Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
36Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ulumul Quran

Ulumul Quran

Ratings: (0)|Views: 2,329 |Likes:
Published by choerunsoleh
siplah pokoknya yg serba baru tampilkan aja.
siplah pokoknya yg serba baru tampilkan aja.

More info:

Published by: choerunsoleh on Jan 08, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/06/2013

pdf

text

original

 
ULUMUL QUR’AN
A. PENGERTIAN ULUMUL QUR’AN
Ungkapan ulumul qur’an berasal dari bahasa arab yaitu dari kata ulum dan al-qur’an.Kata ulum jamak dari ilmu dan al-qur’an. Menurut Abu syahbah ulumul qur’an adalahsebuah ilmu yang memiliki banyak objek pembahasan yang berhubungan dengan al-qur’an,mulai dari proses penurunan, urutan penulisan,kodifikasi,cara pembaca,penafsiran,nasikh mansukh,muhkam mutashabih serta pembahasan lainnya
B. SEJARAH TURUNNYA ALQUR’AN DAN PENULISAN ALQUR’AN
Hikmah diwahyukan alqur’an secara berangsur-angsur adalah al-qur’an diturunkan dalamwaktu 22 tahun 2 bulan 22 hari yaitu mulai dari malam 17 romadhan tahun 41 darikelahiran nabi sampai 9 dzulhijah haji wada’ tahun 63 dari kelahiran nabi atau tahun 10H. Proses turunnya ql-quran melalui 3 tahapan yaitu1. Al-qur’an turun secara sekaligus dari Allah ke lauh mahfuzh yaitu tempat yangmerupakan catatan tentang segala ketentuan dan kepastian Allah. Dalam firmanya “Bahkan yang didustakan mereka ialah Al-qur’an yang mulia yang tersimpan dalam lauhal-mahfuzh (Q.S AL-buruuj :21-22)2. Al-qur’an diturunkan dari lauh al mahfuzh ke bait Al-Izzah ( tempat yang berada dilangit dunia )3. Al-qur’an diturunkan dari bait al-Izzah ke dalam hati nabi melalui malaikat jibrildengan cara berangsur-angsur sesuai dengan kebutuhan. Adakala satu ayat kadang satusurat.Disamping hikmah diatas ada hikmah yang lainnya yaitu1. Memantapkan hati nabi2. Menentang dan melemahkan para penentang Al-qur’an3. Memudahkan untuk dihafal dan difahami4. mengikuti setiap kejadian yang menyebabkan turunya ayat-ayat al-qur’an danmelakukan penahapan dalam penetapan syari’at5. membuktikan dengan pasti bahwa al-qur’an turun dari allah yang maha bijaksanaPenulisan al-qur’an pada masa Abu Bakar termotivasi karena kekwatiran sirnanya al-qur’an dengan syahitnya beberapa penghapal Al-qur’an pada perang yamamah, Abu bakar melakukan pengumpulan al-qur’an dengan mengumpulkan al-qur’an yangterpencar-pencar pada pelepah kurma,kulit,tulang dan sebagainya
C. ASBAB AN-NUZUL
Ungkapan asbab-nuzul merupakan bentuk idhofah dari asbab dan nuzul. Secara etimologiartinya sebab-sebab yang melatar belakangi terjadinya sesuatu. Menurut Az-zarganiAsbabuan-nuzul adalah sesuatu yang terjadi serta hubungan dengan turunya ayat Al-qur’an yang berfungsi sebagai penjelas hukum pada saat peristiwa itu terjadi.MenurutAz-zargani urgensi asbab an-nuzul dalam memahami Al-qur’an adalah1. Membantu dan memahami sekaligus mengatasi ketidak pastian dalam menangkap pesan ayat-ayat Al-qur’an.2. Mengatasi keraguan ayat yang diduga mengandung pengertian umum.3. Mengkhususkan hukum yang terkandung dalam ayat al-qur’an bagi ulama yang berpendapat bahwa yang menjadi pegangan adalah sebab yang bersifat kusus.4. Mengidentifikasi pelaku yang menyebabkan turunnya ayat al-qur’an.5. Memudahkan untuk menghapal dan memahami ayat serta untuk memantapkan wahyuke dalam hati orang yang mendengarnya.
D. MUNASABAH AL QUR’AN
Menurut Manna Al-qathan munasabah adalah sisi keterikatan antara beberapa ungkapandi dalam satu ayat,atau antar ayat pada beberapa ayat atau antar surat dalam al-qur’an.As-Suyuti menjelaskan langkah-langkah yang diperhatikan dalam menemukanmunasabah yaitu:a. Memperhatikan tujuan pembahasan suatu surat yang menjadi objek pencarian b. Memperhatikan uraian ayat-ayat yang sesuai dengan tujuan yang dibahas dalam suratc. Menentukan tingkatan uraian-uraian itu apakah ada hubungannya atau tidak d. Dalam mengambil keputusan,hendaknya memperhatikan ungkapan-ungkspan dengan benar dan tidak berlebihanMacam-macam munasabah;1. Munasabah antar surat dengan surat sebelumnya: berfungsi sebagai menyempurnakansurat sebelumnya2. Munasabah antara nama surat dan tujuan turunya3. Munasabah antar bagian suatu ayat
 
4. Munasabah antar ayat yang letaknya berdampingan5. Munasabah antara suatu kelompok ayat dengan kelompok ayat disampingnya6. Munasabah antara fashilah (pemisah)dan isi ayat7. Munasabah antara awal surat dengan akhir surat yang sama8. Munasabah antara penutup suatu surat dengan awal surat berikutnya
E. MAKIYAH DAN MADANIYAH
“Makiyah ialah ayat – ayat yang diturunkan sebelum Rasulullah hijrah keMadinah,kendatipun bukan turun di Mekkah .Madaniyah adalah ayat-ayat yangditurunkan sesudah Rasulullah hijrah ke Madinah,kendatipun bukan turun dimadinah.Ayat-ayat yang turun setelah peristiwa hijrah di sebut Madaniyyah walaupunturun di Mekkah atau Arafah.”Ciri-ciri spesifik makiyah dan madaniyah1. Makiyaha. Di dalamnya terdapat sajadah b. Ayat-ayatnya dimulai dengan kallac. Dimulai dengan ya-ayuha an-nasd. Ayatnya mengandung tema kisah para nabi dan umat- umat terdahulue. Ayatnya berbicara tentang kisah nabi Adam dan Idris kecuali surat al-baqorohf. Ayatnya dimulai dengan huruf terpotong- potong seperti alif lam mim dan sebagainya2. Madaniyaha. Mengandung ketentuan-ketentuan faroid dan hadd b. Mengandung sindiran-sindiran terhadap kaum munafikkecuali surat al-ankabutc. Mengandung uraian tentang perdebatan dengan ahli kitab
F. MUHKAM DAN MUTASYABIH
Ayat-ayat muhkam adalah ayat yang maksudnya dapat diketahui dengan gamblang baik melalui ta’wil ataupun tidak Ayat mutasyabih adalah ayat yang maksudnya dapat diketahui Allah seperti kedatangankedatangan hari kiamat, kedatangan dajjal.Hikmah keberadaan ayat mutasabih dalam Al-qur’an adalah:1. Memperlihatkan kelemahan akal manusia.2. Teguran bagi orang-orang yang mengotak atik ayat mutasabih.3. Memberikan pemahaman abstrak Illahi kepada manusia melalui pengalaman inderawiyang biasa disaksikannya.
G. QIRO’AT AL-QUR’AN
Qiro’at adalah ilmu yng mempelajari cara-cara mengucapkan kata-kata al-qur’an dan perbedaan-perbedaannya dengan cara menisbatkan kepada penukilnya.Macam-macam qiro’at:1. Qiro’at Sab’ah ( Qiro’at tujuh ) adalah imam-imam qiro’at ada tujuh orang, yaitu:a. ‘Abdullah bin Katsir Ad-Dari (w.120 H ) dari Mekkah. b. Nafi’ bin ‘Abdurrahman bin Abu Na’im (w .169 H ).dari madinahc. ‘Abdullah Al-yashibi (w.118 H ) dari Syamd. Abu Amar (w.154 H ) dari Irak e. Ya’kub (w.205 H ) dari Irak f. Hamzah (w.188 )g. ‘Ashim (w.127 H )2. Qiro’ah Asyiroh adalah qiro’ah sab’ah ditambah dengan 3 imam yaitu: Abu Ja’far,Ya’kub bin Ishaq, kalaf bin hisyam3. Qiro’ah Arba Asyiroh (qiro’ah empat belas) yaitu qiro’ah sepuluh ditambah dengan 4imam yaitu Al-hasan al basri, muhammad bin abdul rohman,yahya bin mubarok,Abu fajr muhammad bin ahmad.Dari segi kualitas qiro’ah dapat dibagi menjadi1. Qiro’ah Mutawwatir yaitu qiro’ah yang disampakan kelompok orang yang sanatnyatidak berbuat dusta2. Qiro’ah Mashur yaitu qiro’ah yang memiliki sanad sahih dan mutawatir 3. Qiro’ah ahad yaitu memiliki sanad sahih tapi menyalahi tulisan mushaf usmani dankaidah bahasa Arab4. Qiro’ah Maudhu yaitu palsu5. Qiroah Syadz Yaitu menyimpang6. Qiro’ah yang menyerupai hadist mudroj (sisipan)
 
Khulafaur Rasyidin ( 11-40 H / 632-660 M)
Mukadimah
Khilafah Rasyidah merupakan pemimpin umat Islam setelah Nabi Muhammad SAWwafat, yaitu pada masa pemerintahan Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affandan Ali bin Abi Thalib, dimana sistem pemerintahan yang diterapkan adalah pemerintahan yang demokratis. Nabi Muhammad SAW tidak meninggalkan wasiat tentang siapa yang akanmenggantikan beliau sebagai pemimpin politik umat Islam setelah beliau wafat. Beliaunampaknya menyerahkan persoalan tersebut kepada kaum muslimin sendiri untuk menentukannya. Karena itulah, tidak lama setelah beliau wafat; belum lagi jenazahnyadimakamkan, sejumlah tokoh Muhajirin dan Anshar berkumpul di balai kota BaniSa’idah, Madinah. Mereka memusyawarahkan siapa yang akan dipilih menjadi pemimpin. Musyawarah itu berjalan cukup alot karena masing-masing pihak, baik Muhajirin maupun Anshar, sama-sama merasa berhak menjadi pemimpin umat Islam. Namun, dengan semangat ukhuwah Islamiyah yang tinggi, akhirnya, Abu Bakar terpilih.Rupanya, semangat keagamaan Abu Bakar mendapat penghargaan yang tinggi dari umatIslam, sehingga masing-masing pihak menerima dan membaiatnya.
A. Masa Abu Bakar ra. ( 11-13 H / 632-634 M)
Sebagai pemimpin umat Islam setelah Rasul, Abu Bakar disebut Khalifah Rasulillah(Pengganti Rasul) yang dalam perkembangan selanjutnya disebut khalifah saja. Khalifahadalah pemimpin yang diangkat sesudah Nabi wafat untuk menggantikan beliaumelanjutkan tugas-tugas sebagai pemimpin agama dan kepala pemerintahan.Abu Bakar menjadi khalifah hanya dua tahun. Pada tahun 634 M ia meninggal dunia.Masa sesingkat itu habis untuk menyelesaikan persoalan dalam negeri terutama tantanganyang ditimbulkan oleh suku-suku bangsa Arab yang tidak mau tunduk lagi kepada pemerintah Madinah. Mereka menganggap bahwa perjanjian yang dibuat dengan NabiMuhammad SAW, dengan sendirinya batal setelah Nabi wafat. Karena itu merekamenentang Abu Bakar. Karena sikap keras kepala dan penentangan mereka yang dapatmembahayakan agama dan pemerintahan, Abu Bakar menyelesaikan persoalan inidengan apa yang disebut Perang Riddah (perang melawan kemurtadan). Khalid ibn Al-Walid adalah jenderal yang banyak berjasa dalam Perang Riddah ini. Nampaknya, kekuasaan yang dijalankan pada masa Khalifah Abu Bakar, sebagaimana pada masa Rasulullah, bersifat sentral; kekuasaan legislatif, eksekutif dan yudikatif terpusat di tangan khalifah. Selain menjalankan roda pemerintahan, Khalifah jugamelaksanakan hukum. Meskipun demikian, seperti juga Nabi Muhammad SAW, AbuBakar selalu mengajak sahabat-sahabat besarnya bermusyawarah.Setelah menyelesaikan urusan perang dalam negeri, barulah Abu Bakar mengirimkekuatan ke luar Arabia. Khalid ibn Walid dikirim ke Iraq dan dapat menguasai al-Hirahdi tahun 634 M. Ke Syria dikirim ekspedisi di bawah pimpinan empat jenderal yaitu AbuUbaidah, Amr ibn ‘Ash, Yazid ibn Abi Sufyan dan Syurahbil. Sebelumnya pasukandipimpin oleh Usamah yang masih berusia 18 tahun. Untuk memperkuat tentara ini,Khalid ibn Walid diperintahkan meninggalkan Irak, dan melalui gurun pasir yang jarangdijalani, ia sampai ke Syria.Salah satu hal monumental pada era Abu Bakar ra adalah pengumpulan mushaf al Qurandari para sahabat-sahabat yang lain, yang dipimpin oleh Zaid bin Tsabit ra.
B. Masa Umar Ibn Khatab ra. (13-23 H / 634-644 M)
Abu Bakar meninggal dunia, sementara barisan depan pasukan Islam sedang mengancamPalestina, Irak, dan kerajaan Hirah. Ia diganti oleh “tangan kanan”nya, Umar ibn Khattab.Ketika Abu Bakar sakit dan merasa ajalnya sudah dekat, ia bermusyawarah dengan para pemuka sahabat, kemudian mengangkat Umar sebagai penggantinya dengan maksuduntuk mencegah kemungkinan terjadinya perselisihan dan perpecahan di kalangan umatIslam. Kebijaksanaan Abu Bakar tersebut ternyata diterima masyarakat yang segerasecara beramai-ramai membaiat Umar. Umar menyebut dirinya Khalifah Rasulillah(pengganti dari Rasulullah). Ia juga memperkenalkan istilah Amir al-Mu’minin(Komandan orang-orang yang beriman).Di zaman Umar gelombang ekspansi (perluasan daerah kekuasaan) pertama terjadi; ibukota Syria, Damaskus, jatuh tahun 635 M dan setahun kemudian, setelah tentaraBizantium kalah di pertempuran Yarmuk, seluruh daerah Syria jatuh ke bawah kekuasaanIslam. Dengan memakai Syria sebagai basis, ekspansi diteruskan ke Mesir di bawah pimpinan ‘Amr ibn ‘Ash dan ke Irak di bawah pimpinan Sa’ad ibn Abi Waqqash.

Activity (36)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
nila_silvia liked this
mubarokniam liked this
hudazkia liked this
Reza Abdul Aziz liked this
Zulfan Fauzi liked this
Syaiful Islami liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->