Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
38Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hak-Hak Konstittusional Warga Negara Setelah Amandemen UUD 1945

Hak-Hak Konstittusional Warga Negara Setelah Amandemen UUD 1945

Ratings: (0)|Views: 3,462 |Likes:
Published by Taryo Haerul Anam

More info:

Categories:Types, Business/Law
Published by: Taryo Haerul Anam on Jan 06, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/24/2012

pdf

text

original

 
Jurnal Hukum Panta Rei, Vol. 1, No. 1 Desember 2007 Jakarta: Konsorsium Reformasi Hukum Nasional 
Hak-Hak Konstitusional Warga NegaraSetelah Amandemen UUD 1945:
 Konsep, Pengaturan dan Dinamika Implementasi
Oleh: R. Herlambang Perdana Wiratraman
Pengantar
Hak-hak asasi manusia adalah menjadi hak-hak konstitusional karena statusnya yanglebih tinggi dalam hirarki norma hukum biasa, utamanya ditempatkan dalam suatukonstitusi atau undang-undang dasar. Artinya memperbincangkan kerangka normatif dankonsepsi hak-hak konstitusional sesungguhnya tidaklah jauh berbeda dengan bicara hak asasi manusia.Perlu diakui bahwa perubahan UUD 1945 hasil amandemen adalah lebih baik dibandingkan dengan konstitusi sebelumnya dalam membangun sistem ketatanegaraan,salah satu utamanya terkait dengan meluasnya pengaturan jaminan hak-hak asasimanusia. Dari kualitas jaminan hak-haknya, UUD 1945 mengatur jauh lebih lengkapdibandingkan sebelum amandemen, dari 5 pasal (hak atas pekerjaan dan penghidupanyang layak bagi kemanusiaan, kemerdekaan berserikat dan berkumpul sertamengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan, jaminan kemerdekaan beragama dan
1
 
berkepercayaan, serta hak atas pengajaran, hak atas akses sumberdaya alam)
1
menjadisetidaknya 17 pasal (dengan 38 substansi hak-hak yang beragam)
2
yang terkait denganhak asasi manusia.Meluasnya jaminan hak-hak asasi manusia melalui pasal-pasal di dalam UUD 1945merupakan kemajuan dalam membangun pondasi hukum bernegara untuk memperkuatkontrak penguasa-rakyat dalam semangat konstitusionalisme Indonesia. Semangatkonstitusionalisme Indonesia harus mengedepankan dua aras bangunan politik hukumkonstitusinya, yakni pertama, pembatasan kekuasaaan agar tidak menggampangkankesewenang-wenangan, dan kedua, jaminan penghormatan, perlindungan dan pemenuhanhak-hak asasi manusia. Kemajuan pasal-pasal hak asasi manusia dalam konstitusimerupakan kecenderungan global di berbagai negara tentang diakuinya prinsipuniversalisme hak-hak asasi manusia. Dan, diyakini secara bertahap akan memperkuatpada kapasitas negara dalam mendorong peradaban martabat kemanusiaan.Meskipun demikian, pintu masuk melalui progresifitas teks konstitusi, tidaklah berartipemahaman, tafsir dan implementasi penegakan hak-hak asasi manusia akan berjalanseiring dengan teks, karena hubungan teks dan konteks mengalami dinamika politik danhukum. Kekuasaan yang tidak lagi mempedulikan dan peka terhadap persoalan rakyatmiskins misalnya, akan sangat memungkinkan mereduksi jaminan kebebasan berekspresidan berserikat. Atau juga penguasa yang merasa dirinya paling benar tanpa mau dikritik akan pula cenderung melahirkan penyingkiran hak-hak rakyat. Artinya, teks progresif belumlah mencukupi untuk memberikan jaminan perlindungan dan pemenuhan hak asasimanusia, karena ia membutuhkan tafsir progresif dan implementatif untuk merealisasikannya. Di konteks inilah, pergesekan antara tafsir kekuasaan dan kekuasaantafsir akan sangat saling berpengaruh, utamanya dalam pemajuan hak asasi manusia(Wiratraman 2006).
1
Pendapat lain, menyebutkan lebih dari 5 pasal, yakni pasal 27, 28, 29, 30, 32, 32, 33, dan 34 (Hadjon1987: 62).
2
Pendapat lain, menurut Asshidiqie (2006: 103-107), disebutkan ada 27 substansi atau materi hak asasimanusia.
 2
 
Tulisan berikut akan mengurai dinamika teks-konteks yang mempengaruhi berjalannyapasal-pasal hak asasi manusia pasca amandemen UUD 1945. Pertanyaan kunci yanghendak dilihat adalah bagaimana pengaturan hak-hak asasi manusia secara konseptualdalam konstitusi, dan apakah paradigma negara dalam membuat kebijakan koherendengan pasal-pasal hak asasi manusia yang dirumuskan dalam konstitusi (
constitutionalrights
), utamanya menyangkut paradigma negara dalam menghormati, melindungi danmemenuhi hak asasi manusia? Ataukah sebaliknya, inkoheren? Hal ini penting untuk merespon betapa kuatnya arus kapitalisme global yang menancap dalam berbagaikebijakan negara yang berpotensi menyingkirkan hak-hak konstitusional warga negara,utamanya paradigma liberal dalam jaminan hak asasi manusia. Bagian terakhir akanditinjau bagaimana mekanisme perlindungan hak-hak konstitusional di Indonesia.
Konsepsi HAM dalam UUD 1945 Pasca Amandemen
Memasukkan hak-hak asasi manusia ke dalam pasal-pasal konstitusi merupakan salahsatu ciri konstitusi moderen. Setidaknya, dari 120an konstitusi di dunia, ada lebih dari 80persen diantaranya yang telah memasukkan pasal-pasal hak asasi manusia, utamanyapasal-pasal dalam DUHAM. Perkembangan ini sesungguhnya merupakan konsekuensitata pergaulan bangsa-bangsa sebagai bagian dari komunitas internasional, utamanyamelalui organ Perserikatan Bangsa-Bangsa. Sejak dideklarasikannya sejumlah hak-hak asasi manusia dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia atau biasa disebut DUHAM1948 (
Universal Declaration of Human Rights
), yang kemudian diikuti oleh sejumlahkovenan maupun konvensi internasional tentang hak asasi manusia, maka secara bertahapdiadopsi oleh negara-negara sebagai bentuk pengakuan rezim normatif internasional yangdikonstruksi untuk menata hubungan internasional.Meskipun demikian, dalam konteks sejarah dan secara konsepsional, Undang-UndangDasar 1945 yang telah lahir sebelum DUHAM memiliki perspektif hak asasi manusiayang cukup progresif, karena sebagaimana ditegaskan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, alinea 1:
 3

Activity (38)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ayu Nilamsari liked this
Nuriz Ode liked this
Ditha Restu liked this
Nita Nastaria liked this
syealvasalsabila liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->