Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
14Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bab 10 Menyusun Karya Tulis Ilmiah Sosial

Bab 10 Menyusun Karya Tulis Ilmiah Sosial

Ratings: (0)|Views: 1,583 |Likes:
Published by Suhadi Rembang
Pasca melakukan penelitian, dilanjutkan kemudian menyusun laporan
penelitian (lihat bab 9). Pada umumnya pasca penelitian (baik bidang sosial dan
alam) seorang peneliti merasa berat dalam menyusun laporan penelitian?
Sesulit apakah membuat karya ilmiah sosial? Bagaimana cara membuat karya
ilmiah sosial? Setelah jadi artikel ilmiah, akan dipublikasikan dimana? Pada
bagian ini akan dipaparkan tentang teknik menulis karya ilmiah sosial dengan
apik.
Namun sebelum melangkah pada bagian tersebut, terlebih dahulu akan
dipaparkan tata cara membuat karya ilmiah secara umum. Perlu diketahui
bahwa karya ilmiah sosial merupakan suatu karya (tulisan) yang dibuat
berdasarkan kaidah-kaidah keilmiahan.
Dengan dihadirkan bab ini secara khsuus, diharapkan seorang peneliti
akan mampu menghasilkan artikel ilmiah. Artikel ilmiah merupakan suatu sajian
singkat dan padat yang sifatnya komunikatif tentang suatu pengabaran akan
hasil karya ilmiah. Biasanya artikel ilmiah dapat dilihat pada jurnal ilmiah, koran,
dan majalah.
Pasca melakukan penelitian, dilanjutkan kemudian menyusun laporan
penelitian (lihat bab 9). Pada umumnya pasca penelitian (baik bidang sosial dan
alam) seorang peneliti merasa berat dalam menyusun laporan penelitian?
Sesulit apakah membuat karya ilmiah sosial? Bagaimana cara membuat karya
ilmiah sosial? Setelah jadi artikel ilmiah, akan dipublikasikan dimana? Pada
bagian ini akan dipaparkan tentang teknik menulis karya ilmiah sosial dengan
apik.
Namun sebelum melangkah pada bagian tersebut, terlebih dahulu akan
dipaparkan tata cara membuat karya ilmiah secara umum. Perlu diketahui
bahwa karya ilmiah sosial merupakan suatu karya (tulisan) yang dibuat
berdasarkan kaidah-kaidah keilmiahan.
Dengan dihadirkan bab ini secara khsuus, diharapkan seorang peneliti
akan mampu menghasilkan artikel ilmiah. Artikel ilmiah merupakan suatu sajian
singkat dan padat yang sifatnya komunikatif tentang suatu pengabaran akan
hasil karya ilmiah. Biasanya artikel ilmiah dapat dilihat pada jurnal ilmiah, koran,
dan majalah.

More info:

Published by: Suhadi Rembang on Jan 06, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/02/2013

pdf

text

original

 
BAB 10MENYUSUN KARYA TULIS ILMIAH SOSIAL
Pasca melakukan penelitian, dilanjutkan kemudian menyusun laporanpenelitian (lihat bab 9). Pada umumnya pasca penelitian (baik bidang sosial danalam) seorang peneliti merasa berat dalam menyusun laporan penelitian?Sesulit apakah membuat karya ilmiah sosial? Bagaimana cara membuat karyailmiah sosial? Setelah jadi artikel ilmiah, akan dipublikasikan dimana? Padabagian ini akan dipaparkan tentang teknik menulis karya ilmiah sosial denganapik.Namun sebelum melangkah pada bagian tersebut, terlebih dahulu akandipaparkan tata cara membuat karya ilmiah secara umum. Perlu diketahuibahwa karya ilmiah sosial merupakan suatu karya (tulisan) yang dibuatberdasarkan kaidah-kaidah keilmiahan.Dengan dihadirkan bab ini secara khsuus, diharapkan seorang penelitiakan mampu menghasilkan artikel ilmiah. Artikel ilmiah merupakan suatu sajiansingkat dan padat yang sifatnya komunikatif tentang suatu pengabaran akanhasil karya ilmiah. Biasanya artikel ilmiah dapat dilihat pada jurnal ilmiah, koran,dan majalah.
A.
 
Karya Tulis Ilmiah Bidang Sosial
Karya tulis ilmiah bidang sosial merupakan sebuah hasil karya seorang ilmuansosial dalam rentang perjalanan seseorang melakukan penelitian dan pemikirantentang sosial budaya yang dikajinya, apakah itu diperoleh melalui studi pustaka, atausuatu kegiatan empiris (Winarto dkk, 2004:2). Menurut Winarto dkk (2004:2-3)beberapa pertanyaan yang patut dimunculkan saat membaca karya tulis ilmuiah sosialadalah sebagai berikut:-
 
apakah maksud penulis dengan menyajikan kumpulan data tersebut;-
 
apakah argumen yang ingin disampaikannya;-
 
apakah sumbangsih tulisan itu bagi pengembang isu-isu konseptual, teoritis,metodologis, dan/atau pengayaan pemahaman tentang fenomena sosial-budaya yang terkait dengan pokok bahasan dalam tulisan itu; dan-
 
dimanakah posisi karya tulis ilmiah itu dalam koneks pembahasan wacanayang tengah berkembang dalam perjalanan ilmu sosial pada suatu kurunwaktu dan isu tertentu?Bagaimana tatacara penulisan karya tulis ilmiah sosial? Pada umumnya setiapajang perlombaan karya tulis ilmiah sosial telah dibuatkan tatacara penulisan karya
 
Suhadi, SMA 1 Negeri Pamotan Tahun 2010 PENELITIAN SOSIAL: SUATU PERSPEKTIF AWAL UNTUK PENELITI PEMULA 
76
tulis ilmiah sosial sedemikian rupa oleh penyelenggara (panitia lomba). Ada dua halpenting yang biasanya berkenaan dengan lomba karya tulis ilmiah sosial, yaitu:petunjuk teknis penulisan/pengetikan karya ilmiah dan sistematika penulisan karyailmiah.
B.
 
Teknis Penulisan/Pengetikan Karya Ilmiah Bidang Sosial
Pada bagian petunjuk teknis penulisan/pengetikan karya ilmiah (untuk berbagai bidang ilmu) yang dilombakan, biasanya isinya meliputi tentang:penulisan huruf; tata letak; pengetikan kalimat; penomoran halaman; kebahasaan;tata bahasa; tanda baca; penulisan tabel dan gambar; dan penyusunan daftarpustaka (Depdiknas,2008). Petunjuk teknis penulisan/pengetikan karya ilmiahbidang sosial dapat dipahami pada pemaparan berikut ini.1.
 
Penulisan Huruf Naskah diketik 1,5 spasi dengan menggunakan jenis dan ukuran huruf 
Times New Roman 12
”, kecuali untuk ringkasan diketik satu spasi.2.
 
Tata Letak a.
 
Batas pengetikan:1)
 
samping kiri 4 cm2)
 
samping kanan 3 cm3)
 
batas atas 4 cm4)
 
batas bawah 3 cmb.
 
Jarak pengetikan, Bab, Sub-bab dan perinciannya1)
 
Jarak pengetikan antara Bab dan Sub-bab 3 spasi, Sub-bab dan kalimat dibawahnya 1,5 spasi.2)
 
Judul Bab diketik di tengah-tengah dengan huruf besar dan dengan jarak 4 cm dari tepi atas tanpa digaris-bawahi.3)
 
Judul Sub-bab ditulis mulai dari sebelah kiri, huruf pertama setiap kataditulis dengan huruf besar (huruf kapital), kecuali kata-kata tugas, seperti
yang, dari, dan
.4)
 
Judul anak Sub bab ditulis mulai dari sebelah kiri dengan indensi 1 (satu)cm yang diberi garis bawah. Huruf pertama setiap kata ditulis denganhuruf besar (huruf kapital), kecuali kata-kata tugas, seperti
yang, dari,dan.
5)
 
Jika masih ada subjudul dalam tingkatan yang lebih rendah, ditulis sepertipada butir (3) di atas, lalu diikuti oleh kalimat berikutnya.
 
Suhadi, SMA 1 Negeri Pamotan Tahun 2010 PENELITIAN SOSIAL: SUATU PERSPEKTIF AWAL UNTUK PENELITI PEMULA 
77
3.
 
Pengetikan KalimatAlinea baru diketik sebaris dengan baris di atasnya dengan jarak 2 spasi.Pengetikan kutipan langsung yang lebih dari 3 baris diketik 1 spasi menjorok ke dalam dan semuanya tanpa diberi tanda petik.4.
 
Penomoran Halamana.
 
Bagian pendahuluan yang meliputi halaman judul, nama/daftar anggotakelompok, kata pengantar dan daftar isi memakai angka romawi kecil dandiketik sebelah kanan bawah (i, ii dan seterusnya).b.
 
Bagian tubuh/pokok sampai dengan bagian penutup memakai angka arabdan diketik dengan jarak 3 cm dari tepi kanan dan 1,5 cm dari tepi atas(1,2,3 dan seterusnya)c.
 
Nomor halaman pertama dari tiap Bab tidak ditulis tetapi tetapdiperhitungkan.5.
 
Kebahasaana.
 
Huruf Miring (
 Italic
)Huruf miring digunakan untuk menulis beberapa hal sebagai berikut :1)
 
Kata dan ungkapan asing yang ejaannya bertahan dalam banyak bahasa2)
 
Tetapan dan pengubah yang tidak diketahui dalam matematika3)
 
Kata atau istilah yang diperkenalkan untuk diskusi khusus4)
 
Kata atau frase yang diberikan penekanan5)
 
Judul buku atau terbitan berkala yang disebutkan dalam tubuh tulisan6)
 
Nama ilmiah seperti genus, spesies, varietas dan forma makhluk b.
 
Huruf Kapital1)
 
Digunakan untuk huruf pertama pada awal kalimat2)
 
Setiap kata dalam judul, kecuali kata tugas yang tidak terletak padaposisi awal3)
 
Nama bangsa, bahasa, agama, orang, hari, bulan, tarikh, peristiwasejarah, lembaga, jabatan, gelar dan pangkat yang diikuti nama orangatau tempat.4)
 
Nama-nama geografi, tetapi bukan nama geografi yang digunakansebagai jenis (misal: badak sumatera).5)
 
Penulisan nama orang pada hukum, dalil, uji, teori dan metode.c.
 
Huruf Tebal

Activity (14)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ida Ravinsa B liked this
Nur Kholiq liked this
lulucutek liked this
Januar Barkah liked this
Ridho Purnama liked this
Aditya_Santoso liked this
brampok liked this
Ken liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->