksi penjual pembeli secara
3

Activity (128)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Amoy Piliang liked this
rosikhana liked this
Faisal Akbar liked this
Nurul Hadi liked this
Elisabeth Nany liked this
Mubarak Harun liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->