2Lembaga sosial tidak serta merta hadir begitu saja. Terbentuknya lembaga sosialtercipta dengan urutan sebagai sebagai berikut seperti yang tertera pada tabel dibawah ini;Urutan Istilah Penjelasan1 Usage Suatu cara untuk menyelesaikan sesuatu2 Folkways Kebiasaan atau perbuatan yang diulang-ulang3 Mores Tata kelakuan yang diterima oleh masyarakat4 Custom Adat atau tata kelakuan yang kekal dalammasyarakatAturan/ norma yang dimulai dari usage hingga custom yang digunakan untuk menjawab kebutuhan hidup manusia itu, kemudian di lembagakan/ diakuikeberadaannya/ keabsahannya, atau dalam bahasa inggrisnya disebutinstitutionalization. Setelah diakui keabsahannya, aturan-aturan tersebut kemudianmendarahdaging pada diri setiap anggota masyarakat, atau dalam bahasainggrisnya disebut internalized.Karena aturan/ norma itu telah diakui keberadaannya di masyarakat, agar aturan/ norma tersebut mampu digunakan dalam menyelesaikan masalah dan mencukupikebutuhan masyarakat, maka diciptakan suatu alat untuk mengatur berjalannyaaturan/ norma. Alat untuk mengatur berjalannya aturan/ norma itu yang kemudiandisebut kontorl sosial atau dalam bahasa inggrisnya disebut social control.Kontol sosial itu berfungsi untuk; memperkuat keyakinan akan kebenaran norma/ aturan tersebut, memberi penghargaan bagi yang taat, mengembangkan rasa malu,memberikan rasa takut bagi pelanggar, dan melahirkan sistem hukum yang kuat.Perlu diketahui bahwa tidak semua sistem norma/ aturan-aturan yang ada dimasyarakat di sebut lembaga sosial. Sistem norma/ aturan-aturan yang dapatkategorikan lembaga sosial harus memiliki syarat-syarat unsur sebagai berikut;-
seperangkat aturan/ norma itu berkaitan dengan kebutuhan pokok anggotamasyarakat,-
seperangkat aturan/ norma itu harus relatif tetap, terstruktur, dansistematis, dan-
seperangkat aturan/ norma itu sebagai sumber untuk bertindak yangmengikat.Lantas apa saja ciri-ciri seperangkat aturan/ norma yang dikatakan sebagailembaga sosial? Ada beberapa ciri yang dapat kita gunakan untuk mengenali suatulembaga sosial, diantaranya;-
didalamnya terdapat pola pemikiran dan pola perilaku (ideologi),-
seperangkat aturan/ norma yang dimilikinya relatif kekal,-
memiliki tujuan,-
memiliki alat-alat,-
memiliki simbol, dan