3
Jenis Jenis Resistor
Resistor (R), adalah yang paling umum digunakan dari semua komponen elektronik. Ada berbagai jenis resistor yang tersedia dengan fungsi utama mereka adalah untuk membatasi arus yang melaluirangkaian listrik/elktronik, atau untuk menurunkan tegangan serta membagi tegangan. Resistoradalah "Komponen Pasif", yang tidak berisi sumber kekuatan/penguatan tetapi hanya melemahkanatau mengurangi sinyal tegangan melewati mereka. Ketika digunakan di sirkuit DC Drop Voltageyang dihasilkan diukur di terminal kaki keduanya.Resistor menghasilkan jatuh tegangan bila arus listrik mengalir melaluinya sesuai dengan HukumOhm, dengan nilai yang berbeda pada setiap resistor menghasilkan nilai yang berbeda pula dari arusatau tegangan. Ini sangat berguna dalam sirkuit elektronik dengan mengendalikan atau mengurangibaik arus maupun tegangan yang dihasilkan setelah mengalir melaluinya.Ada berbagai Jenis Resistor dan diproduksi dalam berbagai bentuk karena karakteristik tertentu danketepatan sesuai dengan bidang aplikasi tertentu, seperti High Stabilitas, High Voltage, HighCurrent dll, atau tujuan umum digunakan sebagai resistor dimana karakteristik mereka kurangmenjadi masalah. Beberapa karakteristik umum yang terkait dengan resistor yang rendah ;Koefisien Suhu , Koefisien Tegangan, Noise, Frequency Response, Power serta Rating Suhu,Ukuran Fisik dan Keandalan.
Pada semua Rangkaian Listrik dan elektronik Resistor digambarkan dengan garis yang “zig
-
zag”
dengan nilai yang dicantumkannya dalam satuan Ohms
, Ω.
Simbol Resistor
Symbol yang dapat digunakan dalam rangkaian
bisa berupa garis “zig
-
zag” dan atau kotak
persegi panjangResistor modern dapat diklasifikasikan ke dalam empat kelompok besar;1.
Carbon Composition Resistor
–
Terbuat dari serbuk karbon untuk daya rendah /watts kecil.Resistor karbon merupakan Komposit Resistor yang paling umum untuk dipergunakandalam penggunaan dalam segala rangkaian elektronik biasa dan dianggap resistor yang palingmurah.. Elemen resistif nya dibuat dari campuran serbuk karbon atau grafit karbon (seperti isipensil) dengan keramik (tanah liat) . Rasio karbon untuk keramik menentukan keseluruhannilai resistif campuran dan semakin tinggi rasio ini semakin rendah nilairesistensinya.Campuran tersebut kemudian dibentuk menjadi bentuk silindris dan kawatlogam/konduktor yang melekat pada masing-masing ujung untuk memberikan sambunganlistrik sebelum dilapisi dengan bahan isolasi luar dan tanda-tanda kode warna.