Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
17Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Novel 4

Makalah Novel 4

Ratings: (0)|Views: 1,882 |Likes:
Published by wahyudin

More info:

Published by: wahyudin on Jan 09, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/16/2013

pdf

text

original

 
KATA PENGANTAR 
Puji serta syukur kita panjaktan kepada Tuhan semesta alam, Allah SWT,yang dengan segala karuniaNya, makalah Tentang “Sepuluh Ringkasan danUlasan Novel Indonesia” ini dapat diselesaikan dengan baik. Shalawat serta salamtak lupa kita haturkan kepada Nabi Besar Muhammad saw, keluarga sahabat serta para pengikutnya yang senantiasa istiqamah dalam mengemban risalahnya.
Terima kasih Penyusun sampaikan kepada berbagai pihak yang telahmemberikan kontribusi dalam penyelesaian Makalah ini. Terutama kepada BapaDosen Pembimbing.
Tak ada gading yang tak retak 
, begitu kata pepatah. Demikian juga denganPenyusun, sekalipun Makalah ini telah selesai melalui proses dan review yang cukuplama, namun masih terbuka kemungkinan adanya beberapa kekurangan di dalamnya.Oleh karena itu, masukan, kritik dan saran sangat kami harapkan untuk lebihmenyempurnakan isi Makalah ini pada kesempatan mendatang.Mudah-mudahan sedikit yang kami bisa sumbangkan ini, akan dicatat olehAllah SWT sebagai bagian dari amal sholeh Penyusun dan akan menjadi ilmu yang bermanfaat, yang senantiasa akan mengalirkan pahala bagi orang-orang yangmengajarkannya.
Garut, November 2009Penyusun
Daftar Isi
Kata Pengantar ....................................................................................................iDaftar Isi .............................................................................................................iiPembahasan1.Anak Perawan Di Sarang Penyamun .......................................................12.Aki ............................................................................................................6
 
3.Pulang.............. ........................................................................................114.Senja Di Jakarta .......................................................................................165.Telepon ....................................................................................................206.Bako .........................................................................................................247.Olenka ......................................................................................................298.Anak Tanah Air ........................................................................................329.Pertemuan Dua Hati .................................................................................3710.Disimpang Jalan .......................................................................................41Daftar Pustaka .....................................................................................................44
1.ANAK PERAWAN DI SARANG PENYAMUN
edasing terpaksa keluar dari persembunyiannya ketika kobaran api mulaimembakar habis rumahnya. Sekawanan penyamun tidak hanya menjarah
M
Pengarang : S. Takdir AlisjahbanaPenerbit : Balai PustakaTahun : 1940; Cetakan XI, 1990
 
harta benda dan membunuh penduduk yang tak berdosa, tetapi jugamembumihanguskan pemukiman di desa terpencil itu. Di antara teriakan penduduk yang melarikan diri dan mayat yang bergelimpangan itulah, bocah itumenangis. Tak tahu apa yang harus diperbuat.Kawanan penyamun itu lalu membawa si bocah bersama hasil jarahannya,masuk hutan kembali ke sarangnya. Salah seorang di antara penyamun itu, lalumengasuh dan membesarkan Medasing. Tumbuhlah ia sebagai bagian darikehidupan penyamun. Berbagai ilmu bela diri ia pelajari. Setelah ayah angkatnyaitu meninggal dunia, Medasing— karena kesaktiannya—dipercayakan untuk menjadi kepala penyamun. "Medasing ialah kepala penyamun berlima itu; kataorang ia kebal, tahan besi dan ada padanya ilmu halimun untuk melenyapkan diri"(hlm. 7).Demikianlah sosok Medasing yang kini merencanakan penjarahan rumahHaji Sahak, saudagar kaya-raya di Pagar Alam, yang hendak pulang bersama anak dan istrinya, setelah haji itu baru saja menjual sejumlah kerbaunya di Palembang.Persiapan pun dilakukan.Di kegelapan malam, kelima penyamun itu—Amat, Sohan, Tusin, Sanip,dan Medasing, sang pemimpin—mulai beraksi. Namun, perlawanan yangdiberikan Haji Sahak dan pengiringnya menyebabkan Sohan tewas, Tusin danAmat luka parah. Haji Sahak sendiri, tewas. Istrinya pingsan, dan para pengiringnya melarikan diri. Tinggallah kini, Sayu, anak perawan haji itu yangselamat. Namun, kemudian, Medasing membawa anak perawan itu ke sarangnya.Tentu juga berikut harta kekayaan hasil jarahannya.Kehadiran seorang gadis di tengah para penyamun itu ternyata ikut pulamempengaruhi pikiran mereka. Setidak-tidaknya, Samad, salah seorang penyamun yang bertugas sebagai mata-mata, bermaksud hendak membawa kabur gadis itu, sekaligus membinasakan keempat kawanan penyamun.Setelah beberapa hari Samad tak sempat melaksanakan niatnya, tibalahsaat yang dinantikannya. Ketika itu mereka bermaksud melakukan aksi perampokan pada seorang kaya yang akan pulang ke Pasemah, sungguhpun orangkaya itu dikawal tentara dengan persenjataan lengkap. Namun, belum sempatmereka beraksi, secara tak sengaja Medasing menginjak ranting yang

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->