Kaidah
Search Engine Optimization
Case: kata kunci "kuliah teknologi informasi di ITB"Pendahuluan
Search engine
sekarang sudah merupakan istilah yang sering dipakai oleh paraprofessional IT. Sistem pencarian data ini telah banyak berkembang selama bertahun-tahun dan telah banyak membantu para profesional IT dan non-IT untuk melaksanakantugasnya. Sistem querying ini membuat penggunaan database semakin luas.Sekarang sistem database berkembang menjadi tren yg menggunakan isi data ygtidak terstruktur sebagai
database
(seperti dokumen yang tersedia pada
world wide web
). Walau ini dapat memanggil satu set dokumen yang tersedia pada web denganwaktu t untuk tiap
database
, ini juga penting mengetahui beberapa fitur yang membuatrelasional DBMS atau object DBMS atau spatial DBMS yang berguna tersedia pada web.Kenyataannya, terdapat sangat kecil dukungan untuk
indexing
dan
querying
pada web.
Querying
web hampir sama dengan menggunakan web
search engine
(seperti: AltaVista, Lycos, Infoseek, Yahoo, dll).Akhir-akhir ini, terdapat usaha untuk membangun bahasa
query
untuk
query
web. Kebanyakan bahasa ini menggunakan gabungan
path query
dan
content query
.
Path query
memberikan
user
ke nol pada bagian spesifik dari web;
content query
memberikan
user
spesifikasi tipe halaman yang ingin untuk mendapatkan jawaban pada
query
.
Path query
ditemukan oleh Shneiderman dan Thomas. Salah satu bahasa
query
pertama untuk meng-
query
web disebut WebLog, merupakan pekerjaan Lakshmanandan grupnya. WebLog merupakan bahasa yang berbasis pemograman logika yangmemberikan
user
untuk menulis query logika dengan gabungan
browsing
dan
querying
.
WebSQL
Membangun kontribusi terpenting menjadi WebLog memerlukan usaha yanglebih. Pada artikel ini akan memfokuskan pada pekerjaan WebSQL, yang dikembangkanpada University of Toronto oleh Mendelzon dan grupnya. Pendekatan mereka (hampirmirip dengan usulan Lakshmanan dan grupnya) adalah untuk berfikir seluruh web terdiridari 2 hubungan: hubungan dokumen dan hubungan
anchor
. Perlu diketahui bahwakedua hubungan ini sebenarnya bukan gagasan, melainkan abstraksi relasional dariweb. Abstraksi seperti ini membuat
query
web menggunakan abstraksi relasionalsebagai pernyataan paradigma, dengan dibawah implementasi non relasional.Ketika mempertimbangkan hubungan dokumen, harus pertama memilih sebuahskema. Pertama, masukkan
attribute
yang disebut url, yang memspisifikasi URL darihalaman web yang diuraikan. Tambahan, identifikasi satu set {p
1
, ... , p
n
} dari
properties
yang pelihara sejauh halaman web tersebut bersangkutan. Set
properties
ini dapatmemasukkan
field
seperti judul (judul
field
dari halaman web), panjang, dan tipe(gambar, teks, video, dll).