Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
18Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Dimensi Sejarah Teknologi Keairan Dan Perspektif Pembelajaran

Dimensi Sejarah Teknologi Keairan Dan Perspektif Pembelajaran

Ratings: (0)|Views: 1,428 |Likes:
Published by api-25886356

More info:

Published by: api-25886356 on Jan 08, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/29/2013

pdf

text

original

 
DIMENSI SEJARAH TEKNOLOGI KEAIRAN DANPERSPEKTIF PEMBELAJARAN EMPIRIS MODERN
Oleh: A. Hafied A. Gany
ABSTRACT
ince earlier at the the beginning of Industrial Revolution in Europe,at the time of the invention of technique for transformation of energy into mechanical force, the advancement of technology hasbeen accelerating remarkably. The latter technology has even trigged theera of new revolution in the field of technology toward the 20
th
Century tillup today’s modern era. Approaching the 21
st
century, the exceptionallyrapid electronic revolution has even brought about amazingtransformations in the entire development segments, includingcommunication, computer, and not excepting the technology ondevelopment and management of water resources.
S
Referring to a number of archeological studies, the humancivilization could presently be traced back as far as seven millenniums.Nevertheless, in the field of applied technology, such as in thedevelopment and management of water resources, a number of archeological discoveries in the Middle East has unveiled that the humancivilization had been acquainted with water resources technolgy since theFift Millennium. Under such a long span of time, the human civilization hasbeen quite familiar with the basic application principles of water resourcestechnology for irrigation practices. The remaining constraint that continuously hampers the waterresources development today, has been adhered to the capability of thepeople to regulate the available water to meet the demands, including thecapacity to mitigate the water related disasters, which by nature areassociated with probabilistic events rather than deterministic, that couldbe controlled by technological application. In other words, it is plausiblethat the measures for mitigating the water resources related disasters inthe one hand, and provision of water security on the other has yet beenable to fully control by human technology, except in the limited scope of spatial and volume of water.In attempting to find resolutions on the demands for waterresources development technology – that has yet fully controllable in the
®
 
Makalah ini disiapkan oleh A. Hafied A. Gany, Ph.D, P.Eng., dalam rangka Orasi IlmiahWidyaiswara Utama, Pusat Pendidikan dan Pelatihan, Sekretariat Jenderal DepartemenPekerjaan Umum, Juli 2006 bertempat di Ruang Sidang Sapta Taruna Departemen PU, Jalan Pattimura No. 20/Perc No 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
1
 
1
so called
“modern-world 
” today – toward sustainable future, it is alwaysvery important prerequisite to pause a while, looking back to the past aslong as possible for obtaining remarkable empirical-lessons from ancienttechnology, and subsequently to take into consideration of the positivelessons, as well as develop or avoid of the negative experiences. Thispaper is intending to explore the hisorical dimensions of humantechnology in water resources development and management, scrutinizethem from the modern empirical perspectives – taking into considerationof the unearthed archeological evidences in the entire parts of the globe,as wel as the historical evidences of Ancient Indonesian’s per-se’.
K ey Words:
 Ancient History of Water; Empirical Lessons;Water Technology 
.
I. PENDAHULUAN
ari berbagai studi tentang arkheologi, saat ini sejarah peradabanmanusia dapat ditelusuri sampai sejauh 7000-an tahun yang lalu.Khusus di bidang peradaban teknologi keairan beberapa temuanarkheologi di kawasan Timur Tengah mengungkapkan bahwa manusiasudah menerapkannya sejak 5000-an tahun yang lalu sejalan denganpengembangan “tulisan paku
(cuneiform).
Peradaban manusia dikawasan Teluk Persia, misalnya, sudah menerapkan budaya cocoktanam, penyediaan air bersih dan penyehatan lingkungan sejak 5000-antahun yang silam. Bahkan Bangsa Iraq (purba), telah mengembangkansistem pengelolaan sumber daya air (SDA) terpadu di lembah Sungai Tigris dan Eupurate pada Tahun 2500-an sebelum tarikh Masehi (SM).
D
 Tulisan ini mencoba menelusuri misteri lorong panjang perjalananperadaban manusia di bidang teknologi keairan dan lingkungansepanjang bukti-bukti arkheologi yang dapat ditemukan di berbagaibelahan bumi, antara lain seperti peradaban Bangsa Mesir (kuno), Persia, Yaman, dan berbagai budaya purba di Timut tengah, Turki, Yunani, Asia,Budaya Maya di Amerika Tengah, dan peradaban pengairan di NusantaraIndonesia sendiri berikut pembelajaran yang dapat dipetik, sertaperspektif penyelenggaraan ke depan.
II. BUKTI PENINGGALAN PERADABAN TEKNOLOGIKEAIRAN
2.1. Budaya Air di Lembah Sungai Nil
Berkaitan dengan peradaban manusia dibidang teknologi keairan, HerodotusHalikamassos yang sangat pupuler sebagaiBapak Sejarah Purba, seorang pengembaradan penulis bangsa Yunani, yang hidup
2
 
3
antara Tahun 484 dan 425 SM, telah menyatakan ribuan tahun yang lalubahwa Sungai Nil merupakan suatu hadiah tak ternilai bagi Bangsa Mesir.Betapa tidak, dengan kenyataan bahwa tinggi curah hujan tahunan diKairo dan sekitarnya hanya berkisar 20-an mm, ternyata bahwa budayapertanian di lembah Sungai Nil sudah berlangsung sekitar 5100-an tahunSM sampai sekitar 3000 tahun SM, dengan melibatkan intervensiteknologi irigasi yang spektakuler, pada masa itu (Lihat
Gambar 1
, PetaLembah Sungai Nil purba).Di Lembah Sungai Nil tersebut, ternyatabahwa budaya pertanian sudah melibatkanintervensi teknologi irigasi yang relatisignifikan, pada masa itu. Kita mengenalpertama kali adanya budaya pertaniandengan sistem "kolmatasi" yaitu denganmengendapkan lumpur aliran Sungai Nilsebagai lahan bercocok tanam yang subur,dan Pengangkatan air dengan sistem“Shadoof” (Lihat
Gambar 2
.), Magenis,Alice, 1959.Buktipeninggalan budaya cocok tanam palingtua (sekitar Tahun 3100 tahun SM, atausekitar 5100-an tahun yang lalu)tergambar secara jelas pada relief kuno(Lihat
Gambar 3.
) yangmengilustrasikan Bagaimana RajaScorpion meresmikan suatu proyekirigasi di Masir
(Butzer, 1976, dalamFarhangi, 2004. P. 33).
Dari ilustrasi ini,tidak dijelaskan adanya peresmianpembangunan bangunan utama sepertibendung atau bendungan, meskipunHerodotus telah menyinggungmengenai hal ini. Namun demikian, daribukti peninggalan yang ada, diketahuiadanya pembangunan tanggul banjir di sepanjang bantaran Sungai Nilsekitar 20 km sebelah Selatan Kota Kairo pada abad-abad dahulu kalatersebut.
2.2. Peninggalan Peradaban Yunani
Budaya teknologi bangsa Yunani (Kuno) sejak lama sampai erakepahlawanan Mycenacan, Bangsa Yunani sudah banyak berkecimpungdalam bidang teknik hidraulik sejak sekitar Tahun 1500 SM. Misalnya,pembangunan bendungan pembagi air Tiryns berlokasi sekitar empat km
3
2

Activity (18)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Devi Sagala liked this
Alyand Maniez liked this
Aida Afifah Sari liked this
Alyand Maniez liked this
Kartini Idris liked this
Wisnu Wimba liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->