novel Max Havelaar (1859), ditulis oleh Multatuli, mengenai kritik terhadapkolonialisme Belanda).[9]Sejak tahun 1900, nama Indonesia menjadi lebih umum pada lingkungan akademikdi luar Belanda, dan golongan nasionalis Indonesia menggunakannya untukekspresi politik.[9] Adolf Bastian dari Universitas Berlin memasyarakatkan nama inimelalui buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipels, 1884–1894.Pelajar Indonesia pertama yang menggunakannya ialah Suwardi Suryaningrat (KiHajar Dewantara), yaitu ketika ia mendirikan kantor berita di Belanda yangbernama Indonesisch Pers Bureau di tahun 1913.[6]SejarahArtikel utama untuk bagian ini adalah: Sejarah IndonesiaLihat pula: Sejarah NusantaraPeninggalan fosil-fosil Homo erectus, yang oleh antropolog juga dijuluki "Manusia Jawa", menimbulkan dugaaan bahwa kepulauan Indonesia telah mulai berpenghunipada antara dua juta sampai 500.000 tahun yang lalu.[10] Bangsa Austronesia,yang membentuk mayoritas penduduk pada saat ini, bermigrasi ke Asia Tenggaradari Taiwan. Mereka tiba di sekitar 2000 SM, dan menyebabkan bangsa Melanesiayang telah ada lebih dahulu di sana terdesak ke wilayah-wilayah yang jauh di timurkepulauan.[11] Kondisi tempat yang ideal bagi pertanian, dan penguasaan atascara bercocok tanam padi setidaknya sejak abad ke-8 SM,[12] menyebabkanbanyak perkampungan, kota, dan kerajaan-kerajaan kecil tumbuh berkembangdengan baik pada abad pertama masehi. Selain itu, Indonesia yang terletak di jalurperdagangan laut internasional dan antar pulau, telah menjadi jalur pelayaranantara India dan China selama beberapa abad.[13] Sejarah Indonesia selanjutnyamengalami banyak sekali pengaruh dari kegiatan perdagangan tersebut.[14] Sejak abad ke-1 kapal dagang Indonesia telah berlayar jauh, bahkan sampai keAfrika. Sebuah bagian dari relief kapal di candi Borobudur, k. 800 M.Di bawah pengaruh agama Hindu dan Buddha, beberapa kerajaan terbentuk dipulau Kalimantan, Sumatra, dan Jawa sejak abad ke-4 hingga abad ke-14. Kutai,merupakan kerajaan tertua di Nusantara yang berdiri pada abad ke-4 di hulu sungaiMahakam, Kalimantan Timur. Di wilayah barat pulau Jawa, pada abad ke-4 hinggaabad ke-7 M berdiri kerajaan Tarumanegara. Pemerintahan Tarumanagara