pribadi meliputi (1) kemampuan mengembangkan kepribadian, (2)kemampuan berinteraksi dan berkomunikasi, (3) kemampuanmelaksanakan bimbingan dan penyuluhan. Sedangkan kompetensiprofesional meliputi: (1) penguasaan terhadap landasan kependidikan,dalam kompetensi ini termasuk (a) memahami tujuan pendidikan, (b)mengetahui fungsi sekilah di masyarakat, (c) mengenal rinsip-prinsippsikologi pendidikan; (2) menguasai bahan pengajaran, artinya guruharus memahami dengan baik materi pelajaran yang ajarkan.Penguasaan terhadap materi pokok yang ada pada kurikulum maupunbahan pengayaan; (3) kemampuan menyusun program pengajaran,mencakup kemampuan menetapkan kopetensi belajar,mengembangkan bahan pelajaran dan mengembangkan strategipembelajaran; dan (4) kemampuan menyusun perangkat penilaianhasil belajar dan proses pembelajaran. Kompetensi guru, menurutSanjaya (2006:17) bukan hanya kompetensi pribadi dan kompetensiprofesional, tetapi terdapat sejumlah kompetensi yang dimiliki olehseorang guru meliputi kompetensi pribadi, profesional, dan sosialkemasyarakatan. Sedangkan menurut, PP No. 19 Tahun 2005 Pasal 28,Ayat 3 dan UU No. 14 Tahun 2005 Pasal 10, Ayat 1, menyatakan
”Kompetensi pendidik sebagai agen pembelajaran pada jenjang pendidikan dasar dan menengah serta pendidikan anak usia dinimeliputi: (a) kompetensi pedagogik, (b) kompetensi kepribadian, (c)kompetensi profesional, dan (d) kompetensi sosial.
Pengkategorian keempat kompetensi tersebut menurutSelamet, PH (2006) telah mengundang kritik dari publik karenakeempatnya belum menampakkan sosok utuh kompetensi guru yangprofesional, lebih-lebih istilah kompetensi profesional. Guru profesionalbukanlah hanya untuk satu kompetensi saja yaitu kompetensiprofesional, tetapi guru profesional semestinya meliputi semuakompetensi. Terlepas setuju atau tidak setuju terhadap ke empat
33
Add a Comment