Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
9Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Delapan Jenis Afiks “analisis Afiks Bahasa Arab,

Delapan Jenis Afiks “analisis Afiks Bahasa Arab,

Ratings: (0)|Views: 2,792|Likes:
Published by deniganteng
good looking for student
good looking for student

More info:

categoriesTypes, Research, History
Published by: deniganteng on Jan 06, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/11/2011

pdf

text

original

 
DELAPAN JENIS AFIKS“Analisis Afiks Bahasa Arab, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris”
Deny Arnos Kwary
Penelitian ini mencoba mendeskripsikan jenis afiks secara komprehensif melaluianalisis afiks dalam tiga bahasa, yaitu: bahasa Arab, bahasa Inggris, dan bahasaIndonesia. Data jenis afiks diambil dari beberapa buku linguistik umum danmorfologi. Data ini kemudian dilengkapi dengan analisis kata berafiks yang adadalam kamus setiap bahasa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan pembagian jenis afiks yang lebih lengkap, yaitu delapan jenis afiks. Kedelapan jenis afiksini adalah: prefiks, sufiks, infiks, konfiks, interfiks, simulfiks, superfiks, dantransfiks. Dari delapan jenis afiks ini, bahasa Indonesia memiliki jumlah afiksterbanyak, yaitu lima jenis afiks. Sedangkan bahasa Inggris dan bahasa Arabmasing-masing memiliki empat jenis afiks.
Kata kunci: morfologi, afiks,
prefiks, sufiks, infiks, konfiks, interfiks,simulfiks, superfiks, dan transfiks.
I. PendahuluanAfiks adalah morfem terikat yang dilekatkan pada morfem dasar atau akar (Fromkin dan Rodman, 1998:519). Pembahasan mengenai afiks dapat ditemukandalam setiap buku linguistik umum dan morfologi. Namun demikian, pembahasan pada buku-buku tersebut masih bersifat kurang menyeluruh dan berbeda-beda. Hal inidapat disebabkan oleh terbatasnya jenis afiks dari bahasa yang dianalisis atau belumadanya analisis yang lebih mendalam mengenai afiks.Analisis afiks dalam artikel ini akan dibatasi pada tiga bahasa, yaitu: bahasaArab, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Penulis memilih bahasa Arab karena
 
 bahasa ini memiliki afiks yang unik yang disebut transfiks (Bauer 1988: 24). BahasaIndonesia dipilih karena jumlah afiksnya yang cukup banyak. Sedangkan bahasaInggris dipilih karena jumlah afiksnya yang dianggap hanya dua (prefiks dan sufiks)serta adanya kerancuan klasifikasi infiks (Katamba, 1994: 44-45). Dalam hal ini, penulis berusaha mencari jenis afiks yang lain dan menjelaskan lebih lengkapmengenai fenomena infiks tersebut.Dalam menganalisis jenis afiks dari ketiga bahasa ini, penulis menggunakanmetode kualitatif. Dalam hal ini, penulis mendeskripsikan jenis-jenis afiks yang adadalam ketiga bahasa yang diteliti. Dalam mengumpulkan data, pertama-tama penulismencatat jenis-jenis afiks dan definisinya dari buku linguistik umum dan morfologi.Selanjutnya penulis mencari contoh-contoh kata yang berafiks di setiap kamus besar dari ketiga bahasa ini. Penulis juga berusaha mencari kata yang nampaknya berafikstetapi jenis afiksnya belum pernah diidentifikasi.II. Tinjauan KepustakaanPara ahli linguistik membagi afiks dalam jenis yang berbeda-beda. Matthews(1997:11) menyebutkan lima jenis afiks, yaitu: prefiks, sufiks, infiks, sirkumfiks, dansuperfiks. Secara umum, Katamba (1993:44) menyebutkan tiga jenis afiks, yaitu: prefiks, sufiks, dan infiks. Khusus untuk bahasa Inggris, Katamba (1993:89)mengelompokkan afiks berdasarkan perilaku fonologisnya, yaitu afiks non-netral danafiks netral. Fromkin dan Rodman (1998:71-73) menyebutkan empat jenis afiks,
2
 
yaitu: prefiks, sufiks, infiks, dan sirkumfiks. Alwi dll (1988:31) menyebutkan adaempat jenis afiks dalam bahasa Indonesia, yaitu: prefiks, sufiks, infiks, dan konfiks.Pengelompokan afiks yang cukup menyeluruh disebutkan oleh Kridalaksanadll (1985) dan Bauer (1988). Kridalaksana dll (1985:19-21) menyebutkan enam jenisafiks, yaitu: prefiks, infiks, sufiks, simulfiks, konfiks, dan superfiks. Bauer (1988: 19-29) membedakan tujuh jenis afiks yang terdiri atas enam afiks segmental, yaitu:sufiks, prefiks, sirkumfiks, infiks, interfiks, dan transfiks; dan satu afikssuprasegmental, yang diistilahkan superfiks atau simulfiks.Penulis mengumpulkan contoh-contoh kata berafiks dari dua kelompok sumber. Pertama dari buku-buku morfologi dan linguistik umum. Kedua dari kamusumum setiap bahasa tersebut. Untuk bahasa Arab penulis menggunakan kamusAl-‘Ashri (Ali dan Muhdar, 1996), untuk bahasa Indonesia digunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi ketiga (Alwi ed, 2001), dan untuk bahasa Inggris digunakankamus
Webster’s New World College Dictionary
 
 Fourth Edition
(Agnes ed, 2001).Ketiga kamus ini dipilih karena isinya yang memuat jumlah lema yang cukup banyak dan penggunaannya yang dianggap cukup meluas. Khusus kamus bahasa Inggris diatas, penulis memilihnya karena dalam kamus tersebut ada informasi proses pembentukan kata dari lema tertentu.III. Analisis DataDari tiga bahasa yang dianalisis di sini, penulis menemukan sembilan jenisafiks, yaitu: prefiks, infiks, sufiks, sirkumfiks (konfiks), trifiks, interfiks, simulfiks,
3

Activity (9)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Afri Hariadi liked this
Komenk Nak Lacor liked this
Thinazril Ilham liked this
ghoezafh liked this
mulyanafaqoth liked this
wadiin liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->